Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

Saat Sampah Hancurkan Penghidupan Nelayan Teluk Jakarta
tranding

Saat Sampah Hancurkan Penghidupan Nelayan Teluk Jakarta

By Redaksi Kompasia
November 13, 2025 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Saat Sampah Hancurkan Penghidupan Nelayan Teluk Jakarta

Masalah Limbah di Teluk Jakarta yang Mengancam Kehidupan Nelayan

Limbah menjadi masalah serius yang terus mengganggu kehidupan masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Teluk Jakarta. Sejak tahun 2000-an, limbah dari berbagai sumber mulai mengalir ke laut dan semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Hal ini tidak hanya merusak ekosistem laut, tetapi juga mengancam mata pencaharian para nelayan.

Salim, seorang nelayan berusia 48 tahun, menyampaikan bahwa pemerintah belum menunjukkan tindakan nyata untuk mengatasi permasalahan ini. Ia menilai bahwa kebijakan yang dikeluarkan seringkali tidak diikuti dengan tindakan konkret. “Pemerintah harus lebih tegas dalam menangani pembuangan limbah oleh perusahaan atau pabrik. Jangan hanya bicara tanpa ada bukti,” ujarnya.

Limbah Berwarna yang Membahayakan

Zaenal, nelayan lain berusia 41 tahun, mengungkapkan bahwa kondisi limbah di Teluk Jakarta semakin parah. Ia sering melihat air laut berubah warna menjadi hijau, biru, putih, dan merah teh. Limbah berwarna putih, menurut Zaenal, memiliki bau yang sangat menyengat dan mengganggu pernapasan nelayan. Dampaknya, ikan-ikan semakin sulit ditemukan karena mereka menjauh dari area tercemar.

Karena sulit mendapatkan ikan di lokasi dekat pantai, Zaenal dan rekan-rekannya terpaksa melaut lebih jauh lagi. Namun, hal ini meningkatkan risiko keselamatan dan biaya operasional.

Sumber Limbah yang Banyak

Menurut Mahawan Karuniasa, pakar lingkungan dari Universitas Indonesia, limbah di Teluk Jakarta tidak hanya berasal dari pabrik industri. Ada 13 sungai di Jakarta yang bermuara di teluk tersebut, dan semua airnya tercemar. Pencemaran berasal dari limbah rumah tangga, limbah industri, serta sampah yang dibuang sembarangan.

“Penelitian menunjukkan bahwa pencemaran di sungai akhirnya terbawa ke Teluk Jakarta. Oleh karena itu, tidak bisa disebut hanya industri yang bertanggung jawab atas pencemaran ini,” jelas Mahawan.

Dampak pada Kesehatan dan Ekosistem

Keberadaan limbah juga berdampak buruk pada kualitas ikan yang hidup di laut. Mahawan menyebutkan bahwa ikan yang tercemar dapat membahayakan kesehatan manusia jika dikonsumsi. Selain itu, kontak langsung dengan air laut yang tercemar juga berpotensi menyebabkan gangguan kulit pada nelayan.

Pemerintah dinilai belum maksimal dalam menangani masalah ini. Lemahnya pendekatan hukum membuat banyak perusahaan masih melakukan pembuangan limbah secara sembarangan. Mahawan menyarankan penegakan hukum yang lebih tegas agar perusahaan tidak lagi membuang limbah ke laut.

Cuaca Buruk yang Menambah Kesulitan

Selain limbah, nelayan juga menghadapi tantangan dari cuaca buruk. Dalam beberapa minggu terakhir, angin kencang dan gelombang tinggi membuat aktivitas melaut semakin berisiko. Zaenal mengaku harus melaut meski cuaca tidak ideal demi mencari penghasilan.

BMKG memprediksi cuaca buruk akan berlangsung selama satu pekan ke depan. Angin kencang dan gelombang tinggi berpotensi menyebabkan banjir rob di Pesisir Jakarta. Banjir rob ini mengganggu akses menuju pelabuhan dan tempat tambat perahu, sehingga aktivitas melaut terbatas.

Imbauan dari BMKG

BMKG mengimbau nelayan untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Masyarakat diminta memantau informasi cuaca dari situs resmi BMKG dan media sosial @infobmkg. Selain itu, komunikasi antar nelayan dan koordinasi dengan instansi terkait sangat penting untuk memastikan keselamatan saat melaut.

Nelayan seperti Bernis, yang berusia 53 tahun, mengaku harus beralih profesi sementara saat cuaca buruk. Ia memilih bekerja sebagai kuli bangunan agar bisa tetap memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah situasi yang tidak pasti, nelayan harus bersabar dan mencari alternatif lain untuk bertahan hidup.

533SHARES8.9kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Kisah Pemulung di Kampung Cahaya, Hidup dari Sampah Jakarta →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding bencana Bencana lingkungan berita Berita lokal lingkungan

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

bencanaBencana lingkunganberitaBerita lokallingkungan
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
Saat Sampah Menghancurkan Mata Pencaharian Nelayan Jakarta
Previous

Saat Sampah Menghancurkan Mata Pencaharian Nelayan Jakarta

Kisah Pemulung di Kampung Cahaya, Hidup dari Sampah Jakarta
Next

Kisah Pemulung di Kampung Cahaya, Hidup dari Sampah Jakarta

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme