Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

AA1UuqTz.jpg
tranding

Kaltim Masuk Enam Besar Konflik Agraria Nasional 2025

By Redaksi Kompasia
Januari 19, 2026 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Kaltim Masuk Enam Besar Konflik Agraria Nasional 2025

Kaltim Jadi Wilayah dengan Konflik Agraria Terbanyak di Indonesia

Kalimantan Timur (Kaltim) kembali mencatat rekor dalam konflik agraria nasional pada tahun 2025. Dengan 19 letusan konflik, wilayah ini menduduki posisi keenam secara nasional. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) melaporkan adanya lonjakan dramatis dalam jumlah konflik agraria di seluruh Indonesia sepanjang 2025. Secara keseluruhan, tercatat 341 letusan konflik yang terjadi di 33 provinsi. Luas lahan yang terlibat dalam konflik mencapai 914.547,936 hektare, yang mengancam kehidupan ribuan keluarga.

Sekretaris Jenderal KPA, Dewi Kartika, menjelaskan bahwa konflik agraria bukanlah efek samping, melainkan mekanisme akumulasi modal yang terus berlangsung. Menurutnya, tanah rakyat dipindahkan dari ruang hidup menjadi aset produksi kapital.

Dewi menyebutkan bahwa implementasi kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran telah memberikan konsesi besar-besaran di Kalimantan. Hal ini memicu deforestasi untuk perkebunan kelapa sawit dan proyek ketahanan pangan, serta liberalisasi perizinan yang disengaja sebagai investasi.

Sektor Perkebunan Jadi Pemicu Utama Konflik

Sektor perkebunan menjadi salah satu penyebab utama konflik agraria secara nasional. Dari total 341 letusan konflik, sebanyak 135 kasus terjadi di sektor perkebunan dengan luas lahan mencapai 352.156,41 hektare dan 8.734 keluarga terdampak. Angka ini naik 21% dibanding tahun sebelumnya.

Kelapa sawit menjadi penggerak utama konflik ini. Dengan 74 kasus yang tercatat, Kalimantan menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak. Selain itu, operasi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) juga turut memicu penggusuran disertai kekerasan terhadap masyarakat di Kalimantan Barat.

Sejak dibentuk, Satgas PKH telah menyebabkan 21 kasus penggusuran di berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat. Total lahan yang tergusur mencapai 48.183,37 hektare.

Korporasi Swasta dan Negara Jadi Sumber Konflik

Menurut Dewi, korporasi swasta dan negara menjadi penyebab utama konflik agraria di Kalimantan. Di sektor perkebunan, 64 persen korporasi penyebab konflik merupakan bagian dari grup bisnis besar seperti Royal Golden Eagle (RGE), Wilmar, First Resources, Sinarmas, Salim Group, Sampoerna Agro, dan lainnya.

Di sektor pertambangan, 72% korporasi tambang penyebab konflik merupakan bagian dari Bakrie Group, Sinar Mas, Salim Group, Harum Energy, Kalla Group, Harita Group, Barito Pacific, Indika Energy, Bayan Resources, serta beberapa BUMN seperti PT Timah, Pertamina, PT Antam, dan PT Mineral Industri Indonesia.

Konflik di sektor pertambangan mengalami peningkatan signifikan, dengan 46 kejadian yang melibatkan 58.904,68 hektare dan 11.020 keluarga terdampak. Sejak 2022 hingga 2025, tren konflik pertambangan terus meningkat, dengan nikel dan batubara sebagai pusat sengketa.

Kebijakan Moratorium Tidak Efektif

Kebijakan moratorium Hak Guna Usaha (HGU) dan izin yang dikeluarkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dinilai tidak efektif dalam menekan laju konflik di Kalimantan. Moratorium ini tidak diikuti langkah penyelesaian konflik yang telah mengakar sejak era Orde Baru.

Selain itu, terjadi 24 letusan konflik agraria di sektor fasilitas militer yang melonjak 300% sepanjang 2025. Kalimantan, dengan program food estate dan perkebunan sawit untuk biodiesel, menjadi salah satu target utama ekspansi teritorial ini.

Kekerasan dan Kriminalisasi Menjamur

Secara keseluruhan, tahun 2025 mencatat sebanyak 404 orang mengalami kriminalisasi, 312 orang dianiaya, 19 orang tertembak, dan satu orang tewas. Dari sisi pelaku, keamanan perusahaan paling sering melakukan kekerasan (233 kasus), diikuti polisi (114 kasus), TNI (70 kasus), dan Satuan Polisi Pamong Praja (36 kasus).

Banyak dari kasus kekerasan ini terjadi di wilayah konsesi sawit dan tambang Kalimantan. Data ini memperkuat indikasi kentalnya pendekatan militeristik pemerintah, terutama di era Prabowo.

621SHARES4.6kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Ancaman Perang Dunia Ketiga, Dimana Mulainya? →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding berita Indonesia kontroversi pertanian politik

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritaIndonesiakontroversipertanianpolitik
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
dirjen ahu widodo dan kadispenal laksamana tni tunggul meneg 2qo0.jpg
Previous

Ditjen AHU Periksa Kewarganegaraan 2 WNI Diduga Jadi Tentara Bayaran Rusia

AA1Uubkl.jpg
Next

Ancaman Perang Dunia Ketiga, Dimana Mulainya?

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme