---
title: "Parkir QRIS Meluas, Pasuruan Siapkan 115 Titik Non-Tunai"
url: https://kompasia.com/parkir-qris-meluas-pasuruan-siapkan-115-titik-non-tunai/
date: 2026-10-15
modified: 2026-10-15
lang: id
author: "Pimpinan Redaksi"
description: "BANDUNG, 15 Oktober 2026 — Transformasi sistem perparkiran di Indonesia terus menunjukkan perkembangan. Sejumlah pemerintah daerah mulai mempercepat penggunaan pembayaran non-tunai untuk meningkatkan transparansi penerimaan daerah sekaligus mempermudah transaksi masyarakat...."
categories:
  - "Berita Nasional"
tags:
  - "berita"
  - "bisnis"
  - "politik"
image: https://kompasia.com/wp-content/uploads/2026/09/Soundbox-Instaqris-3-1-1024x1024.png
word_count: 902
---

# Parkir QRIS Meluas, Pasuruan Siapkan 115 Titik Non-Tunai

**BANDUNG, 15 Oktober 2026** — Transformasi sistem perparkiran di Indonesia terus menunjukkan perkembangan. Sejumlah pemerintah daerah mulai mempercepat penggunaan pembayaran non-tunai untuk meningkatkan transparansi penerimaan daerah sekaligus mempermudah transaksi masyarakat.

Perkembangan terbaru datang dari Kota Pasuruan, Jawa Timur. Pemerintah setempat tengah mempersiapkan penerapan pembayaran parkir berbasis QRIS dan voucher di **115 titik parkir tepi jalan umum**, dengan target pelaksanaan mulai 1 November 2026.

Langkah tersebut menyusul peluncuran pembayaran retribusi parkir QRIS oleh Pemerintah Kota Mojokerto pada 11 Oktober 2026.

Perkembangan ini memperlihatkan bahwa digitalisasi parkir bukan lagi sekadar kebutuhan gedung komersial, tetapi mulai menjadi bagian dari pembenahan layanan publik di berbagai daerah.

## Pasuruan Siapkan Pembayaran Parkir QRIS dan Voucher

Berdasarkan pemberitaan detikJatim pada 14 Oktober 2026, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kota Pasuruan, Hermanto, menyampaikan bahwa pemerintah kota sedang mematangkan sistem pembayaran parkir non-tunai.

Rencananya, setiap juru parkir akan menggunakan QRIS untuk menerima pembayaran masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan voucher sebagai alternatif bagi pengendara yang tidak menggunakan telepon pintar atau tidak memiliki saldo pembayaran digital.

Penerapan sistem tersebut direncanakan mencakup 115 titik parkir.

Salah satu tujuan utamanya adalah memperbaiki tata kelola retribusi dan mengurangi potensi kebocoran penerimaan daerah.

Menurut penjelasan pemerintah setempat, penerimaan retribusi digital akan diarahkan langsung ke kas Badan Pendapatan Daerah.

Namun, implementasinya masih membutuhkan sosialisasi kepada petugas parkir dan masyarakat sebelum diberlakukan.

## Mojokerto Lebih Dulu Luncurkan Pembayaran QRIS

Beberapa hari sebelumnya, Pemerintah Kota Mojokerto telah meluncurkan pembayaran retribusi parkir tepi jalan umum berbasis QRIS.

Peluncuran berlangsung pada 11 Oktober 2026, bertepatan dengan kegiatan peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026.

Program tersebut bertujuan mempermudah pembayaran masyarakat dan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan retribusi.

Penerapan pembayaran digital juga dibarengi penataan identitas juru parkir melalui penggunaan rompi yang dibedakan berdasarkan fungsi dan lokasi pelayanan.

Langkah itu menunjukkan pentingnya menggabungkan inovasi sistem pembayaran dengan penataan sumber daya manusia di lapangan.

## Surabaya Kembangkan Sistem Parkir Digital dan Pembayaran Kartu

Perkembangan menarik lainnya berlangsung di Surabaya.

Dinas Perhubungan Kota Surabaya memperkenalkan Smart Parking Solutions (SPS), sistem yang mendukung pembayaran melalui QRIS dan tapping kartu uang elektronik.

Sistem tersebut menjadi salah satu inovasi dalam pengelolaan parkir daerah pada 2026.

Surabaya juga menggunakan beragam metode pembayaran, termasuk parkir meter, perangkat handheld, voucher, dan virtual account untuk layanan tertentu.

Selain digitalisasi transaksi, pemerintah kota telah melakukan uji coba teknologi CCTV Counting Parkir untuk mendukung pengawasan dan transparansi operasional.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa perkembangan industri parkir tidak hanya mengarah pada penggantian pembayaran tunai, tetapi juga pada sistem pemantauan dan pencatatan kendaraan yang lebih terintegrasi.

## Era Baru Pembayaran Parkir: QRIS, E-Money, dan Tap In Tap Out

Digitalisasi parkir diperkirakan akan membutuhkan lebih dari satu metode pembayaran.

Pengendara memiliki kebiasaan transaksi yang berbeda-beda. Sebagian lebih nyaman menggunakan QRIS melalui ponsel, sementara sebagian lainnya menggunakan kartu uang elektronik.

Bank Indonesia juga telah memperkenalkan QRIS TAP, teknologi transaksi berbasis NFC yang memungkinkan pembayaran melalui pendekatan perangkat seluler ke terminal pembayaran yang kompatibel.

Teknologi tersebut memiliki fitur Tap In Tap Out yang dirancang untuk mendukung pembayaran berdasarkan penggunaan layanan, termasuk transportasi dan parkir.

Walaupun demikian, penerapan pada setiap lokasi tetap membutuhkan dukungan perangkat, penyelenggara pembayaran, serta integrasi sistem yang sesuai ketentuan.

Bagi industri parkir, kemampuan menggabungkan beberapa metode transaksi dalam satu sistem menjadi kebutuhan teknologi yang semakin relevan.

## Peluang Industri Sistem Parkir Otomatis Indonesia

Meluasnya digitalisasi parkir membuka peluang bagi pengembang perangkat dan perangkat lunak dalam negeri.

Kebutuhan pasar tidak lagi sebatas pengadaan mesin palang parkir otomatis. Pengelola fasilitas mulai membutuhkan solusi yang mencakup manajemen kendaraan, pembayaran digital, integrasi pembaca kartu, pengawasan transaksi, dan pelaporan pendapatan.

Untuk parkir tepi jalan, solusi tersebut dapat berupa aplikasi petugas dan pembayaran QRIS.

Sementara untuk gedung, rumah sakit, pusat perbelanjaan, kawasan industri, dan perumahan, pengembangannya dapat mencakup barrier gate otomatis, reader kartu elektronik, tiket QR, kamera pengenal pelat nomor, serta dashboard pengelolaan berbasis jaringan.

Pemilihan sistem tetap perlu disesuaikan dengan jumlah kendaraan, karakter lokasi, kebutuhan operasional, dan anggaran pengelola.

## MSM Parking Dorong Pengembangan Ekosistem Parkir Terintegrasi

Di tengah perkembangan tersebut, **MSM Parking Group** mengembangkan berbagai solusi teknologi perparkiran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Ekosistem produknya meliputi sistem parkir otomatis, palang parkir, pengelolaan akses kendaraan, sistem tiket digital, serta pengembangan integrasi pembayaran elektronik.

Pengembangan solusi untuk berbagai metode transaksi juga menjadi salah satu arah teknologi MSM Parking dalam mendukung kebutuhan industri parkir modern.

Selain layanan sistem parkir, MSM Parking memiliki lini jasa valet melalui DRAVO Valet Service untuk mendukung pengelolaan kendaraan pada segmen hospitality dan event.

Melalui pendekatan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan operasional, perusahaan dapat menawarkan solusi yang disesuaikan dengan karakteristik lokasi.

Informasi teknologi dan layanan dapat diakses melalui [website resmi MSM Parking](https://msmparking.com/).

## Digitalisasi Parkir Membutuhkan Sistem yang Andal

Meningkatnya penggunaan transaksi elektronik membawa tantangan baru, terutama dalam hal kestabilan koneksi, keamanan data, pengendalian akses, dan rekonsiliasi pembayaran.

Sistem parkir digital juga perlu memiliki mekanisme penanganan transaksi gagal serta prosedur operasional ketika jaringan terganggu.

Bagi pengelola parkir, keberhasilan digitalisasi tidak cukup diukur dari jumlah pembayaran QRIS yang diproses.

Keandalan sistem, kualitas pelayanan, transparansi laporan, dan kemudahan penggunaan oleh masyarakat tetap menjadi faktor penting.

Dengan semakin banyaknya pemerintah daerah yang mulai mengembangkan solusi parkir non-tunai, tahun 2026 menjadi periode penting dalam perkembangan modernisasi layanan perparkiran Indonesia.

**Sumber pemberitaan dan referensi:**

- [detikJatim — Rencana parkir non-tunai di 115 titik Kota Pasuruan, 14 Oktober 2026](https://www.detik.com/jatim/berita/d-8706889/cegah-kebocoran-pemkot-pasuruan-terapkan-parkir-non-tunai-di-115-titik)

- [ANTARA — Peluncuran QRIS parkir Kota Mojokerto, 11 Oktober 2026](https://jatim.antaranews.com/berita/1105805/pemkot-mojokerto-luncurkan-qris-parkir-pada-harhubnas)

- [Dinas Perhubungan Surabaya — Pengembangan parkir digital](https://dishub.surabaya.go.id/portal/post/20261006113548)

- [Bank Indonesia — Teknologi QRIS TAP](https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/qris/qris-tap/default.aspx)

*Artikel analisis berita disusun secara independen berdasarkan informasi publik. Penyebutan MSM Parking merupakan konteks industri, bukan pernyataan keterlibatan perusahaan dalam proyek pemerintah daerah yang diberitakan.*