5 Doa Penting untuk Acara Resmi Agama Hindu, Termasuk Pelatihan

KPA NEWS –– Pada berbagai acara resmi, doa sering kali menjadi bagian yang penting dalam meminta kelancaran, kesepahaman, pengetahuan, perdamaian,…
1 Min Read 0 1

KPA NEWS –– Pada berbagai acara resmi, doa sering kali menjadi bagian yang penting dalam meminta kelancaran, kesepahaman, pengetahuan, perdamaian, serta keberhasilan bersama.

Berikut daftar doa-doa yang sering digunakan dalam acara resmi beserta makna dan maksud penggunaannya.

1. Doa Mengheningkan Cipta

Mantra:

OM Mata Bhumih Putro Aku Prthivyah

Arti:

Ya Tuhan, semoga tanah air kami senantiasa tenang dan kami selalu mengasihi tanah air kami sebagaimana para leluhur kami.

Makna:

Doa ini dilantunkan selama upacara pengheningan cipta sebagai wujud rasa terima kasih dan penghormatan terhadap tanah air, serta meminta ketenangan dan semangat dalam menjaga bangsa.

     

2. Permohonan doa untuk pembukaan rapat, sidang, atau seminar

Mantra:

OM Sam pergi, Sam berkata

sam vo manamsi janatam

aku beribadah seperti dahulu, mengenali dengan benar

(R.W.X.191.2)

Samano mantrah samitih samani

hati yang sama dan pikiran yang sama adalah sama

sama nama mantra abhi mantra yae vah

samanena vo havisa juhomi.

(R.W.X.191.3)

Samani dan akutih sama dengan jantungnya

Semoga kau selamat, hai jiwa, sebagaimana kau berjuang dengan baik.

(R.W.X.191.4)

Arti:

Ya Tuhan, semoga pertemuan dan rapat ini menghasilkan kesepakatan yang sama seperti para dewa yang bersama-sama menikmati persembahan.

Semoga tujuan bersama tercapai, kesepakatan yang sama terwujud, satu dalam pikiran menuju satu tujuan.

Ya Tuhan, Engkau tetapkan satu tujuan, tujuan bersama kami semua. Kami lakukan persembahan bersama agar tujuan kami menjadi satu, sejalan, dan selaras.

Makna:

Doa ini dipakai ketika menggelar rapat, sidang, seminar, atau forum resmi agar semua peserta memiliki kesepahaman pikiran dan mencapai keputusan yang memberikan manfaat bersama.

3. Permohonan doa dalam kegiatan pelatihan

Mantra:

OM Purwa Jato Brahmano Brahmacari

Dharmam Wasanas Tapasodatistat

Tasmajjatam Brahmanam Brahma

Iyestham Dewasa Sarwe Amrttna Sakama

Arti:

Ya Tuhan, murid-Mu berada di hadapan-Mu, ya Brahman yang penuh kekuatan dan menjadi yang pertama.

Tuhan Yang Maha Esa, berikanlah ilmu dan pikiran yang jernih.

Brahman Yang Agung, setiap makhluk hanya mampu bercahaya karena cahaya-Mu yang selalu mengalir.

Makna:

Doa ini diajukan pada saat pembukaan pelatihan, pendidikan, pembinaan, atau kegiatan pengembangan diri agar peserta mendapatkan ilmu pengetahuan, kebijaksanaan, serta ketajaman berpikir.

4. Doa Penutup untuk Pertemuan, Sidang, dan Berbagai Acara

Mantra:

OM Dyauh santir antariksa santih

prthiva santir apah santir

osadhayah santih vanaspatayah santir

visve devata santih Brahma santih

semua damai, damai saja, damai sekali

sa ma santir edhi.

(Y.W.XXXVI.17)

Arti:

“Tuhan Yang Maha Kuasa, berikanlah ketenangan di langit, damai di ruang angkasa, damai di bumi, damai di air, damai pada tumbuhan, damai pada pohon-pohonan, damai bagi para dewa, damailah Brahma, damai bagi alam semesta, semoga ketenangan selalu datang kepada kami.”

Makna:

Doa ini digunakan sebagai penutup suatu kegiatan guna meminta ketenangan, kesejahteraan, dan berkah setelah seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.

5. Permohonan doa dalam acara pelantikan jabatan

Mantra:

OM Brahman brahmana, brahmavarcana menanglah

gambar raja sura, isavyo’tivyadhi maharatho jayatam

dogdhridhenurvodanad, vanasuh saptih

purandhiryosa jisnu rathestah, seluruhnya pemuda itu

kemenangan akan diraih oleh orang yang bersemangat, para pemberontak tidak akan berhasil

satu orang pria, tidak ada obat yang bisa menyembuhkannya

yogaksemo nah kalpatam

(Y.V.XXII.22)

Arti:

Ya Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga di negeri ini muncul orang-orang yang memiliki pemahaman spiritual yang baik.

Semoga muncul pemimpin-pemimpin yang tangguh dan bijak dalam mengambil keputusan, menjadi pahlawan kuat bagi rakyat, seperti sapi yang memberikan manfaat besar, lembu yang perkasa, dan kuda yang gesit.

Semoga muncul perempuan-perempuan yang sempurna dan bertanggung jawab.

Pemuda-pemuda yang berbakti dan bermanfaat bagi masyarakat serta siap mengorbankan diri.

Semoga hujan turun membawa keberkahan, pohon-pohon berbuah melimpah, dan semua upaya kami berhasil.

Makna:

Doa ini diucapkan selama upacara pelantikan sebagai permintaan agar pemimpin yang dilantik mampu menjalankan tanggung jawab dengan penuh kebijaksanaan serta membawa kesejahteraan bagi rakyat.

Lima doa ini menggambarkan prinsip-prinsip harmoni, persatuan, pengetahuan, kedamaian, dan kesejahteraan yang merupakan bagian penting dalam pelaksanaan acara resmi berdasarkan tradisi Hindu.

(*)

342SHARES1.5kVIEWS

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Redaksi Kompasia