Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Sabtu 23 Agustus 2025
tranding

Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Sabtu 23 Agustus 2025

By Redaksi Kompasia
Agustus 22, 2025 4 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Sabtu 23 Agustus 2025
Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini, Sabtu 23 Agustus 2025

kompasia.com -populer!, MAUMERE –Perhatikanlah peringatan Santo dan Santa Pelindung hari ini, Sabtu 23 Agustus 2025.

Santa Rosa dari Lima, Perawan.

Isabella de Flores, yang dikenal sebagai Rosa da Lima, lahir di kota Lima, Peru, pada tanggal 20 April 1586.

Putri termuda dari pasangan Gaspar Flores dan Maria Olivia ini sangat menawan, sehingga ibunya memberinya nama ‘Rosa’ yang artinya ‘bunga mawar’.

Β 

Nama ini secara spontan diberikan oleh Uskup Agung kota Lima ketika Isabella menerima Sakramen Krisma. Namun nama yang manis ini justru bertolak belakang dengan gaya hidup yang keras yang ia terapkan demi ikut serta dalam penderitaan Kristus. Ketika Rosa masih kecil, orangtuanya yang berdarah Spanyol dan tergolong kaya itu.

Sayangnya, akhirnya mereka menjadi miskin karena usaha dagang yang dijalankan ayahnya bangkrut. Ketika Rosa menginjak masa remaja, ia terpaksa bekerja membantu orangtuanya. Selain bekerja di kebun, ia juga menjahit untuk mendapatkan uang tambahan demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Dalam perjalanan hidup berikutnya, Rosa merasakan suatu perasaan dalam yang mendorongnya untuk menjalani cara hidup tertentu yang mengikuti jejak Yesus. Ia tidak mampu menahan perasaan batin itu, sehingga akhirnya ia memulai gaya hidup khusus tersebut.

Ia berpuasa tiga hari dalam seminggu dan menghindari konsumsi buah-buahan. Wajahnya yang indah sering ia tutupi dengan kapur agar terlihat kurang menarik. Sebaliknya, orangtuanya telah merencanakan pernikahannya dengan seorang pemuda yang mereka sukai. Selama 10 tahun ia berjuang keras untuk menolak keinginan orangtuanya agar tidak dinikahkan dengan pemuda tersebut.

Saat tekanan dan paksaan dari orangtuanya mencapai puncaknya, Rosa segera berjanji untuk menjalani kehidupan perawanan dan bergabung dengan ordo ketiga Santo Dominikus. Seperti biasanya, ordo ketiga tidak mengharuskan anggotanya tinggal di dalam biara; justru membiarkan mereka terus hidup di tengah masyarakat. Rosa tetap tinggal bersama orangtuanya sambil tekun menjalani panggilannya.

Rosa mendirikan sebuah penginapan di kebunnya dan tinggal di sana sebagai seorang biarawati hingga berusia 28 tahun. Gaya hidup Rosa sangat ketat. Ia lebih sering menghabiskan waktunya untuk berdoa dan bertapa. Di malam hari, ia hanya tidur selama dua jam. Ia tidur di atas tempat tidur yang diberi pecahan kaca. Tudung kepalanya sangat kasar; makanannya sangat sedikit, hanya roti yang bisa bertahan selama dua hingga tiga minggu. Puasa dan pantang yang berat ini menyebabkan tubuhnya menjadi sangat lemah.

Rosa dianggap sebagai perempuan yang sangat suci dengan gaya hidup yang luar biasa. Gaya hidupnya yang penuh dengan penderitaan diri yang luar biasa sulit ditiru oleh perempuan suci lainnya, bahkan oleh semua orang. Dalam tiga tahun terakhir kehidupannya, Rosa tinggal di rumah Don Gonzalo de Massa, seorang pegawai pemerintah yang istrinya mengenal Rosa dengan baik. Di tempat itulah, Rosa meninggal pada tanggal 24 Agustus 1617 di Lima. Ia dinyatakan sebagai “suci” oleh Paus Klemens X (1670–1676) pada tanggal 12 April 1671.

Santo Filipus Benizi, Pemimpin Iman

Filipus Benizi lahir di Kota Florence, Italia pada tanggal 15 Agustus 1233. Tanggal kelahirannya yang jatuh pada Hari Pesta Santa Maria Diangkat ke Surga menjadi tanda awal dari panggilan hidupnya di masa depan. Ketika masih muda, Filipus menempuh pendidikan di Universitas Paris dan Padua hingga meraih gelar sebagai dokter dan ahli filsafat. Sebagai seorang dokter, ia sangat peduli terhadap orang-orang sakit, khususnya yang miskin dan dalam kondisi sulit. Pasien-pasien yang ditangani olehnya selalu mendapatkan dukungan spiritual dalam menghadapi kesulitan hidup mereka. Selain memberikan pengobatan, Filipus juga selalu berdoa untuk para pasiennya.

Tuhan memiliki rencana khusus bagi Filipus, Ia ingin menjadikannya seorang ‘dokter’ bagi jiwa-jiwa orang-orang percaya. Pada suatu saat ketika menghadiri misa di gereja biara Hamba-hamba Santa Perawan Maria, ia tergerak oleh bacaan Kitab Kisah Para Rasul yang menceritakan tentang perintah Roh Kudus kepada Filipus untuk membaptis seorang pria dari Etiopia. “Bangunlah dan berangkatlah ke selatan, mengikuti jalan yang turun dari Yerusalem ke Gaza… Pergilah ke sana dan dekatilah kereta itu!”

Kata-kata yang diucapkan Roh Kudus terus berdengung dalam hatinya dan mendorongnya untuk melakukan hal yang sama seperti Filipus dalam bacaan tersebut. Akhirnya, ia mengajukan permohonan untuk masuk ke biara Hamba-hamba Maria di Monte Senario. Permohonannya diterima oleh pemimpin biara tersebut. Filipus menjadi seorang bruder di biara itu dan bekerja sebagai tukang masak serta tukang kebun. Pemimpin biara sangat senang dengan dia karena ketekunannya, terutama karena kemampuannya dalam berbagai ilmu dan keahlian berbicara bahasa Latin. Karena semua itu, Filipus akhirnya dikirim untuk belajar teologi agar menjadi imam. Filipus yang rendah hati taat pada rencana pemimpinnya, meskipun ia lebih suka hanya menjadi seorang bruder. Setelah menyelesaikan studi teologinya, Filipus ditahbiskan menjadi imam. Delapan tahun kemudian, ia terpilih sebagai pemimpin tertinggi biaranya. Ia sendiri menolak jabatan mulia itu, namun dalam sebuah penglihatan ajaib, Filipus ditegur oleh Roh Kudus: β€œFilipus, janganlah engkau melawan Roh Kudus. Aku yang memilih engkau dari dunia ini untuk menjadi gembala bagi kawanan ini.”

Filipus dengan penuh semangat mendirikan tarekat Hamba-hamba Santa Perawan Maria, sambil tetap memperhatikan para orang miskin dan yang dalam kesengsaraan. Suatu hari ia bertemu dengan seorang pengemis kusta yang meminta sedekah kepadanya. Karena ia tidak membawa apa-apa, ia pun melepaskan mantelnya untuk diberikan kepada pengemis tersebut. Namun, anehnya, pengemis itu tiba-tiba menghilang dari pandangannya. Akhirnya ia menyadari bahwa pengemis itu adalah Yesus yang berwujud sebagai seorang pengemis.

Saat Paus Klemens IV digantikan oleh Filipus Benizi, ia segera pergi ke pegunungan dan tinggal di sana selama tiga bulan hingga terpilihnya Paus baru. Setelah Gregorius X terpilih sebagai pengganti Klemens IV, barulah ia kembali ke biaranya. Dengan dorongan Roh Kudus, ia melakukan perjalanan ke seluruh Eropa dan sebagian Asia untuk berdakwah. Di beberapa wilayah, ia berhasil memperbaiki hubungan yang rusak antara para bangsawan. Ia juga melakukan banyak mukjizat sehingga banyak orang percaya kepada Kristus. Filipus wafat pada tanggal 23 Agustus 1285. Pada tahun 1671, ia dinyatakan sebagai “kudus” oleh Paus Klemens X (1670–1676). (Sumber: imankatolik.com/kgg)

Berita kompasia.com -populer!Lainnya Β diGoogle News

348SHARES3.7kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Wisata Balong Geulis Sumedang, Berenang di Air Jernih dengan Pemandangan Gunung β†’

πŸ”₯ Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
πŸ”— Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding Acara dan Festival agama budaya Katolik

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

πŸ’š Donasi via Sociabuzz πŸ“² Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

βœ‰ Kirim ke Redaksi ❀ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

Acara dan FestivalagamabudayaKatolik
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
BRI Cairkan KUR Rp 83 T di Semester 1 2025, Ini Cara Dapat dan Angsuran
Previous

BRI Cairkan KUR Rp 83 T di Semester 1 2025, Ini Cara Dapat dan Angsuran

Wisata Balong Geulis Sumedang, Berenang di Air Jernih dengan Pemandangan Gunung
Next

Wisata Balong Geulis Sumedang, Berenang di Air Jernih dengan Pemandangan Gunung

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
β˜• Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

β˜• Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme