Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

SANS TNI POLRI GEREBEK DUA MARKAS KKB DI YAHUKIMO 1.jpg
tranding

Rencana Pemulihan Markas KKB-OPM di Yahukimo oleh TNI

By Redaksi Kompasia
Januari 24, 2026 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Rencana Pemulihan Markas KKB-OPM di Yahukimo oleh TNI

Peristiwa Baku Tembak antara TNI dan OPM di Distrik Dekai

Pada hari Kamis, 22 Januari 2026, terjadi kontak senjata yang signifikan antara pasukan TNI dan kelompok separatis di wilayah Papua. Operasi ini dilakukan oleh Satgas Koops TNI Habema dalam rangka mengamankan keamanan masyarakat serta memutus jalur logistik kelompok bersenjata.

Dalam operasi tersebut, beberapa anggota kelompok OPM dilaporkan tewas, termasuk tokoh penting dalam organisasi tersebut. Selain itu, pasukan TNI berhasil mengamankan berbagai barang bukti seperti senjata api, amunisi, alat komunikasi, perangkat navigasi, telepon genggam, senjata tajam, perlengkapan panah, bendera Bintang Kejora, serta dokumen penting milik TPNPB Kodap XVI/Yahukimo.

Operasi ini juga berhasil membersihkan dua markas utama OPM yaitu Markas Sisibia dan Markas Yalenang di Distrik Dekai. Wilayah ini merupakan salah satu basis utama dari kelompok separatis bersenjata di Provinsi Papua Pegunungan. Selain Yahukimo, wilayah seperti Nduga, Lanny Jaya, Tolikara, dan Yalimo juga menjadi lokasi aktif dari kelompok ini.

Kronologi Operasi dan Baku Tembak

Patroli keamanan dimulai sejak Rabu malam, 21 Januari 2026, dengan penjelajahan ke dua markas utama OPM. Operasi ini dilakukan sebagai respons terhadap ancaman-ancaman yang diberikan oleh kelompok separatis, termasuk penembakan terhadap pesawat sipil dan kendaraan aparat, pembakaran sekolah, serta serangan terhadap warga sipil.

Pada dini hari Kamis, 22 Januari 2026, kontak senjata tak terhindarkan antara Satgas TNI dan anggota OPM. Dalam baku tembak tersebut, beberapa anggota OPM dilaporkan tewas, termasuk tokoh penting dalam kelompok tersebut. Selain itu, pasukan TNI berhasil mengamankan berbagai barang bukti penting yang digunakan oleh kelompok tersebut.

Dukungan Masyarakat Setempat

Selama operasi berlangsung, masyarakat setempat memberikan dukungan penuh untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh TNI dalam mengatasi ancaman dari kelompok separatis.

Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI. Ia menyatakan bahwa penguasaan Jalan Gunung menjadi langkah strategis untuk menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yahukimo.

Ancaman Terhadap Kunjungan Wakil Presiden

Sebelumnya, KKB Papua di Yahukimo sempat menebar ancaman serius yang menyebabkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membatalkan kunjungan kerjanya ke wilayah tersebut pada 14 Januari 2026. Ancaman penembakan terhadap rombongan Wapres menjadi alasan utama pembatalan tersebut.

Mayor Kopitua Heluka, Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo, menyatakan bahwa penembakan terhadap sebuah pesawat sipil yang membawa aparat militer merupakan peringatan keras agar Wapres tidak memasuki wilayah perang di Yahukimo. Ia menegaskan kesiapan kelompoknya untuk menembak rombongan Wapres jika tetap memaksakan kunjungan.

Fakta-Fakta Operasi TNI Rebut Markas OPM di Yahukimo

  1. Terjadinya Baku Tembak: Pada Kamis, 22 Januari 2026, terjadi kontak senjata antara Satgas Koops TNI Habema dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
  2. Lokasi Operasi: Operasi dilakukan di markas utama OPM Kodap XVI Yahukimo, termasuk Markas Sisibia dan Markas Yalenang.
  3. Hasil Operasi: Satgas TNI berhasil merebut dan menguasai markas utama OPM Kodap XVI Yahukimo setelah KKB Papua melarikan diri.
  4. Korban OPM: Beberapa anggota OPM Kodap XVI/Yahukimo dilaporkan tewas, termasuk tokoh penting kelompok tersebut.
  5. Barang Bukti yang Diamankan: Senjata api, amunisi, puluhan selongsong, alat komunikasi, perangkat navigasi, telepon genggam, senjata tajam, perlengkapan panah, bendera Bintang Kejora, dan dokumen TPNPB Kodap XVI/Yahukimo.
  6. Dukungan Masyarakat: Patroli keamanan berjalan aman dan terkendali berkat dukungan seluruh elemen masyarakat setempat.
  7. Ancaman Sebelumnya: KKB Papua sempat menebar ancaman penembakan terhadap rombongan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menyebabkan pembatalan kunjungan kerja ke Yahukimo pada 14 Januari 2026.
  8. Penembakan Pesawat Sipil: Komandan Operasi TPNPB Kodap XVI Yahukimo melaporkan penembakan pesawat sipil yang ditumpangi aparat militer sebagai peringatan keras kepada Wapres Gibran.
  9. Pernyataan TPNPB: TPNPB menegaskan siap menggagalkan pembangunan di Papua jika sengketa politik tidak diselesaikan, dan mengimbau masyarakat Papua untuk tidak memberikan tanah adat kepada pemerintah Indonesia.
  10. Tujuan Operasi TNI: Menjaga kedaulatan NKRI, melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata, memutus ruang gerak dan jalur logistik OPM, serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yahukimo.
  11. Pernyataan Pangkoops Habema: Mayjen TNI Lucky Avianto menegaskan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI dalam operasi ini sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
  12. Wilayah Operasi: Yahukimo merupakan salah satu dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan yang menjadi basis KKB, bersama dengan Nduga, Lanny Jaya, Tolikara, dan Yalimo.
592SHARES3.9kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Khariq Anhar Lepas dari Jerat Hukum, YLBHI: Pelajaran untuk Kepolisian →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding berita Indonesia media berita perang politik

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritaIndonesiamedia beritaperangpolitik
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
Parkir karimun ricuh
Previous

Kontroversi Parkir PT MPK Karimun: Kritik DPRD, Rapat Memanas, dan Evaluasi Pemerintah

280562721.png
Next

Khariq Anhar Lepas dari Jerat Hukum, YLBHI: Pelajaran untuk Kepolisian

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme