Kamis, 1 Oktober 2026Indonesia
Kompasia
Berita Utama

Setahun Memimpin, H. Ing Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole Dorong Transformasi Karimun Lewat Digitalisasi, Investasi, dan Pelayanan Publik

Oleh Tasya Β· Juni 30, 2026 Β· 4 menit baca Penulis Terverifikasi
βœ“ Penulis Verified

TANJUNG BALAI KARIMUN – Tepat sekitar satu tahun sejak dilantik pada Februari 2025, kepemimpinan Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah bersama Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole mulai menunjukkan arah pembangunan yang berfokus pada transformasi pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, digitalisasi birokrasi, serta percepatan pembangunan infrastruktur.

Berbagai program yang dijalankan pemerintah daerah kini mulai terlihat hasilnya. Mulai dari penerapan sistem pelayanan berbasis digital, pembenahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), peningkatan iklim investasi, hingga penyelesaian sejumlah proyek yang sebelumnya belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

MPP yang Sempat Tertunda Kini Bersiap Melayani Masyarakat

Salah satu perhatian publik adalah kelanjutan pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karimun.

Gedung yang pembangunannya sempat tertunda dan belum beroperasi kini dipersiapkan untuk menjadi pusat pelayanan terpadu. Pemerintah Kabupaten Karimun menargetkan MPP menjadi tempat berbagai instansi memberikan pelayanan dalam satu lokasi sehingga masyarakat tidak lagi harus berpindah-pindah kantor untuk mengurus administrasi.

Keberadaan MPP diharapkan mampu mempercepat proses perizinan, pelayanan administrasi kependudukan, investasi, perpajakan, hingga berbagai layanan publik lainnya. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Smart Parking Jadi Langkah Menuju Transparansi PAD

Transformasi digital juga menyentuh sektor perparkiran melalui penerapan Smart Parking menggunakan sistem Mobile Point of Sales (M-POS).

Melalui sistem tersebut, transaksi parkir dicatat secara digital sehingga proses pengawasan menjadi lebih transparan. Pemerintah berharap digitalisasi ini dapat membantu mengoptimalkan penerimaan retribusi parkir sekaligus meminimalkan potensi kebocoran penerimaan daerah.

Selain meningkatkan akuntabilitas, sistem digital memberikan data transaksi yang dapat digunakan sebagai dasar evaluasi dan perencanaan kebijakan ke depan.

Pelabuhan Beralih ke Pembayaran Non-Tunai

Sebagai daerah yang berada di jalur strategis Selat Malaka, Karimun juga mulai menerapkan modernisasi pelayanan di kawasan Pelabuhan Penumpang Tanjung Balai Karimun.

Sistem pembayaran masuk pelabuhan berbasis QRIS dan kartu elektronik diharapkan mampu mempercepat pelayanan, mengurangi antrean kendaraan, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan.

Digitalisasi di sektor kepelabuhanan menjadi bagian dari visi pemerintah untuk membangun pelayanan publik yang lebih efisien dan transparan.

Reformasi BUMD untuk Pelayanan yang Lebih Profesional

Pemerintah Kabupaten Karimun juga melakukan pembaruan manajemen pada sejumlah BUMD, termasuk PT Pelabuhan Karimun (Perseroda) dan Perumda Tirta Mulia.

Langkah tersebut bertujuan meningkatkan tata kelola perusahaan daerah agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik, sekaligus memperkuat kontribusi BUMD terhadap pembangunan daerah.

Karimun Bidik Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Letak Karimun yang strategis di kawasan perbatasan Indonesia, dekat dengan Singapura dan Malaysia, terus dimanfaatkan untuk menarik investasi di sektor industri, perdagangan, logistik, dan kepelabuhanan.

Pemerintah daerah mendorong kemudahan pelayanan perizinan serta menciptakan iklim usaha yang kondusif agar lebih banyak investor menanamkan modal di Karimun. Pertumbuhan investasi diharapkan berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru dan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Bursa Kerja Digital untuk Membuka Peluang

Dalam bidang ketenagakerjaan, pemerintah menghadirkan platform SiapNari sebagai sarana informasi lowongan kerja berbasis digital.

Platform tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh informasi pekerjaan sekaligus mempercepat proses rekrutmen antara perusahaan dan pencari kerja.

Budaya Melayu Tetap Menjadi Identitas Karimun

Di tengah berbagai program modernisasi, pelestarian budaya Melayu tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

Berbagai kegiatan pelestarian bahasa dan budaya terus didorong sebagai bagian dari menjaga identitas daerah, sekaligus memperkuat karakter Karimun sebagai salah satu daerah yang kaya akan warisan budaya Melayu.

Persiapan POPDA X Kepri Diharapkan Gerakkan Ekonomi Lokal

Karimun juga bersiap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) X Provinsi Kepulauan Riau.

Selain menjadi ajang pembinaan atlet muda, penyelenggaraan POPDA diharapkan membawa dampak ekonomi bagi pelaku UMKM, sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan jasa lainnya melalui meningkatnya kunjungan peserta serta tamu dari berbagai daerah.

PJU dan Kesejahteraan ASN Menjadi Bagian dari Prioritas

Pemerintah daerah terus melanjutkan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah ruas jalan sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan pada malam hari.

Di sisi lain, penyelesaian pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN menjadi bagian dari upaya menjaga semangat aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Membangun Karimun yang Lebih Modern

Berbagai program yang dijalankan selama setahun terakhir menunjukkan arah pembangunan yang menitikberatkan pada modernisasi pelayanan publik, transformasi digital, penguatan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur.

Meski masih terdapat tantangan yang harus diselesaikan, langkah-langkah yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Karimun di bawah kepemimpinan H. Ing Iskandarsyah dan Wakil Bupati Rocky Marciano Bawole menjadi bagian dari upaya membangun Karimun yang lebih kompetitif, transparan, dan siap menghadapi perkembangan ekonomi kawasan perbatasan.

Ke depan, keberhasilan program-program tersebut akan sangat ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan, pengawasan yang baik, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Karimun yang semakin maju.

Disclaimer Penulis
Seluruh isi, data, opini, klaim, gambar, tautan, dan materi dalam artikel ini menjadi tanggung jawab penulis, yaitu Tasya. Pengelola situs tidak selalu memiliki kendali editorial atas materi yang dikirimkan penulis. Status penulis: Terverifikasi.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama β€œKompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

πŸ’¬ Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

β˜• Traktir Kopi

Tasya telah mempublikasikan 119 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

Tasya

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia