Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

guntur romli keluar partai setelah psi bertemu prabowo.jpg
news

Guntur Romli PDIP Kritik Rencana Prabowo Ubah Bansos Jadi Tunai: Strategi Politik untuk 2029

By Redaksi Kompasia
Juni 10, 2026 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Guntur Romli PDIP Kritik Rencana Prabowo Ubah Bansos Jadi Tunai: Strategi Politik untuk 2029

Politik Gentong Babi dan Perubahan Skema Bantuan Sosial

Pembagian bantuan sosial dalam bentuk uang tunai yang diumumkan oleh pemerintah Presiden Prabowo Subianto mendapat kritik dari sejumlah tokoh politik. Salah satunya adalah politikus PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, yang menyebut langkah tersebut sebagai modus politik gentong babi (pork barrel politics). Ia menilai kebijakan ini memiliki nuansa elektoral yang kuat, terutama menjelang Pemilihan Umum 2029.

Guntur Romli mengatakan bahwa politik gentong babi merujuk pada penggunaan anggaran negara oleh pemerintah atau politisi petahana untuk membiayai program lokal atau kelompok tertentu demi memperkuat dukungan suara. Menurutnya, tindakan seperti ini dilakukan karena pemerintah saat ini dinilai kurang populer di tengah masyarakat. Dengan memberikan dana langsung kepada rakyat, pemerintah berusaha meningkatkan popularitas dan meredam potensi ketegangan.

Rombakan Skema Penyaluran Subsidi

Presiden Prabowo Subianto akan segera melakukan perombakan skema penyaluran subsidi. Dari sistem yang sebelumnya berbasis barang fisik, kini pemerintah beralih ke Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang ditargetkan melalui teknologi Artificial Intelligence (AI). Kebijakan ini direncanakan mulai berjalan pada akhir 2026, seiring dengan peluncuran identitas digital tunggal.

Dalam pengumumannya, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa fondasi utama dari perubahan sistem ini adalah penerapan identitas digital tunggal. Sistem ini akan memastikan bahwa setiap dana bantuan sosial langsung sampai ke rekening masyarakat yang membutuhkan.

Luhut menjelaskan bahwa era bansos dalam bentuk barang akan segera berakhir. Seluruh program bantuan pemerintah akan dikonsolidasikan menjadi satu pintu dalam wujud uang tunai. Nantinya, setiap penerima akan menerima total nilai bantuan hingga Rp 5,4 juta per orang.

Penggunaan Teknologi AI dalam Pemetaan Penerima Bantuan

Selain sekadar membagikan uang tunai, pemerintah juga akan memanfaatkan kapabilitas AI untuk mengelompokkan profil penerima bantuan. Pemantauan data secara terpusat ini diharapkan mampu meningkatkan kelas masyarakat miskin menjadi pelaku usaha baru yang terverifikasi.

Menurut Luhut, sistem baru ini akan memungkinkan pemerintah untuk mendorong pembentukan UMKM dengan memberikan dasar yang baik. Orang-orang yang telah dipantau latar belakangnya melalui teknologi pemerintah akan lebih mudah diarahkan untuk menjadi pelaku usaha.

Visi Digitalisasi Pemerintahan

Transisi dari subsidi barang ke uang tunai menjadi bagian dari visi besar digitalisasi pemerintahan (GovTech) yang sedang dibangun oleh talenta lokal Indonesia. Luhut menilai sistem baru ini sebagai langkah berani untuk negara dengan populasi besar. Tujuannya adalah meminimalkan korupsi dan memastikan transparansi distribusi kekayaan negara.

Ia menekankan bahwa sistem ini akan digunakan oleh pemerintahan yang jumlah penduduknya hampir 300 juta orang. Dengan adanya digitalisasi berbasis AI, semua aspek akan bisa dimonitor secara efektif. Dan yang lebih penting, sistem ini dibangun oleh anak-anak Indonesia sendiri, yang menunjukkan kemampuan dan inovasi nasional.

454SHARES7.4kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Efek Domino Pertamax pada Kekacauan Politik →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

news berita pemerintah politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritapemerintahpolitikPolitik dan Hukumpolitik dan pemerintahan
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
3653prabowo 1 e1685534290273.jpeg
Previous

Prabowo Buka Suara Soal Jokowi yang Jarang Bepergian ke Luar Negeri

AA1hv7Yy.jpg
Next

Efek Domino Pertamax pada Kekacauan Politik

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme