Banjir Melanda Beberapa Desa di Kecamatan Ibu, Halmahera Barat
Sejumlah desa di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara dilaporkan terendam banjir. Peristiwa ini terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang sejak dini hari. Dampaknya, beberapa desa seperti Gamlamo, Tongute Ternate, dan Gam Ici mengalami banjir yang cukup parah.
- banjir melanda beberapa desa di kecamatan ibu, halmahera barat sejumlah desa di kecamatan ibu, kabupaten halmahera barat, maluku utara dilaporkan terendam banjir.
- peristiwa ini terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang sejak dini hari.
- dampaknya, beberapa desa seperti gamlamo, tongute ternate, dan gam ici mengalami banjir yang cukup parah.
- informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa luapan air besar membawa ranting kayu yang mengalir ke permukiman warga.
Daftar Isi
Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa luapan air besar membawa ranting kayu yang mengalir ke permukiman warga. Sejumlah warga terpaksa naik ke atap rumah untuk menyelamatkan diri karena air mencapai ketinggian atap. Di beberapa titik juga dilaporkan terjadi longsor, sehingga menambah kerawanan situasi.
Selain itu, akses jalan menuju beberapa wilayah menjadi terganggu. Salah satunya adalah jalur penghubung antara Kecamatan Jailolo dan Kecamatan Ibu, khususnya di kawasan Gunung Batu. Jalur tersebut meliputi Transkoal, Jailolo, hingga Kampung Baru, Ibu. Kondisi ini membuat mobilitas warga terhambat.
Beberapa fasilitas umum juga dilaporkan rusak akibat banjir. Meski belum ada laporan korban jiwa, namun sejumlah barang berharga warga hilang atau rusak. Saat ini, pemerintah kabupaten bersama tim SAR telah melakukan evakuasi terhadap warga yang tinggal di daerah terdampak.
Respons dari Kepolisian dan Pemkab Halmahera Barat
Kapolres Halmahera Barat, AKBP Teguh Patriot, menyampaikan bahwa hujan deras telah mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Ibu tergenang air. Selain itu, beberapa jembatan dan akses jalan terputus akibat longsoran tanah.
Menyikapi kondisi tersebut, pihaknya bersama Bupati Halmahera Barat telah menggelar apel konsolidasi dengan unsur terkait sebelum menuju lokasi terdampak. “Alat berat seperti eskavator sudah diarahkan, begitu juga pendistribusian bantuan telah diproses untuk didistribusikan ke warga tiga desa terkena musibah,” ujarnya.
AKBP Teguh menjelaskan bahwa saat ini tidak ada korban jiwa. Warga dari tiga desa langsung dievakuasi ke lokasi yang lebih aman, seperti Gereja, Polsek, dan tempat lainnya.
Upaya BPBD dan Tim SAR
Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat, Gunawan MT Ali, mengatakan bahwa pihaknya telah menuju ke lokasi Kecamatan Ibu. Namun, jalan menuju kecamatan tersebut masih tergenang air, sehingga sulit diakses. “Hari ini juga macet karena airnya masih tinggi,” katanya.
Ia menyatakan bahwa penanganan secara keseluruhan belum sepenuhnya terealisasi. Informasi yang diterima sejak malam menunjukkan bahwa Desa Gamlamo dan Tongute Ternate di Kecamatan Ibu terendam banjir. Komunikasi dengan pihak kecamatan juga mengalami kendala akibat jaringan yang tidak stabil.
Untuk itu, BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dalam beraktivitas di tengah kondisi cuaca ekstrem,” ujarnya.
Keterlibatan Basarnas dalam Operasi Penyelamatan
Sementara itu, Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, menambahkan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim SAR ke lokasi terdampak. “Kami memberangkatkan satu Search and Rescue Unit (SRU) menggunakan kapal KN SAR 237 Pandu Dewanata dari Pelabuhan Ahmad Yani menuju Pelabuhan Jailolo,” katanya.
Selain itu, SRU 2 diberangkatkan menggunakan Rescue Car dan truk personel menuju Pelabuhan Sidangoli, kemudian bergerak langsung ke lokasi banjir di Kecamatan Ibu untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak.
Unsur yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Basarnas, BPBD Provinsi Maluku Utara, BPBD Halmahera Barat, TNI/Polri, potensi SAR lainnya, serta masyarakat setempat.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Kunjungan Kerja PT MSM Tiga Matra Satria Bersama Pemda Bali, BPD Bali, dan Dishub Bali: Transformasi Pengelolaan Parkir di Pantai Kuta
- 7 Perusahaan Parkir Terbaik di Indonesia
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Share this content:
