AA1wWmwc.jpg
Kunjungan Wakil Presiden ke Yahukimo dan Kekerasan yang Mengguncang
Pada 21 April 2026, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Kunjungan ini menarik perhatian masyarakat setempat dan berjalan dengan pengamanan ketat. Namun, beberapa jam setelah rombongan negara meninggalkan kota, sebuah peristiwa tragis terjadi. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bernama Yemis Yohame tewas tertembak di pinggir jalan raya.
- kunjungan wakil presiden ke yahukimo dan kekerasan yang mengguncang pada 21 april 2026, wakil presiden republik indonesia, gibran rakabuming raka, melakukan kunjungan ke kabupaten yahukimo, provinsi papua pegunungan.
- kunjungan ini menarik perhatian masyarakat setempat dan berjalan dengan pengamanan ketat.
- namun, beberapa jam setelah rombongan negara meninggalkan kota, sebuah peristiwa tragis terjadi.
- seorang aparatur sipil negara (asn) bernama yemis yohame tewas tertembak di pinggir jalan raya.
Daftar Isi
- Kunjungan Wakil Presiden ke Yahukimo dan Kekerasan yang Mengguncang
- Kunjungan Gibran ke Kota Dekai
- Detik-Detik Kematian Yemis Yohame
- Duka dan Harapan Keadilan
- Kekerasan yang Terus Berulang
- Tanggapan dari Pihak Berwenang
- Proses Hukum dan Harapan Keadilan
- 🔥 Postingan Populer
- About the Author
- AutoIndex: Portal Berita & Media Online
Peristiwa tersebut memicu duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat, serta menimbulkan pertanyaan tentang siapa pelaku penembakan. Beberapa saksi mata menyebut bahwa Yemis sedang mengakses internet di sebuah kios saat kejadian terjadi. Keluarga masih mencari keadilan atas kematian korban, sementara masyarakat setempat mengingatkan adanya “kekerasan yang berulang” terhadap warga Papua.
Kunjungan Gibran ke Kota Dekai
Pada hari itu, Kota Dekai tampak berbeda dari biasanya. Aktivitas warga lebih teratur, dan aparat keamanan terlihat lebih waspada. Pukul 12.26 WIT, pesawat Boeing TNI Angkatan Udara mendarat di Bandara Nop Goliat, Dekai. Dari dalamnya turun Wakil Presiden Gibran, yang disambut oleh pejabat pemerintah daerah.
Agenda kunjungan berjalan sesuai rencana meskipun sebelumnya sempat dibatalkan karena situasi keamanan. Gibran kemudian menuju Sekolah Kristen Anugerah Dekai untuk meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan membagikan buku kepada siswa. Ia juga mengunjungi RSUD Dekai, tempat ia mendengar langsung tentang keterbatasan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Kunjungan dilanjutkan ke Koramil di Kota Dekai, sebelum akhirnya rombongan negara meninggalkan kota menjelang sore. Namun, tidak lama setelah matahari terbenam, sebuah peristiwa nahas terjadi.
Detik-Detik Kematian Yemis Yohame
Sekitar pukul 18.30 WIT, Yemis Yohame, seorang ASN di Dinas PUPR Kabupaten Yahukimo, sedang bersantai di rumah. Menurut Yanto Suhuniap, warga setempat yang menjadi panitia acara berkabung, Yemis baru saja mengikuti kegiatan Gerakan Organisasi Wanita (GOW) di Lapangan Futsal Narema.
Setelah pulang, mandi, dan berganti pakaian, Yemis keluar untuk mengakses internet di sebuah kios. Di sana, ia duduk bersama dua orang lainnya, masing-masing menunduk menatap ponsel. Tiba-tiba, bunyi tembakan terdengar. Yanto menggambarkan detik-detik awal kejadian: “Tiba-tiba ada bunyi tembakan. Kakak kaget dan berkata, ‘aduh, handset meledak’. Setelah itu, kakak melepas handset, dan bersamaan dengan itu, dia ikut jatuh ke belakang.”
Pemilik kios segera meminta pertolongan dan menghubungi ambulans dari Puskesmas Brasa. Yemis dievakuasi ke RSUD Dekai, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Pukul 21.00 WIT, Yemis dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak.
Duka dan Harapan Keadilan
Yemis Yohame dikenal sebagai pegawai yang tenang dan aktif. Lahir di Erika, Distrik Anggruk, pada 14 April 1988, ia belum menikah dan telah mengabdi sebagai PNS selama enam tahun. Orpa Yohame, tante korban, menyampaikan dukanya: “Yemis anak yang terbaik, tidak pernah marah. Dia hanya bekerja selama enam tahun, tapi Tuhan sudah panggil.”
Keesokan harinya, keluarga besar korban bersama anggota DPRK dan tokoh masyarakat mendatangi Polres Yahukimo untuk melaporkan kasus ini. Yafet Saram, Ketua Komisi B DPRK Yahukimo, menegaskan bahwa laporan resmi telah disampaikan dan meminta pihak berwajib menangani kasus ini secara serius.
Kekerasan yang Terus Berulang
Peristiwa ini tidak hanya menjadi duka, tetapi juga mengingatkan masyarakat akan kekerasan yang terus berulang. Otniel Sobolim, Ketua Solidaritas Pemuda Yahukimo, menyebut penembakan ini sebagai bagian dari rangkaian kekerasan yang terjadi sebelumnya, seperti kasus Tobias Silak dan Viktor Deyal.
Otniel menegaskan pentingnya tidak buru-buru percaya pada satu versi dan menyoroti penggunaan senjata api dalam penembakan ini. Ia menuding bahwa hanya lembaga resmi yang memiliki izin bersenjata, seperti TNI dan POLRI, serta organisasi yang melawan mereka.
Tanggapan dari Pihak Berwenang
Pernyataan dari Panglima TPNPB Kodap XVI Yahukimo, Elkius Kobak, dan Komandan Operasi, Kopitua Heluka, membantah keterlibatan pasukannya. Mereka menyatakan bahwa informasi tentang keterlibatan TPNPB adalah hoaks. Mereka bahkan menuding aparat keamanan sebagai pelaku.
Di sisi lain, Polres Yahukimo belum memberikan tanggapan resmi. Hingga beberapa hari setelah kejadian, Kapolres belum memberikan keterangan tentang hasil olah TKP maupun pemeriksaan saksi. Upaya konfirmasi wartawan tidak membuahkan hasil.
Proses Hukum dan Harapan Keadilan
Proses hukum masih berjalan, sementara keluarga Yemis Yohame memakamkan jasadnya pada 23 April 2026 di Kota Dekai. Di tengah duka, mereka tetap berharap adanya keadilan. Orpa Yohame berdoa agar bisa ketemu dengan pelaku penembakan: “Kami ingin menemukan manusia yang melakukan kriminal di Kabupaten Yahukimo, terutama yang menembak anak saya.”
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Kunjungan Kerja PT MSM Tiga Matra Satria Bersama Pemda Bali, BPD Bali, dan Dishub Bali: Transformasi Pengelolaan Parkir di Pantai Kuta
- 7 Perusahaan Parkir Terbaik di Indonesia
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
Share this content:
