Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

AA25seSx.jpg
news

Pengamanan Demo Jakarta: Kapolda Metro Larang Bawa Senjata, Prioritaskan Kemanusiaan

By Redaksi Kompasia
Juni 12, 2026 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Pengamanan Demo Jakarta: Kapolda Metro Larang Bawa Senjata, Prioritaskan Kemanusiaan

Larangan Penggunaan Senjata Api Saat Pengamanan Demo Mahasiswa

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, mengeluarkan perintah yang jelas terkait penggunaan senjata api oleh personel kepolisian saat menjalankan tugas pengamanan aksi unjuk rasa. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk menjaga keseimbangan antara keamanan dan hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

Asep menekankan bahwa para personel di lapangan harus bertindak dengan cara yang humanis dan tidak mudah terpancing emosi. Ia menegaskan bahwa mahasiswa yang melakukan demo adalah bagian dari keluarga mereka sendiri, sehingga perlakukan yang baik dan penuh pengertian sangat penting.

Demo Mahasiswa Di Berbagai Wilayah Indonesia

Aksi demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di berbagai wilayah lain di Indonesia. Contohnya, pada Rabu malam (10/6/2026), mahasiswa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, melakukan aksi demo dengan memblokade jalan dan membakar ban. Sementara itu, di Kota Bandung, Jawa Barat, mahasiswa mengepung Gedung DPRD Jawa Barat. Di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, para mahasiswa juga melakukan aksi demo di depan kantor DPRD yang sebelumnya pernah terbakar pada demo tahun lalu.

Persiapan Pengamanan Demo

Dalam apel siaga menjelang pengamanan demo, Asep memberikan beberapa instruksi kepada seluruh personel Polda Metro Jaya. Salah satunya adalah untuk mempelajari titik kumpul massa, fasilitas umum yang digunakan, serta kendaraan yang digunakan oleh peserta demo. Selain itu, semua narasi yang disampaikan oleh para pendemo harus didokumentasikan.

Ia juga meminta agar personel intelijen tidak bertindak sendiri-sendiri, melainkan bekerja dalam tim dan tetap terikat pada instruksi yang diberikan. Asep secara tegas melarang penggunaan senjata api selama proses pengamanan demo. “Tidak ada yang menggunakan senjata api. Ingat sekali lagi saya ulangi. Pada saat pelayanan ini tidak ada yang membawa atau menggunakan senjata api,” tegasnya.

Aturan Internal Polri

Selain larangan penggunaan senjata api, Asep juga meminta seluruh personel pengamanan untuk mematuhi peraturan internal Polri. Beberapa aturan yang dimaksud antara lain Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian dan Perkap Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pengendalian Massa.

Menurut Asep, semua tindakan yang dilakukan oleh personel di lapangan harus satu komando. Dengan demikian, tidak boleh ada inisiatif sendiri tanpa instruksi. Ia juga menekankan bahwa anggota yang bertugas tidak boleh bersikap agresif, tetapi harus menjaga posisi dengan cara yang humanis serta memberikan ruang bicara kepada perwakilan massa agar situasi dapat terkendali.

Penggunaan Gas Air Mata

Penggunaan gas air mata hanya boleh dilakukan setelah mendapatkan perintah dari Asep. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari penyalahgunaan alat tersebut dan memastikan bahwa tindakan yang dilakukan tetap sesuai dengan prinsip pengamanan yang manusiawi.

Aksi Demo di Bundaran HI

Pada Jumat (12/6/2026), ribuan mahasiswa melakukan aksi besar-besaran di Jakarta. Massa mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menggunakan puluhan bus untuk menuju kawasan Semanggi Jakarta Selatan. Sejak pukul 10.30 WIB, rombongan bus tiba di kawasan tersebut.

Massa mahasiswa dipusatkan di kawasan DPR RI Jakarta Pusat. Sejumlah aparat gabungan memblokade akses ke Jalan Jenderal Sudirman. Pada akhirnya, ratusan mahasiswa berhasil menembus blokade dan melakukan long march menuju Bundaran HI. Mereka menyanyikan lagu Buruh Tani sambil mengibarkan bendera.

Tujuan dari aksi ini adalah menyampaikan beberapa tuntutan, antara lain: – Mendesak pemerintah menghentikan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). – Meminta pemerintah menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). – Menuntut penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. – Mendesak dihentikannya praktik militerisme di ranah sipil. – Meminta Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah atas berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Demo Mahasiswa di Kendari

Di Kota Kendari, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar aksi demo pada Rabu (10/6/2026) malam. Selain berorasi, puluhan mahasiswa ini juga memblokade jalan dengan membakar ban di Kawasan Bundaran Tank, Kota Kendari.

Ketua BEM FISIP UHO Zacky Fahmi mengatakan bahwa kenaikan BBM membuat hidup masyarakat semakin berat. Akibatnya, harga-harga kebutuhan pokok melonjak dan biaya transportasi serta akomodasi bisa meroket. Ia menegaskan bahwa demo dilakukan bukan untuk menciptakan kekacauan, tetapi untuk menyampaikan aspirasi yang diharapkan bisa didengar oleh pihak berkuasa.

Demo Mahasiswa di Bandung

Sehari setelah aksi di Kendari, puluhan mahasiswa di Kota Bandung juga turun ke jalan untuk demo menolak kenaikan BBM. Peserta aksi berasal dari berbagai kampus seperti Unpad, UPI, Unpar, dan UNIKOM. Mereka mengepung Gedung DPRD Jawa Barat untuk menyampaikan aspirasinya.

Koordinator aksi, M. Ali Ibrahim, menegaskan bahwa aksi kali ini bukan yang terakhir. Jika aspirasi tidak ditanggapi, maka akan diadakan aksi dengan eskalasi yang lebih besar. Namun, ia tetap berkomitmen untuk melaksanakan aksi damai sesuai amanat undang-undang.

423SHARES7.8kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Kemenham Perkuat Penilaian Kepatuhan HAM di Kalsel untuk Dukung Program Nasional →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

news berita pemerintah politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritapemerintahpolitikPolitik dan Hukumpolitik dan pemerintahan
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
AA25qyL4.jpg
Previous

10 Pembelian yang Sering Dilakukan Orang Miskin Tapi Jarang Oleh Orang Kaya

AA25sE5r.jpg
Next

Kemenham Perkuat Penilaian Kepatuhan HAM di Kalsel untuk Dukung Program Nasional

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme