Minggu, 13 September 2026Indonesia
Kompasia
Trending

Sering Merasa Dunia Berputar? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Oleh Pimpinan Redaksi Β· Agustus 23, 2025 Β· 3 menit baca Penulis Terverifikasi
βœ“ Penulis Verified

Apa Itu Vertigo dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apakah kamu pernah merasakan seolah-olah barang-barang di sekitar bergerak atau dunia terasa berputar ketika bangun tidur? Kondisi ini sering disebut sebagai vertigo. Vertigo adalah kondisi yang menyebabkan pusing intens dengan rasa seolah lingkungan bergerak, melayang, atau bahkan berputar. Selain itu, penderita juga bisa mengalami sakit kepala, mual, hingga ingin muntah.

Vertigo bukanlah penyakit tunggal, melainkan gejala dari gangguan kesehatan tertentu. Penyebabnya bisa berasal dari gangguan pada telinga dalam atau sistem saraf pusat. Berikut penjelasan lebih lengkap tentang penyebab dan cara mengatasi vertigo tanpa obat.

Jenis-Jenis Vertigo

Vertigo dapat dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu:

  1. Vertigo Perifer
    Disebabkan oleh gangguan pada telinga dalam, khususnya bagian yang mengatur keseimbangan tubuh. Beberapa penyebab umum termasuk:
  2. Peradangan saraf vestibular
  3. Gangguan telinga dalam (BPPV)
  4. Pertumbuhan kulit tidak normal di balik gendang telinga
  5. Penumpukan kalsium di saluran telinga dalam
  6. Tekanan pada saraf vestibular akibat tumor jinak

  7. Vertigo Sentral
    Terjadi karena gangguan pada otak atau sistem saraf pusat. Gejalanya biasanya lebih berat dan bisa disertai keluhan seperti gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, atau melemahnya anggota tubuh. Penyebabnya bisa berkaitan dengan:

  8. Stroke
  9. Diabetes
  10. Migrain
  11. Tumor ganas atau jinak di saraf vestibular
  12. Penyakit Parkinson
  13. Sifilis

Selain itu, faktor lain seperti gangguan kecemasan, efek samping obat, atau tekanan udara ekstrem juga bisa memicu vertigo.

Dampak Vertigo pada Kehidupan Sehari-Hari

Vertigo dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penderita bisa kehilangan keseimbangan dalam hitungan detik, yang berisiko tinggi saat sedang berkendara atau berada di tempat umum. Dalam kasus parah, vertigo bahkan bisa menyebabkan pingsan.

Untuk itu, penting bagi kita untuk memahami cara mengatasi serangan vertigo secara mandiri agar tidak terlalu mengganggu kehidupan sehari-hari.

5 Cara Efektif Mengatasi Vertigo Tanpa Obat

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi gejala vertigo:

  1. Istirahat Cukup
    Saat gejala vertigo tiba-tiba datang, segera hentikan aktivitas dan cari tempat tenang. Duduk atau berbaring, pejamkan mata, dan atur napas perlahan. Istirahat cukup juga membantu menurunkan risiko gejala vertigo. Tidur dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi dan bangun perlahan juga bisa mencegah kambuhnya vertigo.

  2. Jaga Asupan Vitamin D
    Kekurangan vitamin D dapat memicu vertigo berulang. Pastikan tubuh mendapat paparan sinar matahari pagi dan konsumsi makanan kaya vitamin D. Jika diperlukan, suplemen vitamin D juga bisa dipertimbangkan.

  3. Kelola Stres dengan Baik
    Stres berlebihan bisa memperburuk gejala vertigo. Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau aktivitas santai lainnya untuk menenangkan diri dan mengurangi risiko gejala berulang.

  4. Latihan Brandt-Daroff
    Latihan ini berguna untuk meredakan vertigo perifer, terutama yang disebabkan oleh BPPV. Langkah-langkahnya antara lain:

  5. Duduk di permukaan datar dengan kaki menggantung.
  6. Putar kepala ke kiri, lalu rebahkan tubuh ke arah kanan.
  7. Tahan selama 30 detik atau hingga pusing mereda.
  8. Kembali duduk dengan kepala lurus dan ulangi ke arah sebaliknya.
  9. Ulangi sebanyak 5 kali per sesi, 3 kali seminggu.

  10. Manuver Semont-Toupet
    Teknik ini bisa dilakukan sendiri di rumah. Langkah-langkahnya:

  11. Duduk di tepi tempat tidur, putar kepala 45 derajat ke kanan.
  12. Berbaring cepat menghadap sisi kiri dan tahan selama 30 detik.
  13. Tanpa mengubah arah kepala, tetap berbaring sambil melihat ke bawah dan tahan selama 30 detik.
  14. Kembali duduk perlahan dan tunggu beberapa menit.
  15. Ulangi gerakan sebaliknya jika vertigo berasal dari arah kanan.
  16. Lakukan sebanyak 3 kali sehari atau sampai gejala mereda.

Penting untuk Menjaga Kesehatan

Meski banyak orang masih menyepelekan vertigo, penting untuk diingat bahwa dampaknya bisa lebih buruk jika tidak ditangani dengan benar. Dengan memahami penyebab dan cara penanganan secara mandiri, kita bisa lebih siap menghadapi serangan vertigo mendadak. Namun, jika gejala terus berulang dan semakin parah, segera konsultasikan ke tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama β€œKompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

πŸ’¬ Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

β˜• Traktir Kopi

Pimpinan Redaksi telah mempublikasikan 1,480 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia