Kepri KPA NEWS –– Banyak orang Jawa hingga kini masih memperhatikan kalender Jawa dalam menentukan aktivitas atau melaksanakan acara.
Oleh karena itu, Kepri KPA NEWS menyajikan informasi kalender Jawa tanggal 29 Juni 2026.
Jika mengacu pada kalender yang berlaku, hari ini jatuh pada 14 Sura 1960 Dal atau 14 Muharram 1448 Hijriah.
Hari ini jatuh pada hari Senin Pahing dalam wuku Langkir.
Sementara jumlah neptu hari ini adalah 13.
Neptu tersebut terdiri dari Senin 4 dan Pahing 9.
Jika melihat Primbon Jawa dan mengaitkannya dengan kalender Jawa yang berlaku saat ini, seseorang yang memiliki weton Senin Pahing pada wuku Langkir di bulan Sura memiliki sifat yang kurang sabar.
Mereka sering kali terburu-buru saat menjalankan tugas.
Beberapa dari pemilik hari lahir Senin Pahing cenderung tidak sabar menantikan sesuatu.
Mereka cenderung terburu-buru saat menjalankan pekerjaan.
Bagi kebanyakan orang, hal-hal semacam ini dianggap tidak baik.
Tidak hanya kurang baik dari segi sikap, hasil yang dihasilkan juga tidak akan optimal.
Karena itu, pemilik weton Senin Pahing pada wuku Langkir dianjurkan untuk mengasah kesabaran.
Jika perilaku terburu-buru ini tidak dihentikan, kebiasaan tersebut hanya akan merugikan seseorang yang memiliki weton Senin Pahing.

Meskipun dianggap sering mengeluh dan tidak sabar, Senin Pahing memiliki banyak sisi baik.
Misalnya mereka terkenal murah hati atau senang membantu.
Bila melihat seseorang mengalami kesulitan, mereka langsung memberikan bantuan tanpa berpikir panjang.
Sifat semacam ini juga yang kemudian menjadi keunggulan dalam diri Senin Pahing.
Ia juga dianggap pintar dan cenderung berani.
Namun, ada juga yang menyukai pujian dan bersifat peka.
Mereka cepat tersinggung, bila ada seseorang memberikan kritik atau saran.
Arah Keberuntungan
Jika melihat kalender Jawa dan menghubungkannya dengan Primbon Jawa, arah keberuntungan weton Senin Pahing pada wuku Langkir di bulan Sura berada di sebelah Selatan dan Timur.
Kedua jalur ini dianggap sebagai lokasi yang sesuai untuk weton Senin Pahing.

Jika ingin memulai bisnis baru, coba arahkan lokasi usaha Anda ke salah satu dari dua arah tersebut.
Karena energi Senin Pahing sangat sesuai dengan arah Selatan dan Timur.
Jika Anda ingin melakukan perjalanan untuk mencari rezeki atau berdagang, sebaiknya arahkan tujuan Anda ke arah Timur.
Namun, perlu diingat bahwa segala keberuntungan hanya dapat diperoleh jika Anda berusaha dan berdoa.
Tanpa usaha dan doa, segalanya akan menjadi percuma.
Dan satu hal yang jelas, setiap tindakan yang Anda lakukan juga berkaitan dengan rezeki yang datang dalam kehidupan Anda.
Semakin Anda melakukan kebaikan, maka akan muncul rezeki yang datang.
Jangan melakukan tindakan buruk agar kesempatan rezeki tidak tertutup.
Pantangan
Untuk pemilik weton Senin Pahing, hari ini tidak disarankan untuk mengadakan acara pernikahan.
Jika ingin mengadakan acara, cobalah memilih hari yang lain.
Selain itu, Anda juga diberi peringatan agar tidak berjalan ke arah Timur Laut.
Alasannya, karena arah Tenggara tidak sesuai dengan energi Anda pada hari ini.
Jika Anda memaksa diri untuk pergi ke arah Timur Laut karena urusan bisnis atau pekerjaan, sebaiknya jangan pergi sendirian.
Undang teman atau rekan kerja Anda untuk ikut serta.
Karena, ketika terjadi sesuatu pada diri Anda, ada seseorang yang bisa segera membantu.
Jangan melakukan perjalanan jauh sendirian, karena bahayanya terlalu besar.(ray/Kepri KPA NEWS -)
Baca berita lain dari TRIBUN MEDAN di Google News
Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA
Berita populer lainnya di Tribun Medan
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
- Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
- Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
Artikel ini bermanfaat?
Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.
Donasi Sekarang