Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

AA1UUqM8.jpg
tranding

Palagan Ambarawa Buktikan, Pasukan Sekutu Bisa Dikalahkan

By Redaksi Kompasia
Januari 25, 2026 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Palagan Ambarawa Buktikan, Pasukan Sekutu Bisa Dikalahkan

Sejarah Perjuangan di Palagan Ambarawa

Palagan Ambarawa adalah salah satu lokasi penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Di sana, para pejuang Republik dengan penuh keberanian menghadapi pasukan Sekutu yang berada di bawah naungan Belanda. Pertempuran ini menjadi bukti bahwa rakyat Indonesia tidak mudah menyerah meskipun menghadapi musuh yang lebih kuat.

Asal Usul Nama “Palagan”

Kata “palagan” berasal dari kata “pa-laga-an”, yang artinya pertempuran. Nama ini menggambarkan peristiwa besar yang terjadi di kota Ambarawa, Jawa Tengah, pada akhir tahun 1945. Pertempuran ini merupakan bagian dari usaha para pejuang untuk mengusir tentara pendudukan yang datang setelah perang dunia kedua.

Latar Belakang Pertempuran

Pertempuran Ambarawa terjadi antara tanggal 20 November hingga 15 Desember 1945. Sebelumnya, terjadi pertempuran Magelang yang dimulai pada dini hari 31 Oktober 1945. Tujuan dari pertempuran ini adalah untuk menghalangi pasukan Sekutu yang ingin mengembalikan kekuasaan Belanda di Indonesia. Meski awalnya mereka datang untuk melucuti Jepang, ternyata maksud mereka jauh lebih dalam.

Maksud Tersembunyi Sekutu

Sekutu tidak hanya datang untuk melucuti Jepang, tetapi juga membantu Belanda dalam upaya menjajah kembali Indonesia. Hal ini membuat rakyat Indonesia sangat marah. Banyak orang Jepang yang dibunuh oleh rakyat Magelang, sehingga Jepang membalas dendam dengan menembaki warga sipil. Kejadian ini memicu kemarahan besar dan membangkitkan semangat perjuangan.

Perpindahan Pertempuran ke Ambarawa

Setelah pertempuran Magelang berlangsung beberapa hari, pasukan Sekutu mulai mundur ke Ambarawa. Mereka mencoba membuat pertahanan di sana. Namun, para pejuang Republik tidak pernah menyerah. Mereka mengejar dan terjadilah pertempuran Ambarawa. Pesawat terbang Sekutu terus menerbangi udara sambil menyebarkan peluru maut. Dalam serangan ini, Let. Kol. Isdiman gugur, tetapi semangat perjuangan rakyat tidak pernah padam.

Kemenangan yang Menggembirakan

Gatot Subroto segera menggantikan Let. Kol. Isdiman dan memimpin pasukan untuk terus bertempur. Pejuang dari kota-kota lain juga turut serta dalam pertempuran. Bahkan, Jenderal Soedirman, yang saat itu berpangkat kolonel, datang langsung ke Ambarawa untuk memimpin perjuangan. Dengan taktik perang Supit Urang, pasukan Republik berhasil menggempur musuh dari segala penjuru. Akibatnya, pasukan Sekutu mulai terdesak dan akhirnya menyerah pada 15 Desember 1945.

Makna Monumen Palagan Ambarawa

Untuk mengenang kemenangan tersebut, pada 15 Desember 1974 diresmikan Monumen Palagan Ambarawa. Monumen ini terdiri dari dua tugu yang tingginya 17 meter, melambangkan tanggal 17 Agustus, hari proklamasi kemerdekaan. Jarak antara dua tugu adalah 8 desimeter, melambangkan bulan 8. Panjang keseluruhan monumen adalah 45 meter, melambangkan tahun 1945.

Di depan altar monumen, terdapat patung Jenderal Soedirman dan Jenderal Gatot Subroto. Di antara keduanya, ada kelompok patung yang menggambarkan Let. Kol. Isdiman yang sedang mengangkat bendera kemenangan. Patung-patung ini memiliki makna tersendiri, seperti keteguhan dan keberanian dalam menghadapi tantangan.

Museum di Sekitar Monumen

Dalam kompleks Monumen Palagan Ambarawa, terdapat dua museum. Museum Isdiman menampilkan senjata-senjata yang digunakan selama pertempuran, seperti bambu runcing dan dinamit kaleng. Sementara itu, Museum Terbuka menampilkan alat-alat yang digunakan baik oleh pasukan kita maupun musuh, seperti pesawat terbang Moestang dan lokomotif yang pernah digunakan untuk mengangkut pasukan. Berbagai meriam dan truk hasil rampasan juga dapat dilihat di sini.

760SHARES9kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Daftar Lengkap Nama-Nama Mutasi Polri Januari 2026, Banyak Jabatan Berubah →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding Indonesia militer perang politik Sejarah Militer dan Perang

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

IndonesiamiliterperangpolitikSejarah Militer dan Perang
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
AA1UUCnl.jpg
Previous

Mencari makna dalam karier: Mengapa banyak orang merasa bekerja tanpa tujuan?

mutasi polri terbaru profil dan daftar lengkap polri yang dimutasi 43.jpeg
Next

Daftar Lengkap Nama-Nama Mutasi Polri Januari 2026, Banyak Jabatan Berubah

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme