Minggu, 13 September 2026Indonesia
Kompasia
Viral

Berita Terkini: Prediksi Harga Emas dan Dua Megathrust Paling Berbahaya di RI

Oleh Pimpinan Redaksi · Oktober 7, 2025 · 5 menit baca Penulis Terverifikasi
✓ Penulis Verified

Top News.co.id merupakan rangkuman berita terkini kemarin yang menyajikan berbagai peristiwa penting mulai dari perkembangan pasar saham hingga inovasi teknologi. Prediksi terbaru mengenai saham anak perusahaan Boy Thohir, Merdeka Gold (EMAS), mendapat perhatian karena potensi penilaian yang diperkirakan mencapai angka yang sangat besar. Di bidang teknologi, Elon Musk dikabarkan sedang mempersiapkan pengembangan Tesla Pi Phone, sebuah inovasi yang diharapkan mampu terhubung ke internet tanpa memerlukan kartu SIM.

Dari pasar modal, aksi penjualan sebanyak 75 juta saham AMMN oleh Komisaris Amman Mineral, Alexander Ramlie, mampu menghasilkan dana yang sangat besar mencapai Rp 536 miliar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup naik 0,27%, didukung oleh kenaikan harga saham perusahaan milik Prajogo Pangestu, CDIA, yang berhasil melampaui angka Rp 2.000. Berita-berita ini menjadi fokus utama bagi para investor dan penggiat teknologi.

Di sisi lain, perhatian masyarakat juga tertuju pada isu bencana, khususnya peringatan mengenai dua zona megathrust yang paling berbahaya di Indonesia yang disebut sebagai ‘bom waktu’ bagi Jakarta. Kelima berita ini secara keseluruhan menjadi topik yang paling dibicarakan dan menjadi tren sepanjang hari kemarin.

Ramalan Terbaru Saham Kemitraan Boy Thohir Merdeka Gold (EMAS), Diperkirakan Bisa Mencapai Angka Ini

Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mendapat perhatian sejak peluncuran awalnya, dengan Trimegah Sekuritas memperkirakan harga Rp 5.800 dalam jangka pendek meski sempat mengalami penurunan. Prediksi ini didasarkan pada kemampuan produksi emas yang mencapai puncaknya sebesar 500.000 ons pada 2033 melalui penggabungan berbagai metodeheap leach dan carbon in leach.

Peningkatan produksi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan, EBITDA, dan laba bersih perusahaan secara signifikan antara tahun 2026 hingga 2029.

Proyek Emas Pani di Gorontalo, salah satu tambang emas utama terbesar di Indonesia, telah memulai aktivitas penambangan pertamanya pada 1 Oktober 2025, dengan rencana produksi awal pada kuartal pertama tahun 2026. Sebagian besar dana dari IPO EMAS digunakan untuk melunasi hutang dan modal kerja, mendukung strategi keuangan yang mendasari ekspansi besar ini.

Untuk lebih memahami bagaimana EMAS akan menyeimbangkan utang dengan proyeksi pertumbuhan yang ambisius serta rincian komitmen ESG-nya, baca artikel lengkapnya!.Baca berita selanjutnya 

Elon Musk Dikabarkan Membuat Ponsel Tesla yang Terhubung ke Internet Tanpa Kartu SIM Elon Musk Dilaporkan Mengembangkan Ponsel Tesla yang Bisa Terhubung ke Jaringan Internet Tanpa Membutuhkan Kartu SIM Elon Musk Disebut Sedang Membuat Ponsel Tesla yang Tidak Memerlukan Kartu SIM untuk Koneksi Internet Elon Musk Diisukan Menciptakan Ponsel Tesla yang Bisa Terhubung ke Internet Tanpa Kartu SIM Elon Musk Diberitakan Merancang Ponsel Tesla yang Tidak Butuh Kartu SIM untuk Akses Internet

Berita tentang pengembangan ponsel Tesla Pi Phone oleh Elon Musk beredar di media sosial, dengan klaim bahwa perangkat ini memiliki koneksi Starlink tanpa kartu SIM dan dijual dengan harga US$ 789. Namun, Elon Musk secara langsung menyangkal informasi tersebut, menyatakan bahwa Tesla tidak sedang mengembangkan ponsel.

Ia menyarankan kemungkinan untuk mempertimbangkan pengembangan perangkat hanya jika aplikasi Tesla atau layanan Starlink dibatasi oleh Apple atau Google.

Meskipun Tesla tidak memproduksi ponsel, layanan Starlink sedang mengembangkan teknologi koneksi langsung ke perangkat seluler tanpa memerlukan alat antara, dengan rencana pengujian yang diperkirakan akan dimulai pada akhir tahun 2026.

Keraguan mungkin muncul karena fakta bahwa perusahaan Siberia yang bernama sama, Tesla, memang menghasilkan ponsel seperti Explr9 dan Series 3. Untuk memahami lebih dalam teknologi Starlink yang inovatif ini dan melihat peluang di masa depan, lanjutkan membaca.. Lanjutberita berikut 

Komisaris Amman Mineral Alexander Ramlie Menjual 75 Juta Lembar Saham AMMN, Dapat Rp 536 Miliar

Komisaris PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Alexander Ramlie, telah menjual 75,38 juta lembar saham AMMN dengan total nilai Rp 536,64 miliar pada akhir September 2025 karena alasan “investasi pribadi”. Meskipun saham AMMN sempat naik sedikit pada pagi hari tanggal 6 Oktober 2025, kinerja jangka pendeknya kurang mengesankan, turun cukup signifikan dalam sebulan terakhir.

Penjualan saham ini terjadi bersamaan dengan pelaporan keuangan AMMN yang mencatat kerugian sebesar US$ 148,72 juta pada semester pertama tahun 2025 dan penurunan penjualan bersih hingga 88,2%, akibat perubahan regulasi yang memaksa penjualan produk logam jadi. Meskipun demikian, manajemen tetap optimis bahwa kinerja akan meningkat secara bertahap; apa sebenarnya alasan di balik keyakinan ini? Bacaberita selengkapnya

IHSG meningkat sebesar 0,27%, saham perusahaan Prajogo CDIA mencapai Rp 2.000

IHSG ditutup mengalami kenaikan sebesar 0,27% atau 21,59 poin menjadi 8.139 pada perdagangan Senin (6/10), dengan volume transaksi mencapai Rp 28,20 triliun dan kapitalisasi pasar sebesar Rp 15.249 triliun. Kenaikan ini didorong oleh kinerja positif beberapa saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, seperti CDIA yang melonjak 15,61% dan CUAN yang naik 11,25%. Selain itu, BREN dan TPIA juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, masing-masing meningkat 4,45% dan 3,63%.

Dari sebelas sektor saham, lima di antaranya mengalami kenaikan, dengan sektor teknologi menjadi yang teratas dengan kenaikan sebesar 2,36%, seperti terlihat dari saham BUKA yang naik 10,17%, sementara bursa saham Asia menunjukkan pergerakan yang beragam. Meskipun demikian, dalam tengah euforia beberapa saham unggulan, terdapat juga saham-saham yang justru mengalami tekanan besar. Lalu, saham apa saja yang mencatatkan kenaikan tertinggi dan penurunan terbesar pada hari perdagangan ini? Selanjutnyaberita berikut 

Dua Wilayah Megathrust Paling Berisiko di Indonesia, Bencana yang Mengancam Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan akan kemungkinan terjadinya gempa megathrust di Selat Sunda serta Mentawai-Siberut yang dapat memberikan dampak signifikan terhadap Jakarta, menyatakan bahwa kejadian ini adalah suatu kepastian yang hanya menunggu waktu saja.

Gempa megathrust adalah gempa yang sangat kuat terjadi di daerah subduksi lempeng, yang dapat memicu gelombang tsunami yang mengerikan, dengan segmen-segmen ini menjadiseismic gapberisiko karena telah lama tidak melepaskan tekanan energi. Para pakar menyatakan bahwa Indonesia yang berada di wilayah cincin api Pasifik membuat kemungkinan gempa ini nyata, meskipun kapan tepatnya tidak bisa diperkirakan oleh teknologi saat ini.

Dampak gempa megathrust sangat luar biasa, dapat menyebabkan tsunami dengan ketinggian puluhan meter, kerusakan pada infrastruktur yang luas, serta penguatan getaran di daerah tanah lunak seperti Jakarta.

Untuk menghadapi hal tersebut, BMKG dan BRIN menekankan perlunya tindakan mitigasi melalui pengawasan terhadap standar bangunan, pengembangan sistem peringatan dini, serta sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat guna meningkatkan kemampuan adaptasi.

Mengenali ancaman utama dan tambahan dari megathrust, serta cara hidup berdampingan dengannya, sangat penting; oleh karena itu, pelajari lebih dalam langkah-langkah mitigasi dan persiapan diri Anda menghadapi risiko bencana ini. Klik tautanberita berikut untuk membaca kelanjutannya.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama “Kompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

💬 Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

☕ Traktir Kopi

Pimpinan Redaksi telah mempublikasikan 1,480 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia