Penggunaan Tol Kutepat Selama Nataru 2025/2026 Berjalan Lancar
Selama masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 hingga 2026, ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) mencatatkan jumlah kendaraan yang melintasi segmen Sinaksak–Simpang Panei sepanjang 12,55 km. Ruas tol ini dibuka secara fungsional pada 16 Desember 2025 dan ditutup kembali pada 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB. Dalam periode tersebut, sebanyak 88.867 kendaraan melintasi jalur tersebut.
Selama 20 hari operasional fungsional, pengguna jalan menikmati keamanan dan kelancaran dalam berlalu lintas. Kebanyakan kendaraan yang melintasi ruas ini adalah kendaraan golongan I atau kendaraan pribadi. Direktur Utama PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), Dindin Solakhuddin, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat menunjukkan kepercayaan terhadap infrastruktur jalan tol dalam mendukung perjalanan yang lebih efisien dan nyaman.
“Fungsi dari ruas Sinaksak–Simpang Panei memberikan kemudahan bagi pengguna jalan dalam melakukan perjalanan. Ini juga membantu memangkas waktu tempuh serta meningkatkan kenyamanan selama perjalanan,” ujar Dindin.
Puncak arus mudik terjadi pada 21 Desember 2025 dengan volume lalu lintas mencapai 25.590 kendaraan. Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada 4 Januari 2026 dengan jumlah kendaraan mencapai 40.815 unit. Data ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur akhir tahun yang diakomodasi oleh ruas tol Kutepat.
Rest Area KM 99 Menjadi Fasilitas Favorit Pengguna Jalan
Selain layanan ruas fungsional, Rest Area KM 99 yang terletak di ruas Tol Tebing Tinggi–Indrapura menjadi salah satu fasilitas yang ramai dikunjungi pengguna jalan. Rest area ini digunakan sebagai tempat beristirahat yang nyaman sambil memenuhi kebutuhan perjalanan melalui penyediaan fasilitas lengkap dan representatif.
“Rest Area KM 99 memberikan nilai tambah bagi pengguna jalan saat melintasi ruas tol ini,” kata Dindin.
Rest Area KM 99 juga menjadi daya tarik utama karena menyediakan puluhan kuliner dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta Mini Galeri Budaya Sumatera Utara di Plaza B. Sejak dioperasikan pada 19 Desember 2025, rest area ini mencatat animo tinggi dari pengguna jalan. Lebih dari 22 ribu kendaraan telah singgah di sini, dengan puncak kunjungan tercatat pada 2 Januari 2026.
Dindin menjelaskan bahwa kehadiran Mini Galeri Budaya Sumatera Utara memberikan pengalaman yang berkesan bagi pengguna jalan. Fasilitas ini menjadi ruang edukasi untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Sumatera Utara. Pengguna jalan tidak hanya bisa beristirahat, tetapi juga dapat mengenal dan mengapresiasi warisan budaya daerah saat singgah di rest area.
Persiapan Operasional Penuh Ruas Tol Sinaksak–Simpang Panei
Saat ini, ruas Tol Sinaksak–Simpang Panei masih dalam proses penyempurnaan aspek keselamatan dan standar pelayanan. Hamawas menargetkan agar ruas ini dapat beroperasi secara penuh pada masa libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.
Dindin menyampaikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam memastikan kelancaran operasional selama Nataru. Keberadaan ruas tol dan fasilitas pendukung seperti rest area ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung perjalanan yang lebih lancar dan nyaman.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
