Minggu, 13 September 2026Indonesia
Kompasia
advertorial

Rahasia Kilau Abadi: Meluruskan Mitos Perawatan Lantai Marmer

Oleh reni hartuti Β· Maret 11, 2026 Β· 2 menit baca Penulis Terverifikasi
image
βœ“ Penulis Verified
image
image

Salah satu kekhawatiran utama bagi calon pemilik lantai marmer adalah anggapan bahwa perawatannya rumit dan memakan biaya besar. Banyak yang percaya marmer adalah material yang sangat sensitif terhadap noda dan menuntut produk pembersih khusus yang sulit ditemukan. Anggapan ini jauh dari kenyataan. Marmer adalah material yang teruji waktu, telah digunakan selama ribuan tahun pada berbagai bangunan bersejarah, membuktikan daya tahannya yang luar biasa.

Marmer memang memiliki pori-pori alami (porositas) yang membuatnya rentan terhadap zat asam. Namun, dengan pemahaman dasar yang tepat, perawatan marmer sesungguhnya cukup mudah. Kunci utamanya terletak pada pencegahan dan pemilihan produk pembersih yang benar. Kesalahpahaman inilah yang sering mendorong orang memilih material tiruan, padahal marmer menawarkan nilai investasi jangka panjang yang lebih baik.

Mengatasi Kesalahpahaman Umum dalam Perawatan

Kesalahan paling umum yang sering terjadi adalah menggunakan pembersih lantai keramik yang mengandung asam (misalnya, pembersih porselen) atau bahan-bahan alami bersifat asam seperti cuka dan jeruk nipis. Zat asam akan bereaksi dengan kalsium karbonat pada marmer, menyebabkan kerusakan yang disebut etching, yaitu noda kusam dengan permukaan yang kasar. Pembersih paling aman dan efektif untuk marmer adalah air hangat dan sabun dengan pH netral.

Selain itu, ada mitos bahwa noda yang menempel pada marmer tidak dapat dihilangkan. Padahal, dengan teknik sederhana seperti poultice (kompres penarik noda), sebagian besar noda membandel bisa diangkat. Untuk memahami lebih lanjut mengenai fakta dan mitos perawatan marmer, Anda bisa membaca artikel tentang panduan pembersihan dan pemeliharaan marmer yang akan memberi Anda panduan praktis dan menghilangkan kekhawatiran berlebih.

Protokol Perawatan Harian untuk Kilau Maksimal

Perawatan marmer harian hanya memerlukan kedisiplinan ringan: menyapu atau mengepel debu secara rutin untuk mencegah goresan halus (abrasion), segera membersihkan tumpahan cairan (terutama kopi, anggur, atau jus yang asam), dan melakukan pemolesan ulang (re-polishing) berkala setiap beberapa tahun. Pemolesan ulang adalah keunggulan unik marmer yang tidak dimiliki keramik; ia mampu membuat lantai lama terlihat seperti baru kembali.

Apabila Anda memerlukan produk perawatan spesifik atau konsultasi mengenai kondisi lantai marmer Anda, carilah informasi dari distributor dan pemasok marmer. Dengan penanganan yang tepat, lantai marmer Anda akan bertahan seumur hidup, bahkan akan semakin indah dan berkarakter seiring berjalannya waktu (aging gracefully).

Disclaimer Penulis
Seluruh isi, data, opini, klaim, gambar, tautan, dan materi dalam artikel ini menjadi tanggung jawab penulis, yaitu reni hartuti. Pengelola situs tidak selalu memiliki kendali editorial atas materi yang dikirimkan penulis. Status penulis: Terverifikasi.

Kata Kunci Terkait

Disclaimer & Kebijakan Redaksi

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen menjalankan kegiatan jurnalistik dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan Pedoman Pemberitaan Media Siber, dengan mengutamakan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan independensi redaksi.

Independensi: Kompasia.com dan PT Komunikasi Publik Asia merupakan entitas independen dan tidak berafiliasi dengan Kompas, Kompasiana, KG Media, maupun Kompas Gramedia Group. Nama β€œKompasia” digunakan sebagai identitas yang berasal dari Komunikasi Publik Asia.

Transparansi Konten: Konten pihak ketiga atau komersial dibedakan dari produk jurnalistik redaksi melalui label seperti Press Release, Advertorial, Sponsored, Opini, atau Kontributor.

Hak Jawab & Koreksi: Permohonan koreksi atau Hak Jawab dapat disampaikan ke redaksi@kompasia.com dengan menyertakan tautan artikel dan data pendukung.

Tautan eksternal dapat mengarah ke situs pihak ketiga. Kompasia.com tidak bertanggung jawab atas konten atau kebijakan situs eksternal tersebut.

πŸ’¬ Komentar

0 komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

DUKUNG PENULIS VERIFIED

β˜• Traktir Kopi

reni hartuti telah mempublikasikan 124 artikel. Berikan Kopi sebagai apresiasi.

Tentang Penulis

reni hartuti

Lihat profil & artikel penulis
Kompasia Dikelola oleh Komunikasi Publik Asia