Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

bc190a60 6c17 11ef b5b9 d3641244e201.png
news

Terjebak dalam sindikat kejahatan di Bali, korban mengaku disiksa selama dua hari

By Redaksi Kompasia
Juni 10, 2026 2 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Terjebak dalam sindikat kejahatan di Bali, korban mengaku disiksa selama dua hari

Korban Penipuan dan Penyekapan di Bali Mengungkap Trauma yang Dialaminya

Yubilate Kristian Bulu, seorang warga Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, NTT, menjadi korban penipuan dan penyekapan oleh lima pelaku kejahatan. Kejadian ini terjadi antara tanggal 4 Mei hingga 9 Mei 2026 di Denpasar, Bali. Korban mengalami penderitaan berat selama masa penyekapan tersebut.

Lima pelaku kejahatan ini terdiri dari Adrisryanti Tanah Paluang atau dikenal dengan nama Kenso, yang merupakan bos perusahaan. Selain itu, ada Ayasha Amanda Amira Putri atau Amanda, Yohanes, serta dua orang bodyguard. Korban, yang akrab disapa Krisno, mengungkapkan pengalamannya secara detail saat didampingi oleh ibunya, Adriana Miku Mere, di kediamannya di Desa Radamata, Rabu (10 Juni 2026).

Peristiwa dimulai ketika Krisno ingin mencari pekerjaan di Denpasar, Bali. Ia berangkat pada tanggal 1 Mei 2026 dan tinggal sementara di kamar kos milik sepupuhnya. Pada tanggal 4 Mei, ia menemukan lowongan kerja melalui aplikasi Tinder di bidang pariwisata. Lamarannya diterima, dan ia diundang untuk wawancara langsung di Hotel Liberta Seminyan.

Krisno ditemani oleh sepupuhnya, Ferdi, menggunakan sepeda motor ke hotel tersebut. Di lobi hotel, ia bertemu dengan Kenso dan Amanda. Saat wawancara, ada dua orang lain yang ikut yaitu Yohanes. Krisno diterima sebagai asisten pribadi (Aspri), sedangkan Yohanes ditolak. Namun, ternyata Yohanes adalah bagian dari sindikat kejahatan yang mempermainkannya.

Selama proses wawancara, Kenso meyakinkan Krisno bahwa mereka sama-sama beragama Kristen dan percaya pada Tuhan. Hal ini membuat Krisno percaya bahwa Kenso bukanlah penipu. Namun, segala sesuatu berubah setelah handphone miliknya diambil. Ia mulai disiksa dan dituduh melakukan pencurian uang Rp 2 juta serta pelecehan seksual terhadap Kenso.

Pengakuan Krisno menyebutkan bahwa semua tudingan itu tidak benar. Para pelaku hanya mencari-cari kesalahan untuk memeras keluarganya. Bahkan, ia dipaksa menangis agar orang tuanya percaya bahwa ia dalam kondisi baik. Tidak hanya itu, para pelaku juga meminta tebusan senilai Rp 100 juta. Jika tidak dibayar, ancaman pemotongan jari atau bahkan pembunuhan disampaikan.

Pada tanggal 8 Mei 2026, korban dipindahkan ke Hotel Liberta Kedonganan menggunakan mobil. Dalam perjalanan, dua bodyguard melakukan pemukulan terhadapnya. Di hotel tersebut, korban mengalami penyiksaan yang lebih buruk. Ia dipukuli hingga luka di dahi kirinya harus menjahit. Bahkan, darah yang menyebar di lantai kamar dipaksa untuk dijilat.

Selama masa penyekapan, korban juga dipaksa minum minuman keras hingga mabuk. Meskipun ia tidak biasa minum alkohol, ia dipaksa meminum belasan botol. Akhirnya, saat para pelaku tertidur, Krisno memanfaatkan kesempatan untuk kabur. Ia melarikan diri tanpa baju, hanya mengenakan celana panjang dan darah masih mengalir di wajahnya.

Setelah berhasil kabur, ia mencari bantuan di sebuah warung Madura dan menghubungi ibunya. Dengan bantuan orang NTT yang tinggal di dekat hotel, ia mendapatkan baju dan tenang. Selanjutnya, ia menghubungi keluarga dan Ketua Perkumpulan Orang Sumba di Bali. Mereka kemudian melaporkan ke Polsek Kuta, meski para pelaku telah melarikan diri.

Kini, Krisno mendesak Polsek Kuta Bali untuk segera menangkap para pelaku kejahatan tersebut agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Pengalaman traumatis ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang ingin mencari pekerjaan di luar daerah.

550SHARES9.7kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Prabowo Buka Suara Soal Jokowi yang Jarang Bepergian ke Luar Negeri →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

news berita kasus kriminal kejahatan skandal

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritakasus kriminalkejahatanskandal
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
Palang Parkir nontunai
Previous

Manfaat Sistem Parkir Nontunai Tap In Tap Out (TiTo) atau Tap and Go bagi Akses Tempat Wisata

3653prabowo 1 e1685534290273.jpeg
Next

Prabowo Buka Suara Soal Jokowi yang Jarang Bepergian ke Luar Negeri

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme