Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

4 aktor intelektual penculikan pembunuhan kacab bank 1756036443221 169.jpeg
news

Kronologi dan Peran 4 Pelaku Pembunuhan Dumaris Sitio

By Redaksi Kompasia
Mei 3, 2026 6 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Kronologi dan Peran 4 Pelaku Pembunuhan Dumaris Sitio

Penangkapan Empat Pelaku Pembunuhan dan Pencurian di Pekanbaru

Polisi berhasil menangkap empat pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan dan pencurian di Pekanbaru. Penangkapan ini dilakukan atas koordinasi antar wilayah oleh tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru dan Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau. Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah, sedangkan dua lainnya ditangkap di Binjai, Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad menjelaskan bahwa keempat pelaku terdiri dari dua laki-laki berinisial SL alias Selamet (34) dan EW alias Erwandi alias Iwan (39), serta dua perempuan berinisial AFT alias Anisa (21) dan L alias Lisbeth (22). Anisa dan Lisbeth berteman saat masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah Kecamatan Parlilitan, Humbang Hasundutan. Sementara itu, SL dan EW juga merupakan teman dekat.

“Ini adalah kasus pembunuhan berencana dan pencurian. Empat orang pelaku telah kami tangkap,” kata Pandra kepada wartawan saat konferensi pers di Polresta Pekanbaru.

Peran Pelaku dalam Kasus

SL, yang merupakan suami siri dari Anisa, bertindak sebagai eksekutor utama dalam kasus ini. Dia memukul kepala dan dada korban sebanyak lima kali hingga tewas. Sedangkan AFT menjadi dalang di balik kejahatan ini. Sebelumnya, AFT pernah menikah dengan anak pertama korban bernama Arnold Meha, namun ia melarikan diri dari rumah mertuanya pada tahun 2023 lalu.

Setelah meninggalkan suaminya yang merupakan anak korban, AFT tinggal di Kota Medan dan bekerja di tempat hiburan malam serta sebuah tempat SPA. Selama bekerja di sebuah SPA di Kota Medan, AFT menjalin hubungan dengan pria SL dan menikah siri. Pasangan ini pun sudah terbiasa mengonsumsi narkoba.

Pada tahun 2026 ini, AFT kembali datang ke Pekanbaru dengan mengajak suami sirinya SL dan dua rekan lainnya. “Otak pelaku adalah AFT. Dia yang merencanakan untuk melakukan kejahatan ini,” ungkap Pandra.

LS bertugas mencari kayu balok yang digunakan sebagai senjata. Kayu tersebut didapat pelaku saat menginap di salah satu hotel di Pekanbaru. EW, yang diajak oleh SL, membantu dalam kasus ini. “SL ini berteman dengan EW, jadi diajak ke Pekanbaru untuk melakukan pembunuhan dan perampokan tersebut,” kata Pandra.

Selain itu, EW juga bertugas membawa anak korban, Arnold Meha atau suami sah dari AFT, dengan sepeda motor menuju Minas, Kabupaten Siak. Arnold Meha diketahui memiliki kebutuhan khusus.

Penangkapan dan Tindakan Tegas

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, menyebutkan bahwa dua pelaku melakukan perlawanan saat ditangkap. Akhirnya, polisi pun menembak dua pelaku lelaki, SL dan EW. “Dua pelaku diberikan tindakan tegas karena melawan petugas,” kata Hasyim. Petugas menembak kedua kaki kedua pelaku. Saat dikeluarkan dari mobil tahanan, kedua pelaku dibawa dengan kursi roda.

Keempat pelaku ini sudah berada di Pekanbaru sejak Sabtu (25/4/2026) dan menginap di sebuah hotel melati di Jalan Riau. Di sana mereka merencanakan yang awalnya ingin merampok, berubah menjadi ingin menghabisi semua isi penghuni rumah termasuk Arnold Meha, anak korban dan adik korban.

Beberapa hari sebelum kejadian, mereka sempat melakukan penggambaran lokasi target yang akan dirampok, yakni rumah korban. Sebelum menghabisi nyawa Dumaris Sitio, pada 8 April 2026, AF dan SL ternyata sempat menggasak rumah keluarga Dumaris Sitio dan berhasil mengambil uang Rp4 juta. Saat itu, di rumah korban hanya ada mantan suaminya Arnold Meha, diketahui berkebutuhan khusus, dan berhasil melarikan uang Rp 4 juta dari rumah tersebut.

Aksi Kedua Berujung Pembunuhan

Pada hari kejadian, 29 April 2026, otak pelaku AF menghubungi suaminya Arnold Meha yakni anak korban dan berjanji bertemu di sebuah ruko di Jalan Sudirman. Setelah bertemu di Jalan Sudirman tersebut, pelaku pun menuju ke rumah korban dan langsung masuk ke dalam rumah. AF yang merupakan menantu ditemani L yang tidak lain adalah teman sekolah SMP AF di Sumut.

“Sampai ke dalam rumah sempat salam korban dan cium tangan, dan ditanya mertuanya kok sudah lama tidak kesini,” ujar korban. Saat ngobrol di dalam rumah, akhirnya seorang laki-laki yang merupakan eksekutor SL masuk dengan pura-pura menagih uang taksi online anaknya. Sambil membawa sebalok kayu yang sudah disiapkan dari hotel tempat mereka menginap, dengan cepat SL menghujam kayu tersebut ke bagian dada dan kepala korban hingga meninggal dunia.

Mayat korban pun langsung diseret ke kamar mandi dan meninggal ditempat, dua pelaku laki-laki itu juga merusak CCTV di rumah korban. Saat bersamaan Arnold Meha, anak korban tiba di rumah dan langsung diajak ngobrol dua pelaku lainnya yang merupakan perempuan yakni AF dan L. Sehingga Arnold belum sampai masuk ke dalam rumah dan belum melihat kondisi ibunya yang sudah tergeletak meninggal dunia.

Rencana Eksekusi Anak Korban

Tidak hanya berencana menghabisi mertuanya, AFT dan komplotannya juga berencana menghabisi semua keluarga korban. Termasuk suaminya Arnold Meha. Saat itu, Arnold diajak untuk menemui keluarga pelaku di Minas Siak, dengan rencana pelaku juga akan mengeksekusi Arnold. Arnold menaiki sepeda motor ditemani satu pelaku EW, sedangkan tiga lainnya naik mobil. Setibanya di Minas, pelaku mulai panik dan rencana untuk mengeksekusi Arnold batal. Akhirnya pelaku memberikan uang Rp 50 ribu kepada Arnold dan menyuruh kembali ke Pekanbaru.

Motif pelaku sendiri sebagai otak pelaku AFT, karena mengaku sakit hati kepada keluarga korban setelah menjadi menantu selama setahun di rumah tersebut. AF menikah dengan Arnold pada 2022 dan meninggalkan rumah mertuanya pada 2023 silam ke Medan. Alasannya sakit hati dan tersinggung dengan mulut korban dan keluarga tersebut.

Kronologi Kejadian dan Peran Pelaku

Berikut kronologi kejadian dan peran empat pelaku dalam kasus perampokan dan pembunuhan Dumaris (60) di Rumbai, Pekanbaru:

Kronologi Kejadian – 8 April 2026: AF (menantu korban) bersama SL (suami siri AF) lebih dulu merampok rumah korban, mengambil uang Rp4 juta. Saat itu hanya ada Arnold (anak korban) di rumah. – 25 April 2026: Keempat pelaku (AF, SL, EW, dan L) tiba di Pekanbaru. Mereka menginap di hotel melati di Jalan Riau dan mulai merencanakan aksi. Awalnya hanya berniat merampok, namun berubah menjadi rencana pembunuhan. – 29 April 2026 (Hari Kejadian): AF menghubungi Arnold dan mengajaknya bertemu di ruko Jalan Sudirman. Setelah itu, AF bersama L masuk ke rumah korban. AF sempat menyapa dan mencium tangan mertuanya, Dumaris. SL masuk berpura-pura menagih uang taksi online, membawa balok kayu yang sudah disiapkan. SL memukul kepala dan dada korban berulang kali hingga tewas, lalu menyeret jasad ke kamar mandi. SL dan EW merusak CCTV rumah korban. Arnold tiba di rumah, namun dialihkan oleh AF dan L agar tidak melihat kondisi ibunya. Arnold kemudian dibawa ke Minas, Siak, dengan rencana awal untuk dibunuh. Namun rencana batal, Arnold diberi uang Rp50 ribu dan disuruh pulang. Para pelaku mengambil perhiasan emas, uang 400 dollar Singapura, paspor, dan ponsel korban.

Setelah Kejadian: Keempat pelaku melarikan diri ke Medan dan sempat pesta narkoba. Hasil tes menunjukkan mereka positif narkoba.

3 Mei 2026 (Ekspose Polisi): Tim gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Jatanras Ditreskrimum Polda Riau menangkap keempat pelaku. AF dan SL ditangkap di Aceh Tengah. EW dan L ditangkap di Binjai, Sumut. SL dan EW ditembak di kaki karena melawan saat penangkapan.

Peran Empat Pelaku

  • Wanita AFT (21, menantu korban): Otak pelaku, merencanakan aksi karena dendam kepada keluarga mertuanya. Menikah dengan Arnold (anak korban) pada 2022, lalu pergi ke Medan pada 2023. Menjalin hubungan siri dengan SL dan mengajak tiga lainnya melakukan aksi.
  • SL (34, suami siri AF): Eksekutor utama. Memukul korban dengan balok kayu hingga tewas. Merusak CCTV rumah korban.
  • EW (39, teman SL): Membantu eksekusi. Membawa Arnold Meha ke Minas dengan sepeda motor, bagian dari rencana untuk menghabisi anak korban. Namun, eksekusi dibatalkan.
  • Wanita L (22, teman sekolah AF): Menyediakan balok kayu dari hotel. Mendampingi AF masuk ke rumah korban. Mengalihkan perhatian Arnold agar tidak melihat kondisi ibunya.

Terperiksa: Anak pertama korban, Arnold Meha, Rahmat Anton Tumanggor dan Wahyu Aman Hasugian. Ketiganya diamankan dan diperiksa karena diduga memiliki keterkaitan dengan pelaku utama, Anisa Florensia Tumanggor, mantan menantu korban. Meskipun diamankan dan diperiksa, ketiganya mengaku tidak terlibat langsung dalam aksi ini. Rahmat Anton Tumanggor dan Wahyu Aman Hasugian hanya mengenal keluarga korban dan juga pelaku utama, Anisa Florensia Tumanggor, yang sama-sama berasal dari Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

718SHARES3.7kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Antoro Bercerita Detik-detik Anaknya Ditangkap Polisi di Pangandaran →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

news berita kasus kriminal kejahatan peradilan pidana

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritakasus kriminalkejahatanperadilan pidana
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
1000292678.jpg
Previous

Tersangka Pembunuh Lansia di Pekanbaru Lari ke Binjai, Ingin Ngontrak Rumah

Kapolres Pangandaran AKBP Dr Andri Kurniawan soal pencurian.jpg
Next

Antoro Bercerita Detik-detik Anaknya Ditangkap Polisi di Pangandaran

Seedbacklink

Berita Populer

1MSM

Palang Parkir Otomatis , Solusi Digitalisasi Parkir Non Tunai Berbasis RFID

Berita Nasional01 Agu 2026
2Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
3Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
4Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
5REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Palang Parkir Otomatis , Solusi Digitalisasi Parkir Non Tunai Berbasis RFID
  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Recent Comments

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Investigasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme