KOMPASIA.COM, MEDAN –Balai Bahasa Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan acara Apresiasi dan Evaluasi Literasi Baca Tulis sebagai puncak dari rangkaian program pembinaan literasi yang ditujukan kepada siswa, guru, serta staf pendidikan di Sumatera Utara, pada hari Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang diadakan di BBPPMPV BBL Medan menjadi penutup dari berbagai tahapan pembinaan yang telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir dengan melibatkan ratusan peserta dari berbagai tingkat pendidikan.
Ketua Tim Kerja Pembinaan Balai Bahasa Sumut, Yolferi, menyatakan bahwa program ini dibuat guna meningkatkan budaya membaca di sekolah-sekolah, khususnya yang memiliki tingkat literasi rendah sesuai hasil penilaian nasional.
“Kegiatan hari ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan pembinaan literasi membaca dan menulis bagi peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan di Sumatera Utara. Kegiatannya dimulai dari sosialisasi, pelatihan fasilitator, bimbingan teknis untuk guru dan staf pendidikan, hingga pendampingan langsung kepada siswa di sekolah,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa materi yang disampaikan disesuaikan dengan tingkat pendidikan. Untuk siswa Sekolah Dasar, peserta diajarkan mengulas dan menulis cerita anak.
Sementara siswa Sekolah Menengah Pertama mengikuti pelatihan membaca cepat, siswa Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan menerima bimbingan dalam membaca kritis.
Menurut Yolferi, kebijakan ini berdampak positif terhadap peningkatan budaya membaca di lingkungan sekolah.
“Yang menjadi fokus kami adalah sekolah-sekolah dengan hasil ujian nasional yang masih rendah. Kami berupaya memberikan dorongan agar budaya membaca dan tingkat literasi mereka meningkat,” katanya.
Sementara itu, Tim Kerja Literasi Balai Bahasa Sumut, Wartono, mengatakan bahwa program pembinaan ini melibatkan 56 sekolah di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.
“Untuk kegiatan ini terdapat 56 sekolah, yaitu 20 SD, 16 SMP, serta 20 SMA/SMK di Kabupaten Deli Serdang dan Kota Medan,” katanya.
Di acara utama tersebut, Balai Bahasa Sumut memberikan penghargaan kepada peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik dalam berbagai bidang, mulai dari menganalisis bacaan, membaca cepat, hingga membaca secara kritis.
Wartono berharap kegiatan literasi tidak berhenti setelah program berakhir, namun dapat terus dilakukan oleh sekolah secara mandiri.
“Kami mengharapkan para guru pendamping terus melakukan kegiatan literasi paling sedikit dua minggu sekali terhadap anak-anak yang sama serta menyebarluaskannya kepada rekan-rekan mereka,” katanya.
Selain menargetkan siswa dan guru, Balai Bahasa Sumut juga menyelenggarakan pelatihan penulisan karya tulis untuk mahasiswa.
Anggota Tim Literasi Balai Bahasa Sumut, Agus Mulia, menyebutkan bahwa sebanyak 600 mahasiswa dari enam universitas mengikuti kegiatan pelatihan tersebut.
“Kami juga menyelenggarakan pelatihan penulisan esai bagi 600 mahasiswa dari enam universitas. Hari ini, sepuluh esai terbaik telah dipilih untuk mendapatkan penghargaan dan ikut serta dalam kompetisi esai terbaik tingkat nasional,” katanya.
Seorang pendamping peserta program, Muhammad Soleh Sabri dari SMK Swasta Bandung 2 Bandar Setia, Deli Serdang, menyatakan bahwa kegiatan bimbingan yang dilakukan Balai Bahasa memberikan pengalaman baru bagi para siswa.
Menurutnya, tim Balai Bahasa tidak hanya mengajarkan kebiasaan membaca, tetapi juga menganalisis buku, memahami teks, hingga melatih keterampilan komunikasi dan berbicara di depan umum.
“Anak-anak sangat antusias karena hal ini merupakan sesuatu yang baru bagi mereka. Mereka memperoleh banyak pengetahuan baru. Kedepannya kami berencana mengatur siswa secara bergantian ke perpustakaan dengan bimbingan guru agar setidaknya 15 menit sehari mereka membaca buku,” katanya.
Ia menganggap program tersebut berkontribusi dalam memperkuat budaya membaca di sekolah yang sebelumnya menghadapi kendala karena kurangnya bimbingan terhadap siswa.
“Kami berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlangsung agar minat baca dan kemampuan literasi anak-anak semakin berkembang,” tutupnya.
(cr26/KOMPASIA.COM)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA
Berita populer lainnya di Tribun Medan
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
- Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
- Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
Artikel ini bermanfaat?
Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.
Donasi Sekarang