IMG 20250102 WA0110.jpg
Pengalaman Pribadi Kapolres Lamongan yang Menyentuh Hati
Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, memiliki kisah menarik yang dibagikan melalui akun media sosialnya. Dalam ceritanya, ia menceritakan pengalaman tidak menyenangkan saat melaporkan kehilangan sepeda kepada petugas polisi. Peristiwa ini terjadi beberapa tahun lalu dan membuatnya merasa diperlakukan tidak adil.
- pengalaman pribadi kapolres lamongan yang menyentuh hati kapolres lamongan, akbp arif fazlurrahman, memiliki kisah menarik yang dibagikan melalui akun media sosialnya.
- dalam ceritanya, ia menceritakan pengalaman tidak menyenangkan saat melaporkan kehilangan sepeda kepada petugas polisi.
- peristiwa ini terjadi beberapa tahun lalu dan membuatnya merasa diperlakukan tidak adil.
- tidak dilayani dengan baik akbp arif mengungkapkan bahwa saat ia datang ke kantor polisi untuk melaporkan pencurian sepeda miliknya, petugas piket tidak memberikan perhatian serius.
Daftar Isi
- Pengalaman Pribadi Kapolres Lamongan yang Menyentuh Hati
- Tidak Dilayani dengan Baik
- Penjelasan dari Kapolres
- Latar Belakang Kapolres Arif Fazlurrahman
- Jabatan dan Tanggung Jawab
- Harta Kekayaan yang Terlaporkan
- Harapan untuk Masa Depan
- 🔥 Postingan Populer
- About the Author
- AutoIndex: Portal Berita & Media Online
Tidak Dilayani dengan Baik
AKBP Arif mengungkapkan bahwa saat ia datang ke kantor polisi untuk melaporkan pencurian sepeda miliknya, petugas piket tidak memberikan perhatian serius. Ia bahkan tidak menyebutkan identitasnya sebagai seorang polisi. Namun, alih-alih mendapatkan pelayanan yang baik, oknum petugas justru bertanya tentang harga sepeda yang hilang. Hal ini membuat hati AKBP Arif sedikit terluka dan emosinya memuncak hingga melontarkan kata-kata kasar.
Penjelasan dari Kapolres
Dalam unggahannya di Instagram, AKBP Arif menjelaskan bahwa tujuan ia bercerita adalah untuk mengingatkan seluruh aparat agar memiliki empati terhadap masyarakat, terutama mereka yang sedang mengalami kesulitan. Baginya, setiap laporan dari warga harus dianggap penting, tidak peduli seberapa besar kerugian materi yang dialami. Ia menekankan bahwa barang yang hilang bisa bernilai rendah secara finansial, tetapi sangat berharga bagi pemiliknya.
Latar Belakang Kapolres Arif Fazlurrahman
AKBP Arif Fazlurrahman lahir di Jakarta pada 9 Juni 1984. Sebelum menjadi Kapolres Lamongan, ia telah menjalani berbagai jabatan dalam Korps Bhayangkara. Awalnya, ia tidak tertarik menjadi polisi karena menganggap profesi ini menyeramkan. Namun, setelah didiskusikan oleh orangtuanya, ia memutuskan untuk masuk Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2002.
Di Akpol, ia berhasil lulus dengan peringkat ke-65 dari 250 peserta. Selama masa pendidikan, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS dan lomba Olimpiade. Setelah lulus, ia mulai menjalani karier sebagai Perwira Pertama di Polwil Kediri dan kemudian dipindahkan ke berbagai tempat seperti Polres Tulung Agung, Gorontalo, dan Polda Metro Jaya.
Jabatan dan Tanggung Jawab
Sebelum menjabat sebagai Kapolres Lamongan, AKBP Arif pernah menjabat sebagai Kapolres Blitar Kabupaten. Ia juga pernah menjadi Kasat Lantas Polrestabes Surabaya hingga Januari 2025. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kasubag Pangkat di Biro SDM Polda Metro Jaya pada 2016.
Harta Kekayaan yang Terlaporkan
Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), AKBP Arif Fazlurrahman terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 27 Januari 2026. Total harta kekayaannya mencapai sekitar Rp3,5 miliar. Rincian harta tersebut meliputi tanah dan bangunan, kendaraan, serta kas dan setara kas.
Harapan untuk Masa Depan
AKBP Arif berharap tidak ada lagi oknum polisi yang mengabaikan laporan dari masyarakat. Ia ingin semua aparat dapat memberikan pelayanan yang baik dan penuh empati kepada warga. Baginya, setiap laporan harus dianggap serius, karena masyarakat berhak dilayani dengan baik, terlepas dari nilai kerugian yang dialami.
Dengan kisah ini, AKBP Arif Fazlurrahman menunjukkan bahwa ia tidak hanya seorang pemimpin yang tangguh, tetapi juga seorang yang peduli terhadap kebutuhan dan perasaan masyarakat.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
