---
title: "“Knapa Konten Politik Muncul di Beranda Saya?” Disambut Antusias Siswa SMA Negeri 1 Kendari"
url: https://kompasia.com/knapa-konten-politik-muncul-di-beranda-saya-disambut-antusias-siswa-sma-negeri-1-kendari/
date: 2026-09-23
modified: 2026-09-23
lang: id
author: "Agystha Batara"
description: "Kendari - Mahasiswa Universitas Halu Oleo melaksanakan kegiatan turun lapangan dalam rangka Pekan Literasi AI Pemilu di SMA Negeri 1 Kendari Kamis pagi, 17 September 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk..."
categories:
  - "Politik"
image: https://kompasia.com/wp-content/uploads/2026/09/3af452d6-cc66-42a5-96e6-2fbe7bbbe1e6-1024x576.jpeg
word_count: 319
---

# “Knapa Konten Politik Muncul di Beranda Saya?” Disambut Antusias Siswa SMA Negeri 1 Kendari

Kendari - Mahasiswa Universitas Halu Oleo melaksanakan kegiatan turun lapangan dalam rangka Pekan Literasi AI Pemilu di SMA Negeri 1 Kendari Kamis pagi, 17 September 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada adik-adik siswa mengenai bagaimana teknologi dan algoritma memengaruhi informasi yang muncul di media sosial.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendapatkan respon dan antusias yang baik dari para siswa SMA Negeri 1 Kendari. Para siswa terlihat aktif dalam mengikuti materi dan memperhatikan penjelasan yang di sampaikan oleh mahasiswa.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu mahasiswa menjelaskan cara berkerja algoritma di media sosial dalam mengatur dan menentukan konten yang muncul di beranda media sosial. Untuk membuat materi mudah dipahami, mahasiswa juga membandingkan isi beranda media sosial dari beberapa siswa yang hadir.

Perbandingan tersebut menunjukan bahwa setiap siswa memeliki tampilan beranda yang berbeda meskipun menggunakan platfrom media sosial yang sama. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh aktivitas menonton masing-masing siswa, seperti riwayat tontonan, like, komentar, riwayat pencarian, serta akun yang sering berinteraksi dengan mereka.

Banyak dari siswa tersebut tidak menyadari bahwa konten politik yang muncul berulang di beranda mereka merupakan hasil dari setiap like, komentar, riwayat pencarian, hingga durasi tontonan yang mereka lakukan sendiri. Nah lewat sosialisasi ini, kami tidak hanya menjelaskan tentang konsep filter bubble dan echo chamber, tetapi kami ingin melatih adik-adik pemilih pemula agar tidak terjebak dalam kesalahan mengumpulkan informasi dan mampu menjadi auditor informasi informasi yang kritis menjelang Pemilu 2029," ujar suhayl saputra selaku ketua tim mahasiswa Komunikasi FISIP UHO

Melalui kegiatan ini, kami mengajak siswa untuk menyadari bahwa konten politik yang muncul di media sosial tidak selalu secara kebetulan. Algoritma dapat mempelajari pola aktivitas pengguna dan kemudian menampilkan konten yang di anggap sesuai dengan ketertarikan mereka.

Sosialisasi ini di harapkan dapat meningkatkan literasi digital dan kesadaran siswa dalan menyikapi informasi tentang politik di media sosial, terutama pada saat menjelang pemilu. Siswa juga di harapkan berpikir lebih kritis dalam menerima, memeriksa dan membagikan informasi yang mereka temukan di media sosial.