Sabtu, 12 September 2026Indonesia
Kompasia
Berita Internasional

Pasar Jepang Diguncang: Pemilu Upper House Ancam Stabilitas Ekonomi & Yen Jatuh!

Oleh reni hartuti · Juli 18, 2025 · 2 menit baca Penulis Terverifikasi
✓ Penulis Verified

Tokyo, 18 Juli 2025 – Hanya 2 hari sebelum pemungutan suara Upper House Jepang, ketidakpastian politik melanda pasar keuangan, memicu tekanan tajam pada yen dan obligasi pemerintah (JGB). Investor pun waspada—apa yang terjadi saat rakyat memilih?


📉 Yen Tergelincir, Yield Obligasi Hingga Rekor!


⚠️ Koalisi Ishiba Goyah, Partai Anti-Pajak Ikut Serang

  • Polling menunjukkan koalisi Ishiba akan kehilangan mayoritas, memberi ruang bagi oposisi—seperti Sanseito dan DPP—untuk mendorong pemotongan pajak dan kebijakan fiskal ekspansif Financial Times+2The Times+2Wikipedia+2.
  • Jika oposisi menang, diprediksi akan muncul lonjakan yield lebih tajam, karena kekhawatiran pembiayaan utang besar dan utang pemerintah membengkak Reuters.

💥 3 Skenario Risiko Pasca-Pemilu:

  1. Koalisi bertahan: yen dan obligasi bisa pulih, tetapi tetap diliputi ketidakpastian fiskal.
  2. Ishiba mundur, tapi LDP tetap dominan: volatilitas tinggi pada nilai tukar dan saham.
  3. Oposisi dominan: potensi reshuffle drastis, yield makin tinggi, juga risiko penurunan peringkat utang Wikipedia+4Reuters+4Reuters+4104.1 WIKY | Adult Contemporary Radio+12Reuters+12朝日新聞+12.

📊 Investor Global Siaga:

Wall Street dan pasar Asia lainnya bergerak optimis, tetapi Jepang menjadi pengecualian, merefleksikan kewaspadaan geopolitik dan struktur ekonomi Tokyo .


🧾 Kesimpulan Mendadak:

“Pemilu Jepang bukan hanya masalah kurs dan obligasi—ini soal masa depan ekonomi Jepang dan arah percakapannya terhadap dunia.”

Jika koalisi jatuh, dampaknya akan terasa luas: inflasi, utang, dan ruang gerak kebijakan Bank of Japan jadi taruhan besar. Investor global kini bertanya: apakah Jepang siap bangkit dari gejolak ini?

Disclaimer Penulis
Seluruh isi, data, opini, klaim, gambar, tautan, dan materi dalam artikel ini menjadi tanggung jawab penulis, yaitu reni hartuti. Pengelola situs tidak selalu memiliki kendali editorial atas materi yang dikirimkan penulis. Status penulis: Terverifikasi.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama “Kompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

💬 Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

☕ Traktir Kopi

reni hartuti telah mempublikasikan 124 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

reni hartuti

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia