Prabowo Buka Suara Soal Jokowi yang Jarang Bepergian ke Luar Negeri

3653prabowo 1 e1685534290273.jpeg

Prabowo Buka Suara Soal Jokowi yang Jarang Bepergian ke Luar Negeri

Prabowo Subianto Menghadapi Kritik Terkait Kunjungan Luar Negeri

Prabowo Subianto, yang saat ini menjabat sebagai presiden Indonesia, memberikan respons terhadap kritik yang sering muncul mengenai frekuensi kunjungannya ke luar negeri. Ia menyatakan bahwa kunjungan tersebut sangat penting dalam konteks situasi geopolitik global yang tidak menentu. Menurutnya, Indonesia memiliki kebijakan luar negeri bebas aktif, yang memungkinkan negara untuk menjalin hubungan dengan berbagai pihak tanpa terlibat dalam pakta militer tertentu.

Ringkasan Cepat
  • prabowo subianto menghadapi kritik terkait kunjungan luar negeri prabowo subianto, yang saat ini menjabat sebagai presiden indonesia, memberikan respons terhadap kritik yang sering muncul mengenai frekuensi kunjungannya …
  • ia menyatakan bahwa kunjungan tersebut sangat penting dalam konteks situasi geopolitik global yang tidak menentu.
  • menurutnya, indonesia memiliki kebijakan luar negeri bebas aktif, yang memungkinkan negara untuk menjalin hubungan dengan berbagai pihak tanpa terlibat dalam pakta militer tertentu.
  • dalam sebuah acara musyawarah nasional himpunan pengusaha muda indonesia (munas hipmi) xviii di bandar lampung, prabowo mengungkapkan keherannya terhadap reaksi publik terhadap kunjungan kerjanya ke luar negeri.
Daftar Isi
  1. Prabowo Subianto Menghadapi Kritik Terkait Kunjungan Luar Negeri
  2. Hubungan dengan Negara-Negara Dunia
  3. Instruksi Belajar Bahasa Prancis di Sekolah
  4. Kunjungan ke Perancis yang Semakin Intens
  5. 🔥 Postingan Populer
  6. Artikel ini bermanfaat?
  7. AutoIndex: Portal Berita & Media Online

Dalam sebuah acara Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas Hipmi) XVIII di Bandar Lampung, Prabowo mengungkapkan keherannya terhadap reaksi publik terhadap kunjungan kerjanya ke luar negeri. Ia membandingkan situasi ini dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang juga pernah dikritik karena jarang melakukan kunjungan luar negeri selama masa jabatannya.

“Ada presiden seperti Pak Jokowi yang jarang ke luar negeri, disalahkan ya kan ‘Jokowi enggak pernah ke luar negeri. Jokowi tidak peduli politik luar negeri’. Saya sering ke luar negeri, (dibilang) ‘Prabowo sering ke luar negeri’. Aneh. Sebenarnya tidak ada masalah gitu, bener enggak,” ujarnya.

Menurut Prabowo, situasi geopolitik saat ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dinamika yang kacau membuat Indonesia harus lebih waspada dan proaktif dalam menjaga hubungan internasional. Ia menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap bebas aktif, yaitu menjalin hubungan baik dengan banyak negara tanpa terlibat dalam aliansi militer tertentu.

Hubungan dengan Negara-Negara Dunia

Prabowo mencontohkan hubungan baik yang ia jalin dengan beberapa pemimpin dunia, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin dan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menyatakan bahwa hubungan tersebut tidak menjadi masalah meskipun ada kritik dari berbagai pihak.

“Sekarang saya baik sama Presiden Putin, baik saya. Tapi saya baik juga sama Presiden Trump. Di sini saya disalahkan di situ saya disalahkan. Tapi enggak ada masalah,” kata dia.

Ia menekankan bahwa tujuan utama dari semua langkah ini adalah untuk memperkuat kesejahteraan rakyat Indonesia. “Noise selalu ada, yang penting kita yakin garis kita di mana. Selama saya yakin saya kerja untuk bangsa dan rakyat Indonesia selamanya saya tidak ragu-ragu,” tutupnya.

Instruksi Belajar Bahasa Prancis di Sekolah

Selain itu, Prabowo juga mengumumkan instruksi untuk sekolah-sekolah di Indonesia agar mulai mengajarkan Bahasa Prancis. Langkah ini diambil setelah beberapa kali kunjungan ke Perancis. Dalam pernyataannya bersama Presiden Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prabowo menjelaskan bahwa pengajaran bahasa Prancis bertujuan untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Perancis di masa depan.

“Sekarang, saya sudah instruksikan bahwa semua tingkatan sekolah-sekolah Indonesia harus belajar bahasa Perancis, melihat perkembangan dunia ke depan,” katanya.

Prabowo menyebutkan bahwa hubungan Indonesia dan Perancis saat ini berada pada fase terbaik dan terus berkembang di berbagai sektor strategis seperti pertahanan, pendidikan, sains dan teknologi, serta investasi. Ia mengakui bahwa dukungan langsung dari Presiden Macron berperan besar dalam memperkuat hubungan bilateral ini.

Kunjungan ke Perancis yang Semakin Intens

Pada kesempatan yang sama, Prabowo menyebutkan bahwa intensitas kunjungannya ke Perancis telah meningkat dalam setahun terakhir. Lawatan kali ini merupakan kunjungan ketiga dalam tahun 2026. Sebelumnya, ia juga pernah berkunjung ke Perancis pada 23 Januari dan 14 April.

“Sebagaimana diketahui, tahun ini saja saya sudah tiga kali ke Perancis,” ujarnya.

Menurut Prabowo, Indonesia adalah negara Asia pertama yang ikut defile di benua Eropa. Ia menyampaikan terima kasih atas sambutan yang baik dari pemerintah Perancis dan menilai bahwa hubungan kedua negara semakin erat.

“Kita tentunya akan lihat dalam saat yang mendatang kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak,” tambahnya.

656SHARES6.1kVIEWS
Rating Artikel: ★★★★★ (5/5 dari 1,657 ulasan)

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Share this content:

8af7c997b935b7c4511af7a8f293314c8b23370a9faab25876ea06c6dd15b252?s=96&d=mm&r=g Prabowo Buka Suara Soal Jokowi yang Jarang Bepergian ke Luar Negeri
Author: Pimpinan Redaksi

Menulis membaca dan membagikan

Kata Kunci Terkait