Kisah Mira dan Muti: Dari Eksperimen di Dapur ke Bisnis Donat Mochi yang Viral
Mira dan Muti, dua sahabat yang awalnya hanya ingin bereksperimen di dapur, kini menjadi pemilik bisnis donat mochi yang viral di media sosial. Mave Douchi, pelopor donat mochi pertama di Bogor, telah sukses menarik perhatian banyak orang sejak gigitan pertama. Awalnya, mereka hanya mencoba-coba membuat donat dengan berbagai variasi rasa, seperti cookies, brownies, hingga akhirnya mencoba memadukan dengan mochi. Hasilnya, ternyata sangat cocok.
Pada awal tahun 2025, setelah lulus kuliah, Mira dan Muti mulai mencari pekerjaan. Namun, ide untuk membuat donat mochi muncul, dan tanpa disangka hal itu justru menjadi awal dari bisnis mereka. “Awalnya aku cuma coba-coba bikin donat, pairing sama cookies, brownies, sampai akhirnya aku coba sama mochi, surprisingly cocok banget! Dari situ aku mulai jual online, PO dari rumah,” cerita Mira.
Tiga bulan kemudian, pesanan yang terus meningkat membuat mereka memberanikan diri membuka toko di kawasan Jalan Sempur, Bogor Tengah. Mereka ingin menghadirkan sesuatu yang belum pernah ada di Bogor, yaitu donat dengan sensasi kenyal mochi yang chewy, lembut, dan manisnya pas di lidah.
Nama Mave Douchi memiliki makna mendalam. “Douchi sendiri adalah singkatan dari donat mochi, sedangkan Mave adalah gabungan dari nama Mira dan Muti. VE diambil dari bahasa Italia ‘Vita’ yang artinya kehidupan. Jadi, Mave Douchi simbol perjalanan hidup kita, Mira dan Muti,” jelas Mira.
Perjalanan membangun bisnis ini tidak mudah. Modal awal dikumpulkan dari hasil jualan online, tabungan pribadi, dan bahkan sempat meminjam uang ke beberapa teman. Tantangan terbesar datang dari keharusan untuk terus berinovasi. Dunia kuliner cepat berubah, tren berganti setiap bulan, dan itu membuat mereka harus selalu belajar dan bereksperimen agar produk tetap relevan dengan selera pasar.
Mave Douchi menawarkan 16 varian rasa unik, seperti Carave, Lotuve, Strawyo Clouds, Blueberry Magic Pop, Mavilo, Mave Gold, Chocolava, Butterscotch, Tiramissu, Coo & Cream, Regal Chiz, Midorave Matca, Nonna Fluffa, Mallowgum, Mave’s Midnight Forest, dan Brulee Bloom. “Rasa-rasa itu aku kembangkan dari inspirasi Pinterest dan toko donat luar negeri di Paris dan US, dan tiap varian punya keunikannya sendiri,” kata Mira.
Harga donat mochi dibanderol mulai dari Rp16.000 – Rp25.000. Tekstur chewy lembut khas mochi berpadu dengan donat yang fluffy. Setiap potongan punya lapisan mochi tipis di luar dan isian krim lembut di dalamnya, perpaduan yang bikin nagih dan jadi alasan banyak orang datang kembali.
Popularitas Mave Douchi langsung viral di TikTok, menarik food vlogger dan pengunjung dari Bogor, Jakarta, hingga Bandung. Produksi harian mencapai 350 donat saat weekday, dan 600 – 700 donat saat weekend. Dengan total lebih dari 10.000 donat per bulan dan omzet hingga Rp150 juta.
Di balik kesuksesan Mave Douchi, Mira dan Muti tetap menjaga standar kualitas produk lewat SOP yang ketat. Keduanya masih terjun langsung ke dapur untuk memastikan setiap batch donat sesuai standar rasa dan tekstur yang sudah ditetapkan. “Aku masih turun langsung ke produksi. Kita punya SOP yang nggak bisa diubah, biar rasa dan kualitasnya selalu konsisten,” jelas Mira.
Mira dan Muti fokus mengembangkan varian rasa yang sudah ada serta terus berinovasi dalam produk dan pengalaman pelanggan. Mereka percaya bahwa kreativitas dan keberanian berinovasi menjadi kunci kesuksesan mereka. “Aku harap Mave Douchi bisa terus berkembang, terus mengikuti tren, dan dikenal lebih luas lagi. Buat teman-teman UMKM di luar sana, jangan takut untuk memulai. Kalau yakin sama produkmu, orang lain juga akan percaya,” pesan Mira.
Perjalanan panjang dan dedikasi keduanya dalam menjaga kualitas itulah yang akhirnya membuahkan hasil. Konsistensi rasa dan tampilan yang khas membuat Mave Douchi cepat dikenal luas, bahkan menarik perhatian banyak orang lewat media sosial. Tak heran, banyak pelanggan baru yang datang karena penasaran setelah melihat viralnya donat mochi ini di TikTok.
Beberapa pengunjung asal Bogor, Desi Kurnia dan Novyanti Safarina, mengaku datang ke Mave Douchi setelah melihat video donat mochi viral di TikTok. “Aku tahu dari FYP, penasaran banget soalnya belum pernah coba donat mochi. Pas nyobain yang Lotus dan Caramel, enak banget! Manisnya pas, nggak bikin enek,” kata Desi. “Teksturnya tuh unik, chewy tapi lembut. Tempatnya juga nyaman banget buat nongkrong atau nugas,” tambah Novyanti.
Yang paling membedakan Mave Douchi dari donat biasa adalah perpaduan mochi dan krim di dalamnya. Selain rasanya enak, harga juga dianggap sepadan dengan kualitas. Bagi kamu yang ingin merasakan sensasi lembut dan kenyal Donut Mochi dengan belasan varian rasa menarik, bisa langsung datang ke Mave Douchi di Jalan Sempur No.23, Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Tempatnya nyaman untuk nongkrong, foto-foto, atau sekadar menikmati camilan manis bersama teman dan keluarga.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Pernah Dipecat karena Tunggakan Retribusi, Kini Kelola Parkir Pelabuhan : Publik Karimun Bertanya
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Share this content:
