Lantamal Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Nouldy J Tangka90.jpg
Ringkasan Berita:
Ringkasan Cepat
- ringkasan berita: berkam saweduling, guru smk di talaud korban pemukulan di melonguane kini dirujuk ke rs kandou, kota manado, sulawesi utara.
- berkam dibawa dari rs mala yang berada di talaud, menuju kota manado menggunakan kapal km barcelona iiia.
- begitu tiba di pelabuhan manado, minggu 25 januari 2026 pagi, berkam langsung dievakuasi oleh tim kesehatan dari kodaeral viii.
- kompasia.comberkam saweduling, guru smk di talaud korban pemukulan di melonguane kini dirujuk ke rs kandou, kota manado, sulawesi utara.
- Berkam Saweduling, Guru SMK di Talaud korban pemukulan di Melonguane kini dirujuk ke RS Kandou, Kota Manado, Sulawesi Utara.
- Berkam dibawa dari RS Mala yang berada di Talaud, menuju Kota Manado menggunakan kapal KM Barcelona IIIA.
- Begitu tiba di Pelabuhan Manado, Minggu 25 Januari 2026 pagi, Berkam langsung dievakuasi oleh Tim Kesehatan dari Kodaeral VIII.
KOMPASIA.COMBerkam Saweduling, Guru SMK di Talaud korban pemukulan di Melonguane kini dirujuk ke RS Kandou, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Berkam dibawa dari RS Mala yang berada di Talaud, menuju Kota Manado menggunakan kapal KM Barcelona IIIA.
Menempuh jarak 464 kilometer.
Begitu tiba di Pelabuhan Manado, Minggu 25 Januari 2026 pagi, Berkam langsung dievakuasi oleh Tim Kesehatan dari Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VIII yang dipimpin oleh Kadiskes Kodaeral VIII Letkol Laut (K) OYS.Karundeng mewakili Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla.
Berkam dibawa dengan ambulance Kodaeral VIII menuju RS Kandou yang berada di Jalan Raya Tanawangko, Malalayang, Kota Manado.
Di mana RS tersebut berjarak sekitar 7 kilometer dari pelabuhan Manado.
“Dankodaeral VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla., diwakili Kadiskes Kodaeral VIII bersama Tim Kesehatan Kodaeral VIII membantu mengevakuasi seorang korban pemukulan yang terjadi akibat kesalahpahaman di wilayah Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Minggu (25/1/2026),” terang Kadispen Kodaeral VIII Letkol Laut (P) Rudi Tandirerung, S.H.
Korban mengalami luka akibat peristiwa yang terjadi pada Kamis 22 Januari 2026 malam dan segera mendapatkan penanganan awal sebelum dievakuasi menggunakan kapal Penumpang dari Talaud ke Manado.
Korban dibawa ke Rumah Sakit Prof. Dr. R. D. Kandou Manado untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan aman oleh tim Kodaeral VIII bekerja sama dengan pihak terkait, mengingat kondisi korban yang memerlukan penanganan medis lebih intensif.
“Selama proses evakuasi, korban berada dalam kondisi stabil dan terus dipantau oleh petugas kesehatan Kodaeral VIII,” terang dia.
Sebelumnya, Komandan Kodaeral VIII, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Ops memastikan kelima pelaku pemukulan terhadap korban akan diproses hukum.
“Atas nama pemimpin TNI AL, kami tidak mentolerir segala bentuk tindakan tidak terpuji dan melanggar hukum yang dilakukanoleh anggota TNI AL,” tegas dia.
Saat ini, oknum-oknum TNI AL yang terlibat langsung dengan kejadian ini, sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer TNI Angkatan Laut dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Saat ini, situasi di Melonguane telah kembali kondusif,” ujar dia.
Ungkap dia, pihak Lanal Melonguane sendiri telah menyerahkan bantuan pengobatan dan tali asih kepada korban.
Selanjutnya, Danlanal Melonguane melakukan koordinasi dan mediasi dengan Pemerintah Daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga korban, untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.
“Namun proses hukum tetap berlanjut,” kata dia.
Dirinya mengimbau masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud untuk tetap tenang.
“Kami memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum aparat TNI AL tersebut dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar dia.
Dirinya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat kepulauan Talaud untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta kondusifitas di kepulauan Talaud.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- 5 Best Rooftop Bars in Bali for Sunset Drinks
- Kunjungan Kerja PT MSM Tiga Matra Satria Bersama Pemda Bali, BPD Bali, dan Dishub Bali: Transformasi Pengelolaan Parkir di Pantai Kuta
- 7 Perusahaan Parkir Terbaik di Indonesia
Share this content:
