---
title: "Wa Ode Herlina : Cashless Parking Tingkatkan PAD dan Tekan Praktik Parkir Liar"
url: https://kompasia.com/wa-ode-herlina-cashless-parking-tingkatkan-pad-dan-tekan-praktik-parkir-liar/
date: 2025-10-28
modified: 2025-10-28
lang: id
author: "reni hartuti"
description: "Jakarta — Anggota DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina, menegaskan pentingnya penerapan sistem parkir nontunai (cashless parking) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menekan praktik parkir..."
categories:
  - "Politik"
  - "Trending"
  - "Viral"
tags:
  - "berita"
  - "bisnis"
  - "politik"
  - "viral"
image: https://kompasia.com/wp-content/uploads/2025/10/wa-ode-herlina-cashless-parking-tingkatkan-pad-dan-tekan-praktik-liar-OcvwSJmYdt.jpg
word_count: 354
---

# Wa Ode Herlina : Cashless Parking Tingkatkan PAD dan Tekan Praktik Parkir Liar

J**akarta —** Anggota DPRD DKI Jakarta, **Wa Ode Herlina**, menegaskan pentingnya penerapan sistem **parkir nontunai (cashless parking)** sebagai langkah strategis untuk meningkatkan **Pendapatan Asli Daerah (PAD)** sekaligus menekan praktik **parkir liar** yang masih marak di lapangan.

Menurut Wa Ode, sistem parkir konvensional sering kali menimbulkan kebocoran pendapatan dan membuka ruang untuk praktik pungutan liar. Karena itu, transformasi digital melalui penerapan **teknologi parkir otomatis dan pembayaran elektronik** menjadi kebutuhan mendesak dalam tata kelola perkotaan modern.

> “Parkir bukan lagi soal lahan, tetapi soal sistem. Kalau sistemnya sudah digital, pengawasan dan pendapatan akan jauh lebih transparan,” ujar Wa Ode Herlina dalam wawancara di Jakarta.

---

### 💡 Sistem Parkir Modern Dorong Transparansi

Dalam pernyataannya, Wa Ode menyebutkan bahwa berbagai teknologi seperti **QRIS**, **RFID**, dan **Automatic Number Plate Recognition (ANPR)** sudah mulai diterapkan di beberapa kota besar untuk mengurangi kebocoran pendapatan.
Penerapan sistem parkir digital ini dinilai efektif karena seluruh transaksi tercatat secara otomatis dan bisa dipantau oleh pemerintah daerah secara real time.

Selain itu, sistem **cashless parking** juga membantu masyarakat menghemat waktu, mengurangi antrean di pintu masuk, dan menciptakan lingkungan parkir yang lebih tertib dan efisien.

---

### 🏙️ Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Dalam konteks pengembangan sistem parkir digital, **pemerintah daerah** disebut perlu bekerja sama dengan **pihak swasta** yang memiliki keahlian teknis dan infrastruktur.
Beberapa perusahaan nasional, seperti **PT MSM Tiga Matra Satria (MSM Parking Group)**, disebut pernah berkontribusi dalam implementasi sistem parkir digital di sejumlah wilayah Indonesia.

Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan proses digitalisasi parkir berjalan cepat, aman, dan sesuai dengan target peningkatan PAD daerah.

---

### 🚀 Menuju Tata Kelola Parkir Digital

Penerapan sistem **cashless parking** merupakan bagian dari agenda besar **digitalisasi layanan publik** menuju **smart city**. Dengan sistem yang saling terintegrasi, pemerintah daerah dapat memantau jumlah kendaraan, retribusi, dan potensi PAD secara akurat.

Wa Ode Herlina juga menegaskan bahwa digitalisasi parkir bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan tata kelola yang modern dan berkelanjutan. Ia berharap, langkah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia untuk menerapkan sistem parkir yang **transparan, efisien, dan berbasis teknologi**.

---

### 📚 Sumber:

Artikel ini ditulis ulang dari berita berjudul

> **“Wa Ode Herlina: Cashless Parking Tingkatkan PAD dan Tekan Praktik Liar”**
> yang **pernah ditayangkan oleh [Gesuri.id](https://www.gesuri.id/pemerintahan/wa-ode-herlina-cashless-parking-tingkatkan-pad-dan-tekan-praktik-liar-b2nrmZWQX?utm_source=chatgpt.com)** pada tahun 2025.