Apa Itu Pips? Rahasia Kecil yang Menentukan Keuntungan

Apa Itu Pips dalam Trading?
Dalam dunia trading, istilah pips sering muncul, terutama bagi para pemula. Pips atau Percentage in Point adalah unit terkecil yang digunakan untuk mengukur pergerakan harga dalam perdagangan keuangan, khususnya di pasar forex dan kripto. Meski angkanya kecil, pips memainkan peran penting dalam menentukan hasil trading seseorang.
Bayangkan jika kamu memiliki uang Rp100 ribu dan mendapatkan kembalian Rp500. Jumlah ini terlihat kecil, tetapi jika kamu terus mengumpulkan jumlah tersebut setiap hari, maka nilai totalnya bisa menjadi signifikan. Hal ini juga berlaku dalam trading. Dalam perdagangan, pips adalah satuan terkecil untuk mengukur perubahan harga pasar mata uang. Contohnya, jika EUR/USD bergerak dari 1,1000 ke 1,1001, itu berarti naik satu pips. Meskipun terlihat kecil, satu pips bisa bernilai hingga 10 dolar AS jika modal yang digunakan besar. Oleh karena itu, trader profesional selalu memperhatikan perubahan kecil ini.
Cara Membaca Perubahan Pips
Tidak perlu menjadi ahli matematika untuk bisa membaca perubahan pips. Anggap saja pips seperti langkah kecil dari harga mata uang. Setiap kali angka di belakang koma berubah, berarti ada pergerakan pips. Dalam forex, kebanyakan mata uang dihitung sampai empat angka di belakang koma. Misalnya, harga EUR/USD awalnya 1,1000. Jika berubah menjadi 1,1001, artinya bergerak 1 pips. Jika naik lagi ke 1,1010, maka sudah bergerak 10 pips.
Untuk pasangan mata uang yang melibatkan JPY (misalnya USD/JPY), cara bacanya lebih mudah. Cukup lihat dua angka di belakang koma. Jadi, jika USD/JPY berubah dari 145,20 ke 145,21, itu berarti bergerak 1 pips. Dengan kata lain, setiap kali angka-angka kecil di belakang koma berubah, itulah pips. Kamu tinggal hitung langkah kecil itu: 1, 2, 3… sampai tahu berapa banyak pergerakan yang sudah terjadi.
Cara Menghitung Pips dan Keuntungan Forex
Sebelum benar-benar terjun ke dunia trading, kamu harus tahu cara menghitung pips. Ini sangat penting karena akan menunjukkan berapa banyak keuntungan atau kerugian yang terjadi. Tanpa kemampuan ini, kamu hanya akan menebak-nebak tanpa tahu apakah posisi trading kamu untung atau rugi.
1. Pair Mayor (Selalu Ada USD Di Dalamnya)
Contoh paling umum adalah EUR/USD. Jika harga EUR/USD = 1,0940, maka perubahan 1 pip = 0,0001. Rumus sederhananya:
nilai pip = 0,0001 × jumlah unit yang ditradingkan.
Jika kamu trading 1 lot standar (100.000 unit), maka 1 pip = 0,0001 × 100.000 = 10 dolar AS.
Contoh nyata:
Kamu buy EUR/USD di 1,0940.
Harga naik ke 1,0950 → artinya naik 10 pips.
Profit = 10 × 10 dolar AS = 100 dolar AS.
Ibarat harga bensin naik Rp100 per liter, kalau kamu isi 1.000 liter (skala besar), maka tambahan biayanya langsung Rp100 ribu. Begitu juga dengan pips, semakin besar volumenya, maka semakin besar pengaruhnya.
2. Pair Cross (Tanpa USD, Misalnya EUR/JPY)
Jika pasangan mata uangnya tidak ada USD, perhitungannya sedikit lebih panjang. Misalnya EUR/JPY = 139,58. Karena ada JPY, maka 1 pip = 0,01. Rumus sederhananya:
nilai pip = (0,01 ÷ harga pasangan) × jumlah unit.
Jika kamu trading 1 lot standar (100.000 unit), maka nilai pip = (0,01 ÷ 139,58) × 100.000 ≈ 7,16 euro.
Contoh nyata:
Kamu sell EUR/JPY di 139,58.
Harga naik ke 139,60 → artinya bergerak 2 pips.
Kerugian = 2 × 7,16 euro = 14,32 euro.
3. Akun Denominasi (Kalau Akunmu Pakai Mata Uang Lain)
Kadang akunmu tidak menggunakan EUR atau JPY, tapi USD. Jadi kamu harus mengkonversikannya dulu. Misalnya masih pakai contoh EUR/JPY = 139,58. Maka:
Pertama, cari nilai pip dalam JPY: nilai pip = 0,01 × harga = 1,3958 yen Jepang.
Kedua, konversi ke USD. Kalau kurs JPY/USD = 0,0072, maka: 1,3958 × 0,0072 = 0,01 dolar AS.
Contoh nyata:
Kalau harga bergerak 2 pips, maka kerugianmu = 2 × 0,01 dolar AS = 0,02 dolar AS.
Mungkin terlihat kecil, tapi ibarat kurs dolar naik Rp20 saja, kalau kamu punya tabungan 10 ribu dolar AS selisihnya sudah Rp200 ribu. Jadi jangan remehkan angka kecil.
Rahasia Mengubah Pips Menjadi Keuntungan Trading yang Nyata
Banyak pemula percaya pips hanyalah angka kecil di layar. Namun, sebenarnya ada rahasia di balik keuntungan trading yang sebenarnya. Tergantung pada lot atau jumlah unit yang kamu transaksikan, setiap pergerakan satu pips dapat menghasilkan uang nyata. Semakin banyak lot yang dipilih, semakin besar nilai setiap pips, sehingga besar pula keuntungannya.
Namun, pengelolaan risiko jangan sampai dilupakan. Gak selalu pergerakan pips berakhir dengan keuntungan karena pips dapat berubah menjadi kerugian jika tren pasar berubah. Untuk menjaga kontrol atas setiap pips yang bergerak, sangat penting untuk mengatur lot dengan bijak dan menggunakan teknik seperti stop loss dan take profit.
Bayangkan kamu trading EUR/USD dengan 1 lot standar. Nilai 1 pips = 10 dolar AS. Kalau harga bergerak naik 20 pips sesuai prediksi, keuntunganmu = 20 × 10 dolar AS = 200 dolar AS. Namun, kalau harga bergerak 20 pips melawan arah, kerugianmu jadi 200 dolar AS.
Trader yang bijak gak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga selalu menyiapkan stop loss untuk mencegah kerugian menjadi lebih besar. Seperti belanja, perhatikan diskon dan tenggat waktu.
Kamu sudah lebih memahami apa itu pips dalam trading, kan? Mungkin tampak kecil, namun inilah yang membedakan trader yang sukses dari trader yang asal nebak. Jika kamu benar-benar ingin menggunakan trading untuk membangun masa depan finansialmu, pelajari hal-hal kecil seperti pips, ya. Ingat, seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari, perubahan kecil dapat memiliki dampak yang signifikan, lho.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap