Keluarga Korban Longsor di Cisempur Ucapkan Terima Kasih kepada Warga dan Tim Penyelamat
Keluarga Ahmid (71) dan Dian (41) mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada warga sekitar, khususnya Mang Ucok, yang menjadi orang pertama yang membantu mereka keluar dari timbunan longsoran tanah. Keduanya merupakan korban selamat dalam peristiwa longsor tebing di area proyek pembangunan lapangan minisoccer di Kampung Salam Kuning, RW 01, Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Saat ini, keduanya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Unpad akibat cedera patah tulang kaki dan syok. Meski kondisi mereka masih memerlukan perhatian medis, berdasarkan laporan terbaru, keadaan keduanya mulai stabil dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan yang diperoleh, pihak keluarga telah merencanakan acara syukuran. Acara tersebut akan menjadi wujud apresiasi terhadap semua pihak yang turut membantu proses penyelamatan dan penanganan pasca-kejadian.
Peran Warga dan Aparat dalam Penyelamatan
Yati Karyati, anggota keluarga Ahmid, menyampaikan rasa terima kasih kepada warga dan aparat yang telah memberikan bantuan cepat dalam penyelamatan Ahmid dan Dian. Ia mengungkapkan bahwa peran masyarakat setempat sangat penting dalam memastikan keselamatan kedua korban.
“Sempat teriak minta tolong, padahal kondisi Dian enggak bisa ngomong,” kata Yati menggambarkan detik-detik penyelamatan. Menurutnya, langkah cepat warga dan aparat menjadi faktor utama dalam keselamatan keduanya.
Dian bekerja bersama ayahnya, Ahmid, serta kakaknya, Dahlan, di lokasi proyek tersebut. Mereka bekerja secara bersama-sama sebagai keluarga. Yati menegaskan bahwa keselamatan keduanya tidak lepas dari peran warga sekitar yang sigap membantu sebelum tim SAR gabungan tiba di lokasi.
Mang Ucok, Pahlawan Pertama dalam Penyelamatan
Salah satu warga bernama Mang Ucok menjadi sosok yang sangat berperan dalam penyelamatan Ahmid dan Dian. Ia adalah warga Cipajaran yang sedang bekerja di lokasi proyek namun berada di posisi berbeda, sehingga berhasil selamat dari longsoran.
Ahmid, kata Yati, menyebut-nyebut nama Mang Ucok bahkan secara langsung menyampaikan terima kasih kepadanya. Ia mengakui bahwa dirinya berhutang nyawa kepada Mang Ucok.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih kepada semua, tim SAR, aparat kepolisian, TNI, dan warga. Kami enggak bisa membalas kebaikan itu, semoga Allah SWT yang membalasnya,” ujar Yati.
Pengaturan dan Pendampingan Pasca-Kebijakan
Yati Kartika, yang juga merupakan kader Posyandu RW 05, ditunjuk oleh keluarga untuk mengurus serah terima dan pendampingan korban. Ia mengaku harus bolak-balik mengantar Ahmid dan Dian ke fasilitas kesehatan. “Saya panik, bolak-balik ke rumah sakit. Ngantar Bapak, ngantar Dian, terus ke rumah sakit lain menjemput keluarga yang dirujuk,” katanya.
Selain itu, Yati juga mengungkapkan bahwa pihak keluarga sempat menunda penyampaian kabar duka terkait korban meninggal dunia agar keluarga tidak panik saat proses evakuasi masih berlangsung. “Baru dikasih tahu setelah di puskesmas,” ujarnya.
Kondisi Kesehatan dan Rencana Syukuran
Lina Ratnawati, menantu Ahmid, menyampaikan bahwa saat ini mertua dan adik iparnya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Universitas Padjadjaran. “Kondisi Dian mengalami patah tulang di bagian kaki, dan Bapak kemarin masih syok, tapi sekarang sudah membaik,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihak keluarga akan menggelar syukuran atas keselamatan orang tua dan adiknya. “Kami akan syukuran, mau bikin nasi tumpeng. Terima kasih semua warga dan Tim SAR yang telah membantu penyelamatan keluarga kami,” tambahnya.
Latar Belakang Kejadian
Longsor tebing terjadi di Cisempur pada Jumat (2/1/2026) siang, menimbun enam orang pekerja. Dua orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara empat lainnya meninggal dunia. Seluruh korban telah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
