Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

edukasi tentang kekerasan anak di sekolah e07i dom.jpg
tranding

Psikolog Soroti Kekuatan Keamanan Emosional Anak di Sekolah

By Redaksi Kompasia
Januari 27, 2026 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Psikolog Soroti Kekuatan Keamanan Emosional Anak di Sekolah

Fokus pada Keamanan Emosional Anak dalam Pendidikan

Dalam dunia pendidikan yang semakin kompetitif, banyak orang tua dan guru cenderung memprioritaskan nilai, ranking, serta capaian akademik. Namun, di balik angka-angka tersebut, ada aspek penting yang sering kali terabaikan, yaitu keamanan emosional anak. Tanpa rasa aman dan nyaman secara emosional, anak bisa kehilangan motivasi belajar dan mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran.

Psikolog anak Anastasia Satriyo, M.Psi, menekankan bahwa otak anak tidak dapat bekerja optimal jika sedang dalam situasi bertahan hidup secara emosional. Dalam kondisi seperti ini, anak sulit untuk fokus, mudah cemas, atau bahkan kehilangan minat belajar. Menurutnya, rasa aman berarti anak merasa diterima, tidak dihakimi, dan tidak ditakuti. Dengan rasa aman, bagian otak yang berperan dalam berpikir, memahami, dan memecahkan masalah dapat bekerja dengan baik.

Sebaliknya, ketika anak merasa tertekan, takut salah, atau takut dimarahi, otaknya justru berada dalam mode bertahan hidup. Dalam kondisi ini, anak mungkin tampak malas atau tidak fokus, padahal sebenarnya otaknya sedang melindungi diri dari tekanan emosional. Karena itu, belajar bukan hanya tentang materi pelajaran, tetapi juga proses relasional. Anak selalu bertanya dalam hati: Apakah aku aman untuk mencoba?

Dampak Fokus Berlebihan pada Nilai dan Ranking

Ketika lingkungan belajar terlalu menitikberatkan pada pencapaian akademik, efeknya bisa sangat panjang. Anak yang kesulitan secara akademik cenderung merasa dirinya “bermasalah”, padahal kemungkinan besar gaya belajarnya berbeda dari sistem pengajaran yang ada. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan anak sulit mengenal diri sendiri, cepat burnout, dan kehilangan rasa ingin tahu alami. Padahal, rasa ingin tahu adalah bahan bakar utama dalam belajar.

Anastasia menjelaskan bahwa pendekatan reflektif menjadi solusi penting dalam mengatasi masalah ini. Melalui refleksi, anak diajak untuk memahami bahwa dirinya bukan sekadar hasil akhir. Anak belajar mengenali kekuatan dan area yang perlu dikembangkan, serta memahami bahwa gagal tidak sama dengan tidak berharga. Dari proses ini, kepercayaan diri yang sehat dapat terbentuk.

Model Pembelajaran Reflektif dan Sekolah yang Inovatif

Model reflektif mengajarkan anak bahwa “aku bukan hanya nilai, aku adalah proses”. Pendekatan ini menjadi dasar bagi beberapa sekolah yang berupaya membangun pengalaman belajar yang lebih baik. Salah satunya adalah North Jakarta Intercultural School (NJIS), yang menempatkan kesejahteraan emosional sebagai faktor kunci dalam pembelajaran.

Head of School NJIS, Ezra Alexander, menegaskan bahwa pembelajaran yang bermakna tidak dapat dilepaskan dari kondisi emosional siswa. Menurutnya, kurikulum memiliki peran besar dalam membentuk pengalaman tersebut. Oleh karena itu, NJIS memilih Kurikulum International Baccalaureate (IB), yang dirancang untuk menyeimbangkan tantangan intelektual dengan refleksi dan rasa aman emosional.

Ezra menjelaskan bahwa kurikulum ini memberi ruang bagi setiap anak untuk merasa cukup aman berkata “aku belum bisa”, lalu cukup percaya diri untuk mencoba lagi. Di situlah pembelajaran yang sesungguhnya terjadi. Sekolah harus hadir sebagai ruang aman yang menghargai proses, tidak memberi stigma pada kesalahan, serta tidak memuja capaian akademik.

Masa Depan Pendidikan yang Seimbang

Menurut pandangan Ezra, masa depan pendidikan harus dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar emosional dalam membentuk pribadi anak secara menyeluruh. Pendidikan ke depan tidak bisa berjalan timpang, ia harus menyeimbangkan kemampuan intelektual dengan kesadaran diri, kematangan emosional, dan nilai-nilai kemanusiaan agar anak benar-benar tumbuh sebagai manusia seutuhnya. Dengan demikian, anak akan memiliki fondasi yang kuat untuk menghadapi tantangan di masa depan.

504SHARES6.3kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Seminar Motivasi Ganesha Operation di Medan, Bangkitkan Semangat Siswa Menghadapi Tantangan Pendidikan →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding anak -anak dan keluarga kecemasan pendidikan pengasuhan anak Sistem Pendidikan

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

anak -anak dan keluargakecemasanpendidikanpengasuhan anakSistem Pendidikan
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
jpg 20230425 112038 0000 3617825854.jpg
Previous

Kisah menyedihkan seorang guru olahraga di Blora dengan gaji Rp 200 ribu per bulan

kegiatan meeting on maximizing motivation oleh ganesha opera zqbu.jpg
Next

Seminar Motivasi Ganesha Operation di Medan, Bangkitkan Semangat Siswa Menghadapi Tantangan Pendidikan

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme