kelolawisata.com |Pemadaman listrik dapat menimbulkan masalah ketika ponsel Anda mulai kehabisan daya.
Terutama jika kapasitas baterai yang ada terlalu sedikit, atau sudah mengalami penurunan kualitas.
Meskipun dapat diatasi dengan menggunakan powerbank, namun bila tidak tersedia atau listrik mati dalam waktu yang lama, membuat penggunaan ponsel menjadi sangat sulit dan terbatas.
Baterai yang cepat habis bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti penggunaan fitur yang boros daya, sinkronisasi otomatis, koneksi wifi yang terus menyala, hingga penggunaan charger palsu yang berdampak buruk pada sistem baterai ponsel Anda.
Oleh karena itu, berikut metode menghemat daya baterai saat terjadi pemadaman listrik, agar ponsel Anda tidak boros dan bisa digunakan lebih lama.
Mengutip informasi dari situs samsung.com dan telkomsel.com pada (22/6), berikut cara menghemat baterai saat terjadi pemadaman listrik bergilir.
-
Matikan GPS
GPS atau fitur lokasi yang aktif dapat menghabiskan daya lebih besar. Akibatnya, baterai ponsel Anda menjadi lebih cepat habis karena penggunaan daya yang berlebihan.
Tindakan yang bisa Anda lakukan adalah menonaktifkan fitur GPS, sehingga penggunaan energi baterai bisa lebih hemat.
-
Redupkan layar
Layar ponsel yang terlalu menyala memerlukan konsumsi daya yang lebih besar, sehingga dapat mempercepat pengosongan baterai. Jika digunakan dalam jangka waktu lama dengan kecerahan tinggi, baterai akan habis lebih cepat. Untuk menghemat daya baterai, Anda bisa mengurangi tingkat kecerahan layar sesuai dengan kebutuhan.
-
Nonaktifkan fitur yang tidak digunakan
Beberapa fitur dan program pada ponsel dapat menghabiskan daya baterai yang cukup besar, salah satunya adalah Bluetooth yang terus aktif meskipun tidak digunakan.
Agar menghemat daya baterai, Anda bisa mematikan fitur bluetooth serta aplikasi lain yang berjalan dan menghabiskan energi. Dengan demikian, penggunaan baterai menjadi lebih optimal dan tidak cepat habis.
-
Sortir aplikasi
Bukan hanya fitur bluetooth, beberapa aplikasi juga bisa menghabiskan daya baterai secara signifikan. Untuk mengetahui hal ini, Anda dapat memeriksa menu pengaturan di ponsel dan melihat penggunaan baterai masing-masing aplikasi.
Dari sana, Anda dapat mengenali aplikasi yang paling boros baterai kemudian membatasi atau menonaktifkannya agar baterai bertahan lebih lama.
-
Jangan gunakan wifi secara berlebihan
Penggunaan wifi yang terlalu sering juga bisa menyebabkan baterai habis lebih cepat karena perangkat terus-menerus mencari dan mempertahankan koneksi jaringan.
Untuk menghemat energi saat terjadi pemadaman listrik, Anda dapat beralih ke paket data jika diperlukan atau menonaktifkan wifi saat ponsel tidak digunakan. Tindakan ini bisa membantu menjaga daya baterai tetap tahan lama selama listrik mati.
-
Pakai caherger ori
Selain penggunaan aplikasi dan fitur, penggunaan charger yang tidak sesuai juga berdampak buruk pada kesehatan baterai. Akibatnya, kualitas baterai menurun dan daya habis lebih cepat. Sebaiknya gunakan charger asli dari ponsel Anda, agar menjaga kualitas baterai agar tetap awet.
-
Batasi sinkronisasi aplikasi
Sinkronisasi perlu dibatasi karena membutuhkan konsumsi baterai yang tinggi. Mengurangi frekuensi sinkronisasi dapat membantu menghemat penggunaan baterai, sehingga ponsel Anda bisa bertahan lebih lama, terutama saat terjadi pemadaman listrik bergilir.
-
Matikan fitur getar
Fitur getar memerlukan penggunaan daya baterai yang lebih besar setiap kali berfungsi. Mematikan fitur getar bisa membantu Anda menghemat daya baterai dan membuat ponsel bertahan lebih lama, terutama ketika listrik sedang tidak tersedia.
-
Atur screen timeout
Layar yang menyala dalam waktu lama dapat membuat baterai ponsel cepat habis. Oleh karena itu, Anda bisa mengatur penggunaan layar dengan mematikannya secara otomatis setiap 10-15 menit. Dengan demikian, penggunaan daya baterai akan lebih hemat.
-
Aktifkan Mode Hemat Daya
Ketika baterai Anda memasuki tahap lowbat, Anda dapat mulai mengaktifkan mode hemat daya. Mengaktifkan fitur ini mampu mengurangi penggunaan baterai, membatasi aktivitas di latar belakang, serta menurunkan kinerja sistem. Mode hemat daya bisa membantu baterai Anda bertahan lebih lama.
-
Hindari penggunaan program yang tidak diperlukan
Kurangi penggunaan aplikasi yang menghabiskan baterai. Jika diperlukan, Anda dapat menghapus aplikasi yang menyebabkan borosnya daya baterai. Metode ini mampu menghemat penggunaan energi hingga listrik kembali menyala.
π₯ Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Kunjungan Kerja PT MSM Tiga Matra Satria Bersama Pemda Bali, BPD Bali, dan Dishub Bali: Transformasi Pengelolaan Parkir di Pantai Kuta
- 7 Perusahaan Parkir Terbaik di Indonesia
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Artikel ini bermanfaat?
Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.
Donasi Sekarang