Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

Pilkada melalui DPRD: Solusi Mahal atau Pemicu Masalah Lama?
tranding

Pilkada melalui DPRD: Solusi Mahal atau Pemicu Masalah Lama?

By Redaksi Kompasia
Desember 16, 2025 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Pilkada melalui DPRD: Solusi Mahal atau Pemicu Masalah Lama?

Wacana Pemilihan Kepala Daerah Melalui DPRD Muncul Kembali

Seiring dengan munculnya wacana pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), berbagai pihak mulai mengangkat isu ini. Hal ini tidak hanya diungkapkan oleh para elite partai politik, tetapi juga oleh pemerintah. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa sistem pemilihan yang tidak langsung tidak bertentangan dengan hukum. Menurutnya, undang-undang tidak melarang adanya proses pemilihan seperti itu selama dilakukan secara demokratis.

Tito menjelaskan bahwa istilah demokratis bisa memiliki dua makna, yaitu pemilihan langsung atau melalui perwakilan di DPRD. Selain itu, konstitusi negara, Undang-Undang Dasar 1945, juga tidak melarang sistem pemilihan yang tidak langsung tersebut. Hal ini menjadi dasar bagi beberapa partai politik untuk menyuarakan kembali wacana ini.

Salah satu partai yang aktif dalam menyampaikan wacana ini adalah Partai Golkar. Ketua Umumnya, Bahlil Lahadalia, secara terbuka menyampaikan pendapatnya tentang pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Ia menilai bahwa sistem ini lebih efisien dan dapat menghindari masalah biaya yang tinggi. Meskipun ada pro dan kontra, ia percaya bahwa diperlukan kajian mendalam sebelum memutuskan.

Biaya Politik yang Mahal Menjadi Alasan Utama

Anggota Komisi II DPR-RI, Ahmad Doli Kurnia, menyatakan bahwa pemilihan kepala daerah secara langsung sering kali menghasilkan ekses yang semakin besar dan sulit dikendalikan. Salah satunya adalah biaya politik yang sangat tinggi, yang berdampak pada penyelenggaraan pilkada dan “biaya lain” yang disebut bisa mengancam moral bangsa. Ia menilai bahwa biaya-biaya tersebut belum tentu menghasilkan kepala daerah yang ideal, baik dari segi kualitas pemerintahan maupun dari sisi integritas.

Doli juga menyebut bahwa banyak kepala daerah terjerat kasus hukum, terutama korupsi. Oleh karena itu, ia menilai wacana pemilihan kembali ke DPRD adalah opsi yang patut dipertimbangkan untuk menjaga prinsip demokrasi dan menghadapi masalah politik berbiaya mahal. Partai Golkar, menurutnya, telah melakukan kajian terkait fenomena ini dan memiliki kecenderungan untuk melaksanakan pilkada kembali ke DPRD, terutama untuk pemilihan gubernur.

Namun, sikap partai ini belum final untuk pemilihan di tingkat kabupaten/kota. Doli menjelaskan bahwa kepala daerah tingkat dua perlu tetap dipilih secara langsung agar mendapatkan legitimasi dari rakyat. Namun, dalam konteks penghematan biaya negara dan menjaga moral bangsa, partai Golkar bersedia mempertimbangkan kembali ke DPRD. Ia juga menyebut bahwa opsi lain adalah pelaksanaan pilkada secara asimetris atau hybrid, di mana sebagian daerah tetap menggunakan pemilihan langsung dan sebagian lagi melalui DPRD.

Tidak Ada Jaminan Biaya Lebih Murah

Merujuk pada artikel lama, praktik politik uang terjadi saat pilkada melalui DPRD. Fenomena ini muncul pada masa lalu, seperti di Sukoharjo, Boyolali, dan Lampung Selatan. Dalam pemilihan bupati Sukoharjo, dana besar digunakan untuk mengamankan dukungan fraksi. Sementara itu, di Boyolali, suara fraksi mayoritas justru berpindah dalam pemungutan suara. Di Lampung Selatan, praktik transaksi politik lebih vulgar, dengan uang tunai diberikan kepada anggota DPRD.

Menurut peneliti Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas, Beni Kurnia, tidak ada jaminan bahwa biaya pilkada akan lebih murah jika kembali ke DPRD. Justru, praktik transaksi di lorong gelap akan semakin kuat, dengan pergeseran locus politik uang dari pemilih rakyat ke elit politik di DPRD. Hal ini membuat pengawasan menjadi lebih sulit, karena berlangsung dalam ruang tertutup dan dibungkus dalam proses politik internal lembaga perwakilan.

Beni menegaskan bahwa masalah mahalnya biaya pilkada lebih tepat dibaca sebagai kegagalan tata kelola dan pengawasan, bukan kegagalan sistem pemilihan langsung itu sendiri. Ia menilai bahwa solusi utamanya adalah perbaikan tata kelola dan regenerasi partai politik yang baik.

Kemunduran Demokrasi Lokal

Direktur Eksekutif Komisi Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Herman Nurcahyadi Suparman atau Armand, menyatakan bahwa wacana ini merupakan kemunduran terhadap kedaulatan rakyat, khususnya di tingkat lokal. Ia menilai bahwa memindahkan pilkada langsung ke ruang-ruang DPR/DPRD adalah langkah mundur dari upaya penguatan demokratisasi lokal.

Armand juga menyebut bahwa wacana ini adalah upaya melempar tanggung jawab dari masalah politik berbiaya mahal. Menurutnya, yang menyebabkan politik berbiaya mahal adalah mekanisme transaksi di lorong gelap antara kandidat dan partai politik. Ia menilai bahwa jalan keluarnya bukan kembali pada masa kedaulatan rakyat dirampas kembali, tetapi pada perbaikan tata kelola dan regenerasi partai politik yang baik. Jika partai memiliki sistem kaderisasi dan rekrutmen yang bagus, maka hal-hal seperti politik berbiaya mahal bisa disimplifikasi.

923SHARES9.7kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Lihat di sini, jadwal kapal Pelni Surabaya-Ternate Januari 2026: harga dan pembelian tiket →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding berita Kebijakan Publik politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritaKebijakan PublikpolitikPolitik dan Hukumpolitik dan pemerintahan
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
All new Yamaha Gravis 2026 skutik modern muncul dengan sentuhan desain lebih segar!
Previous

All new Yamaha Gravis 2026 skutik modern muncul dengan sentuhan desain lebih segar!

Lihat di sini, jadwal kapal Pelni Surabaya-Ternate Januari 2026: harga dan pembelian tiket
Next

Lihat di sini, jadwal kapal Pelni Surabaya-Ternate Januari 2026: harga dan pembelian tiket

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme