Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

Dana Desa Menurun, Kepala Desa Berpikir Kreatif
tranding

Dana Desa Menurun, Kepala Desa Berpikir Kreatif

By Redaksi Kompasia
Januari 7, 2026 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Dana Desa Menurun, Kepala Desa Berpikir Kreatif

Pemangkasan Anggaran Dana Desa Berdampak Kepada Kepala Desa

Pemangkasan anggaran dana desa yang dilakukan oleh pemerintah pusat berdampak signifikan terhadap pengelolaan keuangan di tingkat desa. Di Jawa Tengah, anggaran dana desa untuk tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 2,1 triliun, jauh lebih rendah dibandingkan anggaran sebelumnya yang mencapai Rp 7,9 triliun. Penurunan sebesar Rp 5,8 triliun ini memaksa para kepala desa untuk mengambil keputusan sulit dalam menjalankan program-program prioritas.

Dampak Pemangkasan Anggaran

Kepala Desa Ngampel Wetan, Abdul Malik, mengungkapkan bahwa dampak dari pemangkasan anggaran sangat terasa. Pada tahun 2025, desanya menerima dana desa sebesar Rp 900 juta, namun pada tahun ini hanya tersisa Rp 252 juta. Pengurangan sebesar Rp 648 juta tersebut memaksa Malik untuk melakukan perubahan besar dalam alokasi anggaran.

Ia harus memilih proyek yang lebih strategis dan menghapus program yang dinilai kurang penting. Beberapa program seperti karang taruna dan Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotik) serta Puskesos harus dipangkas. Meski demikian, ia tetap mempertahankan beberapa proyek infrastruktur yang sempat tertunda, seperti pembangunan di tiga Rukun Warga (RW) dengan total anggaran sekitar Rp 90 juta.

Perubahan dalam Alokasi Dana

Selain itu, anggaran Posyandu juga mengalami penurunan drastis dari Rp 36 juta menjadi hanya Rp 10 juta. Sementara untuk program PKK, anggaran awalnya sebesar Rp 23 juta kini dialokasikan sebesar Rp 11,5 juta karena desa tersebut ditunjuk untuk ikut lomba tingkat kabupaten. Perubahan ini menimbulkan tantangan dalam komunikasi dengan masyarakat agar dapat diterima secara baik.

Malik menyatakan bahwa perubahan anggaran bisa berdampak pada politik di tingkat desa. Ia khawatir jika program Musyawarah Dusun tidak terealisasi, akan menimbulkan masalah baru.

Kritik Terhadap Pendekatan Pemerintah

Menurut Malik, desa saat ini terkesan dianaktirikan. Ia menilai bahwa bantuan lain dengan skema Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) tidak cocok untuk semua desa. Contohnya, di Desa Jerukgiling yang hanya memiliki 450 warga, KDMP tidak terlalu relevan. Ia menegaskan bahwa tidak semua desa membutuhkan program nasional secara utuh.

Kebutuhan yang Lebih Spesifik

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Kabupaten Kendal ini meminta agar anggaran pemerintah lebih tepat sasaran, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat desa seperti irigasi, pesawahan, dan lain-lain.

Di wilayah Klaten, Kepala Desa Tijayan, Joko Lasono, juga mengalami penurunan anggaran dana desa dari Rp 970 juta menjadi Rp 335 juta. Hal ini memaksa ia untuk merevisi kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan. Banyak kegiatan harus dikurangi atau bahkan dibatalkan.

Fokus pada Program Prioritas

Dengan anggaran yang terbatas, Joko kini fokus pada penyaluran dana untuk program seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), kesehatan, dan pendidikan. Untuk pendidikan saja, desa ini memiliki dua Taman Kanak-Kanak (TK) dan satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang memerlukan anggaran hingga delapan guru. Proyek pembangunan fisik juga ditekan hingga di bawah Rp 50 juta.

Perubahan ini menunjukkan bahwa para kepala desa kini harus lebih kreatif dan selektif dalam mengelola dana yang tersedia, agar bisa memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

595SHARES7.5kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Masjid Pasca Banjir →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding berita Berita lokal pemerintah politik politik dan pemerintahan

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritaBerita lokalpemerintahpolitikpolitik dan pemerintahan
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
Klarifikasi Pemerintah Soal Video Aspal Terkelupas di Purbalingga
Previous

Klarifikasi Pemerintah Soal Video Aspal Terkelupas di Purbalingga

Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Masjid Pasca Banjir
Next

Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Masjid Pasca Banjir

Seedbacklink

Berita Populer

1MSM

Palang Parkir Otomatis , Solusi Digitalisasi Parkir Non Tunai Berbasis RFID

Berita Nasional01 Agu 2026
2Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
3Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
4Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
5REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Palang Parkir Otomatis , Solusi Digitalisasi Parkir Non Tunai Berbasis RFID
  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Recent Comments

Archives

  • Agustus 2026
  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Investigasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme