Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

Kreativitas di Tengah Kekacauan: Mencari “Owah Gingsir”
Viral

Kreativitas di Tengah Kekacauan: Mencari “Owah Gingsir”

By Redaksi Kompasia
Oktober 21, 2025 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Kreativitas di Tengah Kekacauan: Mencari “Owah Gingsir”

Krisis Bertumpuk dan Peluang untuk Perubahan

Dunia kini sedang menghadapi berbagai krisis yang saling terkait, mulai dari perubahan iklim, ketegangan geopolitik, ketimpangan sosial-ekonomi, hingga disrupsi teknologi kecerdasan buatan. Kondisi ini sering kali terlihat seperti kekacauan yang sulit dikelola. Namun, di balik kacau tersebut, ada peluang besar bagi destruksi kreatif—sebuah konsep yang menunjukkan bahwa perubahan bisa menjadi landasan untuk kemajuan jangka panjang.

Penghargaan Nobel Ekonomi tahun ini diberikan kepada tiga peneliti yaitu Joel Mokyr, Philippe Aghion, dan Peter Howitt (MAH). Pesan utama dari penghargaan ini adalah bahwa meskipun situasi saat ini tampak tidak stabil, perubahan tetap menjadi kunci untuk menciptakan inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Dengan merangkul mekanisme destruksi kreatif, dunia dapat mengatasi tantangan-tantangan yang muncul dan memastikan masa depan yang lebih baik.

Dalam tradisi budaya Jawa, ada pepatah yang menyatakan “Jaman Iku Owah Gingsir”, yang berarti bahwa segala sesuatu selalu berubah dan bergerak. Pesan ini mengingatkan kita bahwa perubahan adalah bagian alami dari kehidupan. Oleh karena itu, kita perlu memiliki kesadaran penuh akan pentingnya fleksibilitas, kesabaran, dan kebijaksanaan dalam menghadapi perubahan.

Dari sudut pandang kosmologis dan evolusioner, destruksi kreatif bisa dilihat sebagai proses “owah gingsir” yang terjadi dalam harmoni atau keseimbangan. Sementara itu, Joseph Schumpeter—tokoh ekonom klasik—menjelaskan bahwa destruksi kreatif adalah kekuatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi. Meski demikian, ia juga pesimistis terhadap masa depan kapitalisme karena khawatir akan kalah oleh birokrasi korporasi dan institusi yang tidak mau berubah.

Menyikapi Siklus Destruksi Kreatif

Bagi MAH, hadiah Nobel adalah pengakuan atas kontribusi mereka dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh inovasi. Mokyr menekankan pentingnya masyarakat yang terbuka terhadap ide-ide baru dan siap menerima perubahan. Sedangkan Aghion dan Howitt menyoroti bahwa destruksi kreatif adalah kunci kemajuan, namun juga membawa konflik—terutama dari pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh perubahan. Untuk itu, konflik harus dikelola secara konstruktif agar inovasi bisa berkembang tanpa terhalang oleh kepentingan lama.

Krisis yang sedang terjadi saat ini menunjukkan bahwa siklus destruksi kreatif sangat kuat. Tidak hanya membawa kehancuran, tetapi juga potensi kemajuan yang besar. Oleh karena itu, siklus ini harus disikapi dengan pendekatan yang realistis dan progresif. Dibutuhkan kerangka besar yang mencakup pilihan sikap yang seimbang antara kebutuhan saat ini dan harapan masa depan.

Peran negara sangat krusial dalam menghindari destruksi yang merusak dan memastikan adanya perubahan yang merawat keberlanjutan. Dalam buku The Power of Creative Destruction karya Philippe Aghion, Céline Antonin, dan Simon Bunel (AAB), dinyatakan bahwa tiga komponen utama yang perlu bekerja sama adalah negara, pasar, dan masyarakat sipil. Ketiganya membentuk “segitiga emas” yang saling melengkapi dan menjamin keseimbangan.

Ironi “Owah Gingsir” dalam Praktik Politik Indonesia

Di tengah konteks Indonesia, terdapat ironi besar dalam penerapan prinsip “owah gingsir”. Pemerintah, yang seharusnya menjadi bagian dari “segitiga emas”, sering kali resisten terhadap perubahan. Alih-alih mengikuti arus perubahan, banyak kebijakan yang justru menunjukkan langkah-langkah regresif. Contohnya, penarikan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pusat yang berpotensi membawa mundur desentralisasi, atau pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP) yang justru bertentangan dengan esensi koperasi itu sendiri.

Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi contoh kebijakan berbasis bukti justru mengalami kekacauan yang mengkhawatirkan. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah sering kali tidak benar-benar mendekati pasar maupun masyarakat sipil, melainkan lebih condong ke sudut eksekutif.

Ironi lainnya adalah bahwa siklus destruksi kreatif justru dihadapkan pada kepentingan status quo dan modus-modus populis yang bertujuan untuk mempertahankan kekuasaan. Akibatnya, yang tercipta bukanlah “owah gingsir” dalam harmoni, melainkan destruksi yang terjadi di bawah tekanan dan pemberangusan. Ini adalah kegagalan fundamental dalam merangkul perubahan demi masa depan bangsa.

995SHARES5.8kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Lirik Saham Danantara dengan Dividen Menarik Tahun Ini →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Viral budaya ekonomi Indonesia inovasi politik

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

budayaekonomiIndonesiainovasipolitik
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
10 Fakta Pengelola Parkir Sukses di Indonesia Lebih Percaya dengan Produk MSM Parking
Previous

10 Fakta Pengelola Parkir Sukses di Indonesia Lebih Percaya dengan Produk MSM Parking

Lirik Saham Danantara dengan Dividen Menarik Tahun Ini
Next

Lirik Saham Danantara dengan Dividen Menarik Tahun Ini

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme