Kapolres AKBP Arif Diperlakukan Buruk Saat Laporkan Kehilangan Sepedanya

Pengalaman Pribadi Kapolres Lamongan yang Menyentuh Hati Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, memiliki kisah menarik yang dibagikan melalui akun media…
1 Min Read 0 5

Pengalaman Pribadi Kapolres Lamongan yang Menyentuh Hati

Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, memiliki kisah menarik yang dibagikan melalui akun media sosialnya. Dalam ceritanya, ia menceritakan pengalaman tidak menyenangkan saat melaporkan kehilangan sepeda kepada petugas polisi. Peristiwa ini terjadi beberapa tahun lalu dan membuatnya merasa diperlakukan tidak adil.

Tidak Dilayani dengan Baik

AKBP Arif mengungkapkan bahwa saat ia datang ke kantor polisi untuk melaporkan pencurian sepeda miliknya, petugas piket tidak memberikan perhatian serius. Ia bahkan tidak menyebutkan identitasnya sebagai seorang polisi. Namun, alih-alih mendapatkan pelayanan yang baik, oknum petugas justru bertanya tentang harga sepeda yang hilang. Hal ini membuat hati AKBP Arif sedikit terluka dan emosinya memuncak hingga melontarkan kata-kata kasar.

Penjelasan dari Kapolres

Dalam unggahannya di Instagram, AKBP Arif menjelaskan bahwa tujuan ia bercerita adalah untuk mengingatkan seluruh aparat agar memiliki empati terhadap masyarakat, terutama mereka yang sedang mengalami kesulitan. Baginya, setiap laporan dari warga harus dianggap penting, tidak peduli seberapa besar kerugian materi yang dialami. Ia menekankan bahwa barang yang hilang bisa bernilai rendah secara finansial, tetapi sangat berharga bagi pemiliknya.

Latar Belakang Kapolres Arif Fazlurrahman

AKBP Arif Fazlurrahman lahir di Jakarta pada 9 Juni 1984. Sebelum menjadi Kapolres Lamongan, ia telah menjalani berbagai jabatan dalam Korps Bhayangkara. Awalnya, ia tidak tertarik menjadi polisi karena menganggap profesi ini menyeramkan. Namun, setelah didiskusikan oleh orangtuanya, ia memutuskan untuk masuk Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2002.

Di Akpol, ia berhasil lulus dengan peringkat ke-65 dari 250 peserta. Selama masa pendidikan, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS dan lomba Olimpiade. Setelah lulus, ia mulai menjalani karier sebagai Perwira Pertama di Polwil Kediri dan kemudian dipindahkan ke berbagai tempat seperti Polres Tulung Agung, Gorontalo, dan Polda Metro Jaya.

Jabatan dan Tanggung Jawab

Sebelum menjabat sebagai Kapolres Lamongan, AKBP Arif pernah menjabat sebagai Kapolres Blitar Kabupaten. Ia juga pernah menjadi Kasat Lantas Polrestabes Surabaya hingga Januari 2025. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kasubag Pangkat di Biro SDM Polda Metro Jaya pada 2016.

Harta Kekayaan yang Terlaporkan

Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), AKBP Arif Fazlurrahman terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 27 Januari 2026. Total harta kekayaannya mencapai sekitar Rp3,5 miliar. Rincian harta tersebut meliputi tanah dan bangunan, kendaraan, serta kas dan setara kas.

Harapan untuk Masa Depan

AKBP Arif berharap tidak ada lagi oknum polisi yang mengabaikan laporan dari masyarakat. Ia ingin semua aparat dapat memberikan pelayanan yang baik dan penuh empati kepada warga. Baginya, setiap laporan harus dianggap serius, karena masyarakat berhak dilayani dengan baik, terlepas dari nilai kerugian yang dialami.

Dengan kisah ini, AKBP Arif Fazlurrahman menunjukkan bahwa ia tidak hanya seorang pemimpin yang tangguh, tetapi juga seorang yang peduli terhadap kebutuhan dan perasaan masyarakat.

384SHARES3.1kVIEWS

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Redaksi Kompasia