AA1VnPxd.jpg
Inara Rusli Mengadukan Virgoun ke Komnas Perlindungan Anak
Pada Jumat (30/1/2026), artis Inara Rusli datang ke kantor Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) untuk melaporkan kesulitannya dalam bertemu ketiga anaknya. Hal ini terjadi karena mantan suaminya, Virgoun, mengambil anak-anaknya tanpa izin. Kejadian ini memicu perhatian publik dan berbagai tanggapan dari pihak berwenang serta praktisi hukum.
- inara rusli mengadukan virgoun ke komnas perlindungan anak pada jumat (30/1/2026), artis inara rusli datang ke kantor komnas perlindungan anak (komnas pa) untuk melaporkan kesulitannya dalam bertemu ketiga anaknya.
- hal ini terjadi karena mantan suaminya, virgoun, mengambil anak-anaknya tanpa izin.
- kejadian ini memicu perhatian publik dan berbagai tanggapan dari pihak berwenang serta praktisi hukum.
- inara rusli mengungkapkan bahwa ia telah beberapa bulan sulit berkomunikasi dengan anak-anaknya.
Daftar Isi
Inara Rusli mengungkapkan bahwa ia telah beberapa bulan sulit berkomunikasi dengan anak-anaknya. Ia merasa dilarang oleh mantan suaminya untuk bertemu dan menjalin komunikasi dengan ketiga buah hatinya. Hal ini membuat Inara merasa perlu melapor ke Komnas PA untuk memperoleh perlindungan hukum yang layak.
Praktisi hukum Dedy DJ memberikan respons atas tindakan Inara Rusli. Menurut Dedy, langkah yang diambil oleh Inara adalah benar karena ia tidak bisa menemui anak-anaknya selama beberapa bulan. Ia menekankan bahwa Inara memiliki hak hukum untuk meminta perlindungan dan pengakuan atas hak asuh anak-anaknya.
Dedy DJ juga menyebut bahwa putusan Pengadilan Agama telah menetapkan bahwa hak asuh ketiga anak tersebut jatuh kepada Inara Rusli. Oleh karena itu, Virgoun seharusnya tidak melarang Inara untuk bertemu dengan anak-anaknya. Tindakan Virgoun dinilai sebagai perbuatan pidana karena mengambil anak-anak tanpa persetujuan ibunya.
Komnas PA Mendukung Langkah Inara Rusli
Komnas Perlindungan Anak memberikan dukungan terhadap Inara Rusli setelah menerima laporan dari sang artis. Ketua Komnas PA, Agustinus Sirait, menyatakan bahwa mereka mendukung Inara karena berdasarkan putusan pengadilan, hak asuh anak berada di tangan ibu. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada pihak yang menghalangi seorang ibu untuk bertemu anak-anaknya.
Agustinus Sirait menilai tindakan Virgoun sebagai bentuk kekerasan. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi psikologis anak-anak, sehingga tidak boleh ada intervensi yang mengganggu hubungan antara ibu dan anak. Komnas PA akan tetap memantau kasus ini agar tidak terjadi pelanggaran lebih lanjut terhadap hak anak.
Kontroversi Perselingkuhan Memicu Perpindahan Anak
Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan Inara Rusli menjadi sorotan publik. Isu ini muncul setelah laporan Wardatina Mawa terhadap suaminya, Insanul Fahmi, dan Inara Rusli terkait dugaan perzinaan. Akibat dari kasus ini, Virgoun langsung membawa ketiga anaknya keluar dari rumah Inara dan memilih tinggal bersamanya.
Tidak hanya itu, keluarga besar Virgoun juga memberikan respons, termasuk sang ibunda, Eva Manurung. Eva mengungkapkan bahwa Virgoun saat ini menyembunyikan keberadaan anak-anaknya. Bahkan, sebagai nenek, ia hanya bisa melakukan video call dengan cucunya. Menurut Eva, Virgoun memilih untuk menyembunyikan lokasi anak-anaknya karena khawatir dengan kondisi psikologis mereka.
Eva menyampaikan bahwa Virgoun tidak ingin anak-anaknya terkena tekanan atau informasi negatif. Ia berharap agar semua pihak dapat menjaga suasana yang tenang bagi anak-anak. Namun, hal ini juga memicu kekhawatiran dari pihak lain, terutama Inara Rusli yang merasa dilarang untuk bertemu anak-anaknya.
Kesimpulan
Peristiwa ini menunjukkan kompleksitas hubungan antara para pihak yang terlibat. Hak asuh anak menjadi fokus utama, sementara kepentingan hukum dan psikologis anak juga harus dipertimbangkan. Komnas PA dan praktisi hukum seperti Dedy DJ menekankan pentingnya melindungi hak anak dan memastikan bahwa setiap pihak yang terlibat menjalani proses secara adil dan transparan.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
