Jangan Salah Cas Mobil Listrik, Ini Cara Cek Pemadaman PLN di HP

Jangan Sampai Kehabisan Daya Mobil Listrik, Ini Cara Memeriksa Jadwal Pemadaman PLN Menggunakan Ponsel Jangan Sampai Kehabisan Daya Mobil Listrik,…
1 Min Read 0 1
Jangan Sampai Kehabisan Daya Mobil Listrik, Ini Cara Memeriksa Jadwal Pemadaman PLN Menggunakan Ponsel

Jangan Sampai Kehabisan Daya Mobil Listrik, Ini Cara Memeriksa Jadwal Pemadaman PLN Menggunakan Ponsel

Agar tidak mengalami kegagalan saat mengisi daya mobil listrik di rumah, ini cara mengecek jadwal pemadaman listrik PLN menggunakan ponsel

KOMPASIA.COM/ Tips & Trick

Ferdian 22 Juni, pukul 09.30 22 Juni, pukul 09.30

KOMPASIA.COM– Gangguan pasokan listrik yang terjadi di beberapa daerah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian masyarakat, termasuk pengguna kendaraan listrik yang bergantung pada pengisian daya di rumah.

Diketahui bahwa PT PLN (Persero) mengakui adanya masalah teknis operasional dan gangguan pada dua unit pembangkit besar yang menyebabkan penurunan kemampuan pasokan listrik di sistem kelistrikan Jawa.

Bagi pemilik kendaraan bertenaga listrik, keadaan ini perlu mendapat perhatian.

Karena, sebagian besar pengguna kendaraan listrik mengisi baterai mereka di rumah melalui pengisian daya khusus.

Jika aliran listrik terputus selama proses pengisian berlangsung, maka pengisian akan berhenti secara otomatis.

Meskipun sistem keamanan pada kendaraan listrik dan perangkat pengisi daya umumnya dirancang untuk menghadapi situasi tersebut, pemilik kendaraan tetap sebaiknya bersiap-siap agar jadwal penggunaan mobil tidak terganggu.

Terlebih jika baterai kendaraan sedang dalam keadaan lemah dan mobil akan digunakan untuk perjalanan jauh atau aktivitas sehari-hari keesokan harinya.

Pemadaman aliran listrik yang berlangsung selama beberapa jam dapat menghambat proses pengisian baterai sehingga tidak selesai sesuai rencana.

Diketahui bahwa baterai kendaraan listrik memiliki jumlah siklus pengisian yang terbatas, biasanya sekitar 3.000 hingga 5.000 kali pengisian.

“Baterei memiliki siklus umur, sekitar 3.000 hingga 5.000 kali pengisian. Jadi memang bisa mengurangi siklus umur baterai, tetapi matinya listrik itu jarang terjadi,” ujar Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady, dikutip Kompas.com, Jumat (19/6/2026).

Oleh karena itu, memperoleh informasi pemadaman listrik lebih dini dapat membantu pemilik kendaraan listrik dalam merencanakan jadwal pengisian baterai.

Jika terjadi pemeliharaan jaringan atau kemungkinan pemadaman listrik di area tempat tingapat, pengisian baterai dapat dilakukan lebih dini atau mencari alternatif tempat pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

PLN menawarkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile agar pelanggan lebih mudah mendapatkan informasi mengenai gangguan atau pemadaman listrik.

Dengan fitur “Cek Padam Sekitar Saya”, pelanggan bisa memperoleh informasi mengenai kondisi pasokan listrik di sekitar tempat tinggal tanpa perlu menghubungi layanan pelanggan.

Langkah-Langkah Cek Pemadaman Listrik;

– Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile pada ponsel Anda.

– Masuk dengan menggunakan nomor telepon yang sudah terdaftar.

– Di halaman utama, pilih opsi Pengaduan. Klik fitur Pemeriksaan Pemadaman di Sekitar Saya.

– Masukkan atau pilih ID Pelanggan serta nomor meter.

– Tunggu sejenak sampai sistem menampilkan data.

– Berikutnya, sistem akan menampilkan peta digital beserta data kondisi pasokan listrik di sekitar lokasi pelanggan.

Data tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemilik kendaraan listrik dalam merencanakan pengisian baterai kendaraannya.

Dengan memahami adanya perawatan jaringan atau kemungkinan pemadaman listrik, pemilik kendaraan bisa menghindari pengisian baterai pada waktu yang berpotensi terganggu.

Selain itu, pengguna juga memiliki kesempatan untuk mencari alternatif pengisian daya di SPKLU terdekat jika kendaraan memerlukan tambahan daya untuk mendukung mobilitas harian.

   

Copyright KOMPASIA.COM2026

Related Article

875SHARES3.1kVIEWS

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Redaksi Kompasia