PSSI Undang Persebaya! Tim Surabaya Resmi Ikut Piala Presiden 2026

  KPA NEWS -—Persebaya Surabaya telah memastikan partisipasinya dalam Piala Presiden 2026 setelah menerima undangan resmi dari PSSI. Keputusan tersebut…
1 Min Read 0 1
 

KPA NEWS -—Persebaya Surabaya telah memastikan partisipasinya dalam Piala Presiden 2026 setelah menerima undangan resmi dari PSSI.

Keputusan tersebut diungkapkan oleh Direktur Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, pada Rabu (24/6/2026), sekaligus menjadi ajang pramusim pertama Green Force di bawah kepemimpinan pelatih baru Bernardo Tavares menjelang menghadapi Super League 2026/2027.

Partisipasi ini menjadi kesempatan berharga bagi Persebaya Surabaya untuk mengukur kemampuan tim yang baru.

Turnamen ini juga memberikan kesempatan kepada Bernardo Tavares untuk mengumpulkan pemain-pemain baru sebelum kompetisi resmi dimulai.

Mengapa Persebaya Surabaya Memilih Mengikuti Piala Presiden 2026?

Persebaya Surabaya telah menerima undangan resmi dari PSSI dan segera memutuskan untuk ikut serta dalam Piala Presiden 2026.

Jelasnya diungkapkan oleh Direktur Persebaya Surabaya, Candra Wahyudi, saat berbicara dengan wartawan di Mayapada Hospital, Rabu (24/6/2026).

Menurut Candra, keputusan itu diambil setelah manajemen menerima surat resmi dari PSSI terkait rencana penyelenggaraan turnamen pramusim tersebut.

Persebaya Surabaya menganggap kompetisi ini penting sebagai bagian dari persiapan menyambut musim berikutnya.

“Mengenai Piala Presiden, kami memang menerima surat undangan dari PSSI. Intinya, PSSI rencananya akan menyelenggarakan Piala Presiden dan kami memutuskan untuk mengikuti ajang tersebut,” kata Candra Wahyudi.

Saat ditanya apakah jadwal pertandingan sesuai dengan rencana yang telah dibuat oleh Bernardo Tavares, Candra memberikan jawaban singkat namun tegas. “Ya,” katanya.

Jawaban tersebut menunjukkan tidak ada tumpang tindih jadwal antara rencana latihan pramusim yang disusun oleh pelatih asal Portugal tersebut dengan penyelenggaraan Piala Presiden 2026.

Oleh karena itu, Persebaya Surabaya mampu memanfaatkan turnamen sebagai bagian dari persiapan kompetitif.

Enam Pemain Baru Siap Memperkuat Tim Green Force

Sebelum dimulainya Super League 2026/2027, Persebaya Surabaya melakukan langkah tajam dalam bursa transfer. Sampai saat ini, pihak manajemen telah mengumumkan enam pemain baru yang akan memperkuat berbagai posisi di tim.

Lima pemain yang lebih dahulu diumumkan adalah Reza Arya Pratama, Syahrul Lasinari, Yusuf Meilana, Dicky Kurniawan, dan Ricky Pratama.

Seluruhnya telah menyelesaikan proses administratif, pemeriksaan kesehatan, serta seluruh tahapan yang menjadi standar klub sebelum secara resmi bergabung.

Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkuat tingkat persaingan di dalam tim yang dilatih oleh Bernardo Tavares.

Setiap pemain memiliki gaya bermain dan pengalaman yang berbeda, sehingga dapat memenuhi kebutuhan tim dalam menghadapi musim yang diperkirakan akan sangat kompetitif.

Manajemen juga menentukan durasi kontrak yang berbeda tergantung pada proyeksi setiap pemain. Reza Arya Pratama dan Ricky Pratama memperoleh kontrak jangka panjang sebagai bentuk investasi jangka panjang klub.

Di sisi lain, Syahrul Lasinari dan Yusuf Meilana mendapatkan kontrak selama satu musim. Sementara itu, Dicky Kurniawan memperoleh kontrak yang berlangsung selama tiga musim sebagai wujud kepercayaan terhadap kemampuannya.

Susunan pemain baru ini memberikan lebih banyak opsi bagi Bernardo Tavares dalam merancang taktik. Piala Presiden 2026 menjadi kesempatan yang tepat untuk menguji kombinasi pemain sebelum kompetisi resmi dimulai.

Bernardo Tavares Memiliki Tujuan Khusus dalam Ramadhan Sananta

Pergerakan Persebaya Surabaya di bursa transfer belum berhenti setelah lima pemain pertama. Klub kemudian menambah kekuatan dengan menghadirkan penyerang tim nasional Indonesia, Ramadhan Sananta.

Kehadiran Sananta langsung membawa semangat baru terhadap kemampuan lini depan Green Force. Striker muda ini diharapkan menjadi salah satu andalan utama dalam mencetak gol sepanjang musim.

Namun bagi Bernardo Tavares, transfer tersebut bukan hanya sekadar menambah pilihan di lini depan. Pelatih asal Portugal itu juga memiliki tujuan khusus untuk membantu Sananta kembali menunjukkan performa terbaiknya.

Tugas tersebut menjadi sangat penting karena Liga Super 2026/2027 diperkirakan akan semakin bersaing.

Ketajaman Sananta bisa menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kesempatan Persebaya Surabaya untuk bersaing di papan atas klasemen.

Piala Presiden 2026 diprediksi menjadi awal karier Sananta bersama tim barunya.

Turnamen tersebut memberi kesempatan kepada Bernardo Tavares untuk menguji berbagai strategi permainan sambil memperkuat kekompakan antara Sananta dengan rekan-rekannya.

Piala Presiden Sebagai Wadah Persiapan Persebaya Surabaya

Partisipasi dalam Piala Presiden 2026 bukan sekadar mengikuti ajang persiapan musim.

Perhelatan ini merupakan kesempatan untuk mengevaluasi kesiapan fisik, strategi, dan mental dari seluruh pemain menjelang musim yang panjang.

Bernardo Tavares juga mampu menilai sejauh mana strategi yang diterapkannya sejak awal masa persiapan.

Setiap pertandingan akan menjadi dasar penilaian untuk menentukan susunan terbaik menghadapi Super League 2026/2027.

Dengan enam pemain baru yang telah bergabung serta kesempatan untuk mengintegrasikan seluruh anggota tim melalui pertandingan kompetitif, Persebaya Surabaya memiliki persiapan yang cukup menjanjikan.

Dukungan penuh dari manajemen serta persiapan yang baik diharapkan mampu membuat Green Force tampil lebih tangguh sejak awal musim.

Kini fokus para penggemar tertuju pada bagaimana Bernardo Tavares menciptakan ciri khas permainan tim.

Piala Presiden 2026 menjadi kesempatan pertama bagi Persebaya Surabaya untuk menunjukkan wajah baru sekaligus menguji sejauh mana kekuatan Green Force mampu bersaing dalam menghadapi musim yang penuh tantangan.

819SHARES2.5kVIEWS

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Redaksi Kompasia