Penunjukan John Herdman sebagai Pelatih Timnas Indonesia Dinilai Tepat
Penunjukan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk pengamat sepak bola nasional Rizal Pahlevi. Ia menilai bahwa penunjukan ini memberikan kejelasan terkait sosok yang akan memimpin Tim Merah Putih dalam proyek jangka panjang menuju level dunia.
Menurut Rizal, Herdman adalah figur yang tepat karena memiliki rekam jejak nyata dalam membawa sebuah negara melaju hingga ke Piala Dunia. Hal ini menjadi hal yang belum pernah dilakukan oleh banyak pelatih lainnya. Pengamat yang akrab disapa Rizal itu mengungkapkan bahwa CV (Curriculum Vitae) Herdman lebih baik dibandingkan pelatih lain seperti Patrick Kluivert, karena ia pernah berhasil membawa timnas Kanada menembus Piala Dunia setelah lama absen.
Pengalaman yang Berharga bagi Timnas Indonesia
Pengalaman Herdman menjadi nilai krusial bagi Indonesia yang sedang membangun tim dengan ambisi besar. Sebagai pelatih yang tidak hanya memahami taktik, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memimpin proses panjang dalam membentuk tim nasional dari nol hingga kompetitif.
Rizal menilai bahwa Herdman telah membuktikan kemampuannya dalam memimpin sebuah negara mencapai target penting. Dalam hal ini, ia yakin bahwa Herdman bisa membantu Indonesia mencapai tujuan serupa.
Selain itu, Rizal juga melihat kesamaan tantangan antara situasi Indonesia saat ini dan Kanada ketika Herdman mulai menangani timnas Kanada. Salah satu tantangan utama adalah integrasi pemain diaspora dengan pemain lokal. Proses ini tidak mudah dan membutuhkan pendekatan khusus agar para pemain merasa menjadi bagian dari satu identitas tim.
Kesamaan dengan Situasi di Kanada
Herdman telah membuktikan kemampuannya bersama Kanada dalam meyakinkan proyek timnas Kanada untuk tampil di Piala Dunia 2022. Ia juga berhasil meyakinkan beberapa pemain untuk membela Kanada meskipun mereka memiliki opsi negara lain.
Contohnya, Rizal menyebut keberhasilan Herdman dalam meyakinkan pemain keturunan seperti Jonathan David dan Alphonso Davies. Mereka sebenarnya memiliki banyak pilihan negara, tetapi akhirnya memilih membela Kanada. Pengalaman ini dinilai relevan dengan kondisi timnas Indonesia yang kini dihuni banyak pemain diaspora.
Tantangan di Tahun Ini
Lebih lanjut, Rizal menilai bahwa tahun ini akan menjadi periode krusial bagi Herdman untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai pelatih. Padatnya agenda kompetisi menjadi ujian awal bagi pelatih berusia 50 tahun tersebut.
Ia berharap bahwa tahun ini bisa menjadi awal yang baik dalam upaya memutus dahaga trofi bagi timnas Indonesia. Dua ajang besar yang akan diikuti timnas Indonesia pun disebut akan menjadi tolok ukur awal perjalanan Herdman bersama skuad Garuda.
Turnamen sebagai Pembuktian Cepat
Turnamen seperti Piala AFF dan Piala Asia akan menjadi pembuktian cepat bagi John Herdman. Dengan jadwal yang padat, ia harus mampu menunjukkan kemampuannya dalam memimpin timnas Indonesia menuju level yang lebih tinggi.
Rizal menilai bahwa ini adalah uji coba awal bagi Herdman untuk membuktikan bahwa dia mampu membawa timnas Indonesia ke arah yang benar dan meningkatkan prestasi negara di kancah internasional.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
