AA1MbO88.jpg
Kehadiran Menhan dalam Daftar Tokoh Elektabilitas Tinggi Mengundang Perhatian
Direktur Rumah Politik Indonesia (RPI), Fernando Emas, menilai kehadiran Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam daftar sepuluh besar tokoh dengan elektabilitas tinggi menyambut Pilpres 2029 menjadi hal yang menarik dan mengundang pertanyaan. Penilaian ini muncul setelah adanya temuan dari Indonesian Public Institute (IPI) yang dirilis pada 9 Februari 2025 terkait elektabilitas tokoh-tokoh politik.
- kehadiran menhan dalam daftar tokoh elektabilitas tinggi mengundang perhatian direktur rumah politik indonesia (rpi), fernando emas, menilai kehadiran menteri pertahanan sjafrie sjamsoeddin dalam daftar sepuluh besar tok…
- penilaian ini muncul setelah adanya temuan dari indonesian public institute (ipi) yang dirilis pada 9 februari 2025 terkait elektabilitas tokoh-tokoh politik.
- menurut survei ipi, nama sjafrie muncul di posisi ketujuh dengan angka keterpilihan sebesar 7,5 persen.
- angka ini lebih tinggi dibandingkan beberapa tokoh penting seperti ketua dpr puan maharani (5 persen), menteri keuangan purbaya yudhi sadewa (4,9 persen), hingga gubernur maluku utara sherly tjoanda (3,8 persen).
Daftar Isi
Menurut survei IPI, nama Sjafrie muncul di posisi ketujuh dengan angka keterpilihan sebesar 7,5 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan beberapa tokoh penting seperti Ketua DPR Puan Maharani (5 persen), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (4,9 persen), hingga Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda (3,8 persen). Bahkan, Sjafrie berhasil mengungguli nama-nama besar lainnya seperti Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem (3,1 persen), eks Menteri Pariwisata Sandiaga Uno (3 persen), serta Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang hanya memiliki elektabilitas sebesar 1,9 persen.
Meskipun masih kalah dari Presiden RI Prabowo Subianto (22,3 persen), Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (12,2 persen), eks Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (9 persen), eks Gubernur Jakarta Anies Baswedan (8,5 persen), Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (7,9 persen), dan Gubernur Jakarta Pramono Anung (7,8 persen), kehadiran Sjafrie dalam daftar tersebut menunjukkan potensi yang signifikan.
Survei IPI berjudul “Peta Elektabilitas Calon Presiden 2029” dilaksanakan antara 30 Januari 2026 hingga 5 Februari 2026 dengan melibatkan 1.241 responden dari 35 provinsi di Indonesia. Metode pengambilan sampel menggunakan multistage random sampling, dan survei ini memiliki margin of error sebesar 2,78 persen pada tingkat kepercayaan sekitar 95 persen.
Fernando Emas menilai bahwa kemunculan Sjafrie sebagai tokoh dengan elektabilitas tinggi bukanlah hal yang asing dalam konstelasi politik Indonesia. Eks Pangdam Jaya itu, menurutnya, saat ini memiliki pengaruh besar dalam lingkaran kekuasaan. Wataknya yang tegas dan latar belakang militer membuat sosoknya dianggap sebagai salah satu menteri paling kuat di kabinet.
Namun, ia menilai bahwa elektabilitas yang tinggi Sjafrie seharusnya menjadi alarm bagi pihak Istana yang ingin mempertahankan kekuasaan. Ketika seorang Menteri Pertahanan mulai masuk dalam radar calon presiden, maka perlu ada perhatian serius dari pihak terkait.
Fernando juga mengingatkan bahwa fenomena elektabilitas tinggi Sjafrie dapat mengingatkan kita pada peta politik tahun 2004 era pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjabat Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) akhirnya maju dalam kontestasi pilpres dan berhasil memenangkan pemilihan. Hal ini membuktikan bahwa kedekatan personal tidak selalu menjamin loyalitas politik.
Dia menegaskan bahwa peristiwa 2004 bisa saja terulang dengan Sjafrie yang memiliki elektabilitas tinggi dan mungkin bisa menelikung Prabowo pada Pilpres 2029. Peristiwa SBY dan Megawati menjadi pelajaran jelas bahwa ambisi kekuasaan bisa membuat hubungan persahabatan berubah menjadi persaingan sengit.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
