Strategi UMKM di Tengah Maraknya Persaingan Bisnis
Oleh Muhammad Sulthon Mubarok dan Muhammad Sadan Al Hafiz
Artikel Kontributor Berbayar β’ Bukan laporan redaksi
Strategi UMKM di Tengah Maraknya Persaingan BisnisUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Namun, semakin banyaknya pelaku usaha membuat persaingan bisnis menjadi semakin ketat. Saat ini, pelaku UMKM tidak hanya bersaing dengan usaha sejenis di lingkungan sekitar, tetapi juga dengan merek besar yang menawarkan berbagai pilihan produk dan harga. Perkembangan teknologi juga mengubah kebiasaan konsumen dalam mencari dan membeli produk. Oleh karena itu, UMKM perlu memahami perubahan lingkungan bisnis agar mampu bertahan dan tetap menarik minat pelanggan.Berkaitan dengan analisis lingkungan eksternal, persaingan tersebut merupakan faktor yang harus diperhatikan dalam menentukan strategi bisnis. Peluang yang dapat dimanfaatkan UMKM antara lain penggunaan media sosial untuk promosi, penjualan melalui platform digital, dan meningkatnya kesempatan menjangkau konsumen di luar wilayah tempat usaha. Namun, UMKM juga menghadapi ancaman berupa persaingan harga, munculnya produk pengganti, perubahan selera konsumen, serta kekuatan tawar konsumen yang semakin tinggi karena memiliki banyak pilihan. Analisis Lima Kekuatan Porter dapat membantu pelaku UMKM memahami persaingan antarusaha, ancaman pendatang baru, produk pengganti, serta kekuatan tawar pemasok dan konsumen.Strategi yang dapat dilakukan UMKM adalah membangun keunikan produk, menjaga kualitas, memberikan pelayanan yang baik, dan menetapkan harga sesuai dengan nilai yang ditawarkan. Pelaku usaha juga perlu memanfaatkan teknologi secara konsisten, misalnya dengan membuat konten promosi di media sosial, menerima pesanan secara daring, dan menggunakan ulasan pelanggan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, UMKM sebaiknya tidak hanya mengandalkan perang harga karena hal tersebut dapat mengurangi keuntungan. Sebagai gantinya, pelaku usaha dapat menawarkan keunggulan yang membedakan produknya dari pesaing, seperti kemasan menarik, cita rasa khas, pelayanan cepat, atau produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen tertentu.Kesimpulannya, keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh modal yang besar, tetapi juga oleh kemampuan membaca peluang dan menghadapi ancaman dari lingkungan eksternal. Pelaku UMKM perlu melakukan evaluasi secara berkala terhadap tren pasar, strategi pesaing, kebutuhan pelanggan, dan perkembangan teknologi. Analisis tersebut dapat didukung dengan Matriks EFE untuk menilai peluang dan ancaman eksternal, serta Matriks Profil Kompetitif (CPM) untuk membandingkan posisi usaha dengan pesaing. Dengan strategi yang tepat dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan pelanggan, meningkatkan daya saing, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
Referensi
David, F. R. (2011). Strategic management: Concepts and cases (13th ed.). Pearson Education.Dosen Pengampu :
Yunus Nurhasan S.E., M.M.Penulis Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang
1. Muhammad Sulthon Mubarok
2. Muhammad Sadan Al Hafiz
Bagikan Artikel & Dapat Reward
Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.
Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.
Disclaimer & Kebijakan Redaksi
Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.
Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama βKompasiaβ digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.
Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.
Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke
redaksi@kompasia.com
dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.
Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.
π¬ Komentar
0 komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.