AA1TodRN.jpg
Peluang Kembali Berdenyutnya Sektor Properti di Jawa Barat
Pembukaan kembali perizinan pembangunan perumahan di Jawa Barat mulai Februari 2026 memberikan angin segar bagi sejumlah pengembang properti. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah mengizinkan kembali pembangunan proyek perumahan setelah sebelumnya dibatasi. Keputusan ini berpotensi menjadi sentimen positif bagi emiten properti yang beroperasi di wilayah tersebut.
- peluang kembali berdenyutnya sektor properti di jawa barat pembukaan kembali perizinan pembangunan perumahan di jawa barat mulai februari 2026 memberikan angin segar bagi sejumlah pengembang properti.
- gubernur jawa barat, dedi mulyadi, telah mengizinkan kembali pembangunan proyek perumahan setelah sebelumnya dibatasi.
- keputusan ini berpotensi menjadi sentimen positif bagi emiten properti yang beroperasi di wilayah tersebut.
- sejumlah pengembang seperti pt sentul city tbk (bksl), pt puradelta lestari tbk (dmas), pt ciputra development tbk (ctra), dan pt metropolitan land tbk (mtla) diyakini akan mendapat manfaat dari kebijakan baru ini.
Daftar Isi
- Peluang Kembali Berdenyutnya Sektor Properti di Jawa Barat
- Perubahan Arah Kebijakan Tata Ruang
- Proses Persiapan Proyek Strategis
- Prospek Kinerja Emen Properti di Tahun Ini
- Kinerja PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
- Peran Grup Lippo dalam Pengembangan Perumahan
- 🔥 Postingan Populer
- About the Author
- AutoIndex: Portal Berita & Media Online
Sejumlah pengembang seperti PT Sentul City Tbk (BKSL), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), dan PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) diyakini akan mendapat manfaat dari kebijakan baru ini. Investment Specialist Korea Investment Sekuritas Indonesia, Ahmad Faris Mu’tashim, menilai bahwa pencabutan moratorium izin pembangunan dapat menjadi katalis positif bagi sektor properti.
Namun, dalam jangka pendek, dampaknya dinilai netral karena biaya pembiayaan untuk proyek baru relatif stabil. Meski demikian, tren penurunan suku bunga selama satu tahun terakhir memberi ruang bagi pengembang untuk memulai proyek baru dengan biaya lebih rendah. Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 20–21 Januari 2026, meskipun nilai tukar rupiah melemah mendekati Rp 17.000 per dolar AS.
Perubahan Arah Kebijakan Tata Ruang
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa pembukaan kembali perizinan pembangunan perumahan akan disertai perubahan arah kebijakan tata ruang. Pernyataan ini disampaikan usai bertemu dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Ia menyatakan bahwa hasil kajian pemerintah daerah akan menjadi dasar transisi besar-besaran dari pembangunan perumahan tapak menuju hunian vertikal.
Selain itu, Dedi menyoroti banjir yang sering melanda Jawa Barat sebagai konsekuensi dari alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Ia menegaskan bahwa area-area berpotensi banjir tidak boleh lagi dibangun sebagai kawasan perumahan. Kebijakan ini juga menjadi ajang seleksi bagi para pengembang, hanya yang mampu membangun hunian vertikal yang akan bertahan di kawasan perkotaan seperti Bandung.
Proses Persiapan Proyek Strategis
Meski rekomendasi kajian baru akan keluar pada Februari mendatang, Dedi memberi peringatan tegas bahwa sejumlah kawasan tetap tidak boleh tersentuh pembangunan demi menjaga kelestarian ekologi. Pengembang juga akan diwajibkan mengantongi rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelum izin dikeluarkan.
Untuk proyek yang telah mengantongi izin, Dedi mengingatkan adanya kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang diperkuat ketentuan Kementerian ATR/BPN terkait larangan alih fungsi lahan.
Prospek Kinerja Emen Properti di Tahun Ini
PT Sentul City Tbk (BKSL) merujuk pada paparan publiknya, manajemen BKSL menyebut kinerja sepanjang 2025 yang relatif solid menjadi landasan optimisme menyambut 2026. Manajemen BKSL menilai ada indikasi penurunan suku bunga yang lebih agresif ke depan, yang berpotensi mendorong sektor properti seiring peluang penurunan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR).
Pada 2026, BKSL akan melanjutkan pengembangan kawasan terintegrasi yang menggabungkan hunian, area non-residensial, dan fasilitas perkotaan. Di segmen residensial, perseroan mengembangkan kawasan Spring City serta berencana memasarkan Cluster Spring Garden 2 dan Spring Hills. Di sisi non-residensial, BKSL akan memperluas area komersial yang mencakup perkantoran, shopping district, fasilitas rekreasi, pendidikan, hingga sarana olahraga. Perseroan juga berencana mengembangkan kawasan kota kesehatan bertajuk BIOTOWN, yang mengintegrasikan layanan kesehatan, pendidikan, riset biomedis, dan fungsi perkotaan.
Kinerja PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
Berdasarkan data Stockbit, CTRA mencatatkan tingkat realisasi target marketing sales 2025 tertinggi, yakni mencapai 76%. Analis Maybank Sekuritas Indonesia Kevin Halim dan Jeffrosenberg Chenlim mencatat CTRA membukukan laba sembilan bulan pertama 2025 sebesar Rp 1,6 triliun, meningkat 27% yoy, sejalan dengan proyeksi internal dan konsensus pasar.
Momentum laba diperkirakan akan semakin kuat pada kuartal IV 2025, didorong oleh peningkatan serah terima unit hasil pre-sales yang bebas PPN. Maybank Sekuritas mempertahankan proyeksi laba CTRA untuk FY25–27 dan rekomendasi beli dengan target harga Rp 1.300, yang mencerminkan diskon 70% terhadap RNAV serta valuasi 9,4x P/E FY26E.
Peran Grup Lippo dalam Pengembangan Perumahan
Grup Lippo, termasuk PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), turut mengembangkan perumahan di Kabupaten Bekasi lewat PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK). Sentimen LPCK juga datang dari rencana Kementerian Perumahan untuk menjadikan kawasan Meikarta yang dikembangkan Lippo sebagai rusun subsidi.
Sekretaris Perusahaan Lippo Cikarang, Peter Adrian, mengatakan perseroan akan mendukung Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam upaya mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan perkotaan. Saat ini, Lippo Cikarang tengah mengkaji lebih lanjut atas rencana tersebut. Peter menjanjikan setiap bentuk penyediaan maupun kerja sama dilaksanakan sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Kunjungan Kerja PT MSM Tiga Matra Satria Bersama Pemda Bali, BPD Bali, dan Dishub Bali: Transformasi Pengelolaan Parkir di Pantai Kuta
- 7 Perusahaan Parkir Terbaik di Indonesia
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Share this content:
