Cashless Parking Dipandang Kunci Tingkatkan PAD dan Tekan Praktik Liar, DPRD Dorong Digitalisasi Parkir Nasional

Cashless Parking Dipandang Kunci Tingkatkan PAD dan Tekan Praktik Liar, DPRD Dorong Digitalisasi Parkir Nasional

Jakarta, 7 Januari 2026 — Anggota DPRD Jakarta, Wa Ode Herlina, menilai penerapan sistem parkir nontunai atau cashless parking merupakan langkah krusial untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menekan praktik liar di lapangan yang selama ini sering terjadi akibat pengelolaan manual.https://www.gesuri.id/

Ringkasan Cepat
  • jakarta, 7 januari 2026 — anggota dprd jakarta, wa ode herlina, menilai penerapan sistem parkir nontunai atau cashless parking merupakan langkah krusial untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (pad) sekaligus menekan p…
  • menurutnya, parkir modern harus bertransformasi menjadi ekosistem yang tertib dan tersistem secara digital melalui pembayaran nontunai dan pencatatan transaksi real-time.https://www.gesuri.id/ “parkir bukan lagi soal lah…
  • kita butuh ekosistem yang tertib dan tersistem.
  • cashless adalah jawabannya,” tegas wa ode.https://www.gesuri.id/ digitalisasi parkir sebagai solusi pad dan pemberantasan pungli menurut wa ode, adopsi cashless parking dapat membantu pemerintah daerah meraih sejumlah ke…
Daftar Isi
  1. Digitalisasi Parkir sebagai Solusi PAD dan Pemberantasan Pungli
  2. Contoh Implementasi dan Dampak Positif
  3. Tantangan dan Langkah ke Depan
  4. 🔥 Postingan Populer
  5. AutoIndex: Portal Berita & Media Online
image-8 Cashless Parking Dipandang Kunci Tingkatkan PAD dan Tekan Praktik Liar, DPRD Dorong Digitalisasi Parkir Nasional

Pada pernyataannya, Wa Ode menegaskan bahwa perubahan pengelolaan parkir bukan hanya persoalan lahan, tetapi telah menjadi isu sistemik yang menuntut penataan berdasarkan teknologi. Menurutnya, parkir modern harus bertransformasi menjadi ekosistem yang tertib dan tersistem secara digital melalui pembayaran nontunai dan pencatatan transaksi real-time.https://www.gesuri.id/

“Parkir bukan lagi soal lahan, tapi soal sistem. Kita butuh ekosistem yang tertib dan tersistem. Cashless adalah jawabannya,” tegas Wa Ode.https://www.gesuri.id/

Digitalisasi Parkir sebagai Solusi PAD dan Pemberantasan Pungli

Menurut Wa Ode, adopsi cashless parking dapat membantu pemerintah daerah meraih sejumlah keuntungan penting:

  • Meningkatkan transparansi transaksi parkir dan akuntabilitas pengelolaan retribusi.https://www.gesuri.id/
  • Meminimalkan peluang pungutan liar yang kerap terjadi pada sistem manual dengan petugas di lapangan.https://www.gesuri.id/
  • Mendorong pertumbuhan PAD dari sektor parkir karena data transaksi tercatat terpusat dan terintegrasi dengan sistem pemerintah daerah.https://www.gesuri.id/

Pernyataan ini sejalan dengan rekomendasi beberapa komisi DPRD di berbagai daerah yang sebelumnya juga mendorong percepatan digitalisasi parkir sebagai bagian dari strategi untuk menghapus pungli dan menutup kebocoran PAD.BPK Jakarta

Contoh Implementasi dan Dampak Positif

Beberapa daerah di Indonesia sudah mulai menerapkan sistem parkir digital berbasis cashless, termasuk penggunaan teknologi seperti QRIS, RFID, dan aplikasi mobile yang terintegrasi dengan sistem pemerintah daerah. Hal ini tidak hanya memudahkan pengguna dalam pembayaran, tetapi juga membantu aparat dalam pengawasan dan pencatatan kontribusi pajak daerah secara lebih akurat.https://www.gesuri.id/

Inisiatif tersebut dinilai penting di tengah upaya modernisasi layanan publik dan pembangunan smart city yang lebih efisien di berbagai kota besar Indonesia.

Tantangan dan Langkah ke Depan

Meski banyak manfaatnya, digitalisasi parkir masih menghadapi sejumlah tantangan operasional, termasuk kesiapan infrastruktur, edukasi publik terhadap sistem nontunai, serta harmonisasi aturan daerah yang berbeda-beda. DPRD pun mendorong pemerintah daerah untuk menyusun kerangka regulasi yang lebih kuat agar implementasi cashless parking bisa berjalan efektif dan berkelanjutan.BPK Jakarta


Kesimpulan:
DPRD menilai cashless parking bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga alat strategis untuk meningkatkan transparansi retribusi, memperbesar kontribusi PAD, serta menekan praktik pungutan liar di sektor parkir — aspek penting dalam reformasi layanan publik dan tata kelola daerah.https://www.gesuri.id/

933SHARES9.2kVIEWS
Rating Artikel: ★★★★★ (5/5 dari 1,801 ulasan)

Share this content:

ad57e8184fbdd33198980acd2c5de137f8a50f26c27c538777e7342449277c91?s=96&d=mm&r=g Cashless Parking Dipandang Kunci Tingkatkan PAD dan Tekan Praktik Liar, DPRD Dorong Digitalisasi Parkir Nasional
Author: Tasya

Kata Kunci Terkait