Hanya 1 UIN Masuk Daftar Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia

Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia Versi THE World University Rankings (WUR) by Subject 2026 Pada 21 Januari 2026, lembaga pemeringkatan…
1 Min Read 0 2

Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia Versi THE World University Rankings (WUR) by Subject 2026

Pada 21 Januari 2026, lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia Times Higher Education (THE) merilis daftar THE World University Rankings (WUR) by Subject 2026. Salah satu bidang yang dinilai adalah Jurusan Hukum. Dalam peringkat ini, terdapat 11 universitas di Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan dari total 425 perguruan tinggi di berbagai negara.

Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN Bandung) menjadi salah satu institusi yang mendapatkan perhatian khusus. UIN Bandung berhasil menempati posisi kelima dalam peringkat Jurusan Hukum terbaik di Indonesia. Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, termasuk dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan pimpinan fakultas.

“Jurusan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung secara konsisten menjaga mutu akademik, penguatan riset, serta tata kelola pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing global berbasis rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Capaian ini menunjukkan bahwa UIN Sunan Gunung Djati Bandung terus berkembang sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang adaptif terhadap standar internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Rektor berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Daftar 11 Universitas dengan Jurusan Hukum Terbaik di Indonesia

Berikut adalah daftar 11 universitas di Indonesia yang memiliki Jurusan Hukum terbaik versi THE WUR 2026:

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM), peringkat dunia: 201-250
  2. Universitas Sebelas Maret (UNS), peringkat dunia: 201-250
  3. Universitas Diponegoro (Undip), peringkat dunia: 301-400
  4. Universitas Islam Indonesia (UII), peringkat dunia: 301-400
  5. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN Bandung), peringkat dunia: 301-400
  6. Universitas Airlangga (Unair), peringkat dunia: 301-400
  7. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), peringkat dunia: 301-400
  8. Universitas Negeri Semarang (Unnes), peringkat dunia: 301-400
  9. Universitas Padjadjaran (Unpad), peringkat dunia: 301-400
  10. Universitas Brawijaya (UB), peringkat dunia: 301-400
  11. Universitas Indonesia (UI), peringkat dunia: 301-400

Kriteria Pemeringkatan Bidang Hukum

Pemeringkatan Jurusan Hukum menggunakan indikator THE WUR. Bobot indikator disesuaikan sesuai dengan bidang studi. Berikut adalah bobot indikator pada THE WUR by Subject 2026 bidang hukum:

  • Pengajaran: Mengevaluasi reputasi pengajaran (21 persen), rasio mahasiswa-staf pengajar (4,5 persen), rasio doktor-sarjana (0 persen), rasio doktor-staf pengajar (4,2 persen), dan pendapatan institusional (2,5 persen).
  • Lingkungan Penelitian: Mengevaluasi reputasi penelitian (21 persen), pendapatan (4,4 persen), dan produktivitas (4,4 persen).
  • Kualitas Penelitian: Mengevaluasi dampak sitasi (12,4 persen), kekuatan penelitian (4,2 persen), keunggulan penelitian (4,2 persen), dan pengaruhnya (4,2 persen).
  • Industri: Mengukur pendapatan dari kemitraan industri (2 persen) dan paten (2 persen).
  • Perspektif Internasional: Mengevaluasi keberadaan mahasiswa (3 persen), pengajar (3 persen), dan penulis studi bersama yang berasal dari luar negeri (3 persen); serta program belajar di luar negeri (0 persen).

Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat Top 1 Jurusan Hukum Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan Top 5 Jurusan Hukum di Indonesia. Peringkat 301–400 dunia menjadi bukti komitmen FSH dalam penguatan kualitas akademik, riset, dan tata kelola pendidikan hukum yang berdaya saing global.

Dekan FSH, Fauzan Ali Rasyid, menyatakan bahwa capaian ini diharapkan semakin memotivasi sivitas akademika untuk terus berinovasi, berprestasi, dan berkontribusi bagi pengembangan ilmu syariah dan hukum di tingkat nasional maupun internasional.

928SHARES2.7kVIEWS

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan