Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

AA1VxGVW.jpg
news

Masuk File Epstein, Bos Swedia UNHCR Mundur

By Redaksi Kompasia
Februari 3, 2026 5 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Masuk File Epstein, Bos Swedia UNHCR Mundur

Pengungkapan Dokumen Baru Mengguncang Elit Eropa

Pengungkapan jutaan dokumen terbaru yang berkaitan dengan penyelidikan terhadap Jeffrey Epstein, dikenal sebagai Epstein files, telah memicu gelombang pengunduran diri dan permintaan maaf di seluruh Eropa. Elit Skandinavia khususnya menjadi yang paling terpukul oleh skandal ini.

Joanna Rubinstein, ketua Sweden for UNHCR, badan penggalangan dana Swedia untuk Badan Pengungusi PBB, mengundurkan diri setelah terungkap bahwa ia pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein di Karibia pada 2012. Ini terjadi jauh setelah penuntutan Epstein pada 2008 karena menyediakan anak di bawah umur untuk prostitusi. Rubinstein, yang bepergian bersama keluarganya, kemudian berterima kasih kepada Epstein dalam sebuah email, menggambarkan kunjungan tersebut sebagai hal yang positif.

Daniel Axelsson, juru bicara Sweden for UNHCR, menyatakan bahwa hal ini bukanlah sesuatu yang sebelumnya diketahui oleh organisasi atau dewan. Rubinstein, tokoh Yahudi dalam filantropi internasional dan mantan kepala operasi World Childhood Foundation di AS, membenarkan bahwa ia bertemu Epstein pada satu kesempatan. Namun, ia membantah kontak lebih lanjut.

Pengunduran dirinya menunjukkan dampak berkepanjangan dari jaringan kriminal Epstein, yang terus mengungkap hubungan tingkat tinggi jauh setelah kematiannya pada 2019 dalam tahanan saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks federal.

Putri Mahkota Norwegia Terlibat dalam Skandal

Skandal ini juga melibatkan Putri Mahkota Norwegia Mette-Marit, istri dari pewaris takhta Pangeran Mahkota Haakon. Email yang baru dirilis mengungkapkan korespondensi yang luas dan genit antara Mette-Marit, 52 tahun, dan Epstein dari 2011 hingga 2013. Ribuan email ini mengungkap diskusi tentang perselingkuhan, “perburuan istri,” dan referensi tentang wanita muda Norwegia.

Mette-Marit tinggal di kediaman Epstein di Palm Beach selama empat hari pada 2013 ketika Epstein tidak ada dan menyatakan kebosanan dengan tugas-tugas kerajaan. Ia bahkan menyebut Epstein sebagai “kekasih”. Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr StΓΈre mengecam “penilaian buruknya,” sejalan dengan permintaan maaf Mette-Marit sendiri, “Saya menunjukkan penilaian yang buruk dan menyesal telah melakukan kontak dengan Epstein.”

Pengungkapan ini menambah masalah kerajaan yang sedang berlangsung, termasuk dakwaan baru-baru ini terhadap putranya, Marius Borg HΓΈiby, atas tuduhan pelecehan seksual. Anak tiri putra mahkota Norwegia itu terancam hukum maksimal 16 tahun dalam persidangan yang mulai digelar pada Selasa 3 Februari 2026.

Tokoh Skandinavia Lainnya Terlibat

Beberapa tokoh Skandinavia terkemuka lainnya juga terseret ke dalam kontroversi ini. Putri Sofia dari Swedia, mantan model dan bintang reality show yang menikah dengan Pangeran Carl Philip pada 2015, bertemu Epstein beberapa kali sekitar 2005 sebelum Epstein dihubungi mentornya, pengusaha wanita Swedia-AS Barbro Ehnbom. Email menunjukkan Ehnbom memperkenalkan Sofia sebagai “aktris yang bercita-cita tinggi” dan menyarankan Epstein mungkin ingin bertemu dengannya, dengan tawaran untuk menerbangkannya ke Karibia, yang dilaporkan ditolak oleh Sofia.

Istana Kerajaan Swedia mengkonfirmasi pertemuan sosial singkat tersebut, menekankan bahwa pertemuan itu terjadi dua dekade lalu dan tidak melibatkan hubungan lebih lanjut. Sofia secara mencolok absen dari upacara Hadiah Nobel 2025 di tengah sorotan publik.

Pejabat Norwegia Terlibat dalam Kontroversi

Di Norwegia, mantan perdana menteri ThorbjΓΈrn Jagland, yang kemudian memimpin komite Hadiah Nobel Perdamaian dan menjabat sebagai sekretaris jenderal Dewan Eropa, merencanakan liburan keluarga di pulau Little Saint James milik Epstein pada 2014 tetapi membatalkannya. Diplomat Norwegia Terje RΓΈd-Larsen mengundurkan diri dari Institut Perdamaian Internasional pada 2020 setelah mengakui telah menerima sumbangan dari yayasan yang terkait dengan Epstein dan mempertahankan hubungan keuangan pribadi dengannya.

BΓΈrge Brende, Presiden Forum Ekonomi Dunia (WEF) saat ini dan mantan menteri luar negeri Norwegia, juga disebutkan dalam berkas tersebut, meskipun detailnya masih terbatas.

Hubungan Skandinavia dengan Jaringan Epstein

Hubungan Skandinavia ini menyoroti bagaimana jaringan Epstein meluas ke kalangan elit Eropa utara, seringkali melalui filantropi, diplomasi, dan lingkaran sosial.

Di Inggris, Kepentingan Politik Tersentuh

Di tingkat internasional, rilis berkas pada 2026 telah memicu gejolak baru. Di Inggris, Peter Mandelson – yang dipecat sebagai duta besar Inggris untuk AS pada 2025 karena hubungannya dengan Epstein – mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Buruh setelah dokumen-dokumen tersebut menghidupkan kembali pengawasan terhadap persahabatannya dengan si pengusaha kaya raya itu.

Dalam salah satu foto yang muncul dari Epstein files, terlihat Mandelson hanya mengenakan kaus dan celana dalam saat berbincang dengan seorang perempuan. Ia juga dituduh menerima dana dari Epstein. Perdana Menteri Keir Starmer, yang memecat Mandelson dari jabatannya sebagai duta besar karena pengungkapan sebelumnya tentang hubungannya dengan Epstein, kini menghadapi tekanan untuk meminta Mandelson bersaksi di AS tentang apa yang dia ketahui tentang aktivitas si pemodal tersebut.

Mantan Pangeran Andrew Dihujat

Sementara mantan Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor menghadapi seruan baru dari Starmer untuk bekerja sama dengan penyelidik AS setelah foto-foto menunjukkan dirinya dalam posisi yang memalukan dan menawarkan undangan makan malam di Istana Buckingham.

Kepala Olimpiade Los Angeles Meminta Maaf

Di Slovakia, diplomat Miroslav LajΓ‘k mengundurkan diri sebagai penasihat Perdana Menteri Robert Fico karena penyebutan namanya dalam berkas tersebut, meskipun tidak ada tuduhan kesalahan yang diajukan terhadapnya. Kepala Olimpiade Los Angeles, Casey Wasserman, yang ikut memimpin penggalangan dana untuk kampanye presiden Hillary Clinton pada 2016, meminta maaf atas email-email “genit” dengan kaki tangan Epstein, Ghislaine Maxwell.

Mantan PM Israel Terlibat

Eks PM Israel Ehud Barak ternyata juga memiliki hubungan yang lebih dalam dengan Epstein daripada yang sudah diketahui. Barak tetap berhubungan dengannya hingga 2017, mengunjunginya di propertinya di Manhattan. Dalam rekaman audio yang bocor pada 2013, Epstein menyarankan Barak untuk “mempertimbangkan” perusahaan teknologi pertahanan Palantir. Epstein juga memfasilitasi perkenalan, seperti pertemuan dengan tokoh-tokoh seperti Ariane de Rothschild atau orang lain yang terkait dengan keuangan dan Cina. Yayasan Epstein memberikan investasi untuk perusahaan rintisan yang diketuai Barak.

Korban Terkenal Menuduh Perdana Menteri

Virginia Giuffre, salah satu korban Jeffrey Epstein yang paling terkenal, telah menuduh dalam memoarnya bahwa seorang “perdana menteri terkenal” secara brutal memukuli dan memperkosa dirinya. Serangan itu begitu “brutal” sehingga mendorongnya untuk melarikan diri dari jaringan perdagangan seks Epstein, klaim perempuan yang menjadi korban perdagangan manusia saat remaja itu.

Dalam memoar anumerta-nya, Nobody’s Girl: A Memoir of Surviving Abuse and Fighting for Justice, Giuffre hanya menyebut pelaku pelecehannya sebagai “Perdana Menteri”, mengatakan bahwa ia takut pria itu akan “berusaha menyakitinya” jika ia menyebut namanya. Dalam pengajuan pengadilan sebelumnya, ia menuduh mantan Perdana Menteri Israel Ehud Barak memperkosa dirinya, tuduhan yang berulang kali dibantah oleh Barak.

Menurut memoar tersebut, Giuffre bertemu dengan “Perdana Menteri” di pulau pribadi Epstein di Kepulauan Virgin AS pada 2002, ketika ia berusia 18 tahun. Ia diperintahkan untuk menemaninya ke sebuah cabana, di mana situasi dengan cepat berubah menjadi kekerasan.

“Ia berulang kali mencekik saya hingga saya kehilangan kesadaran dan menikmati melihat saya ketakutan akan nyawa saya,” tulis Giuffre. “Yang mengerikan, Perdana Menteri tertawa ketika menyakiti saya dan semakin bergairah ketika saya memohon kepadanya untuk berhenti. Saya keluar dari pondok dengan luka berdarah dari mulut, vagina, dan anus saya.”

Giuffre mengatakan politisi itu “memperkosa saya dengan lebih brutal daripada siapa pun sebelumnya.” Dia memohon kepada Epstein agar tidak mengirimnya kembali. “Saya berlutut dan memohon padanya,” kenangnya. “Saya tidak tahu apakah Epstein takut pada pria itu atau apakah dia berhutang budi padanya, tetapi dia tidak mau memberikan janji apa pun, dengan dingin mengatakan tentang kebrutalan politisi itu, ‘Anda akan mengalaminya kadang-kadang.'”

Para kritikus berpendapat bahwa skandal tersebut mengungkap kegagalan akuntabilitas yang lebih luas di kalangan elit, dengan tokoh-tokoh yang terkait dengan Uni Eropa dan PBB menghadapi pertanyaan khusus tentang uji tuntas dalam jaringan internasional.

720SHARES1.5kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Nama-Nama Besar dalam Dokumen Epstein β†’

πŸ”₯ Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
πŸ”— Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

news berita Jeffrey Epstein kejahatan politik Politik dan Hukum

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

πŸ’š Donasi via Sociabuzz πŸ“² Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

βœ‰ Kirim ke Redaksi ❀ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritaJeffrey EpsteinkejahatanpolitikPolitik dan Hukum
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
d4a69374885e337f041ca4370cdc7cd2.jpg
Previous

Ressa tantang Denada umumkan di media sosial, pernyataan kuasa hukum dinilai kurang memadai

AA1VxMZn.jpg
Next

Nama-Nama Besar dalam Dokumen Epstein

Seedbacklink

Berita Populer

1MSM

Palang Parkir Otomatis , Solusi Digitalisasi Parkir Non Tunai Berbasis RFID

Berita Nasional01 Agu 2026
2Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
3Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
4Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
5REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Palang Parkir Otomatis , Solusi Digitalisasi Parkir Non Tunai Berbasis RFID
  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Recent Comments

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Investigasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
β˜• Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

β˜• Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme