Ringkasan Berita:
- Nama Mufli Budi Ananda disebut muncul dalam daftar susulan Komite Direksi PT Krakatau Posco.
- Asisten pribadi Raffi Ahmad dilaporkan masuk ke dalam daftar komisaris PT Krakatau Posco.
- Mufli sempat melanjutkan studi ke tingkat sarjana di Program Studi Teknik Industri, Institut Sains dan Teknologi Nasional, pada tahun 2012.
KPA NEWS –Berita mengenai sosok Mufli Budi Ananda tiba-tiba menjadi topik yang banyak dibicarakan masyarakat.
Asisten pribadi Raffi Ahmad dikabarkan masuk ke dalam daftar komisaris PT Krakatau Posco.
Isu ini menimbulkan rasa penasaran di kalangan netizen terhadap latar belakang Mufli, mulai dari riwayat pendidikannya hingga pengalaman kerjanya.
Banyak orang juga meragukan kemampuannya dalam menjalankan tugas sebagai komisaris di perusahaan yang bergerak di bidang baja.
Sejauh ini, Mufli lebih terkenal sebagai orang yang dipercaya oleh Raffi Ahmad.
Ia sering kali terlihat mendampingi presenter yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni dalam berbagai kegiatan, baik dalam pekerjaan maupun urusan bisnis.
Hubungan Mufli dengan keluarga Raffi dan Nagita Slavina tergolong sangat akrab.
Ia sering kali ikut serta dalam perjalanan keluarga tersebut ke berbagai negara dan kerap terlihat bersikap akrab dengan anak-anak Raffi dan Nagita, sehingga sering menjadi perhatian netizen.
Di balik hubungannya yang dekat dengan Raffi Ahmad, informasi tentang perjalanan karier Mufli di luar tugasnya sebagai asisten pribadi masih jarang diketahui oleh masyarakat.
Namun, latar belakang pendidikannya bisa dilihat melalui Basis Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), sebagaimana dilaporkan pada Senin (29/6/2026).
Berdasarkan data tersebut, Mufli memulai pendidikan tingginya di Politeknik Bunda Kandung pada tahun 2007.
Ia berhasil menyelesaikan pendidikan Diploma III (D3) di jurusan Teknik Listrik.
Setelah itu, Mufli melanjutkan studinya ke tingkat sarjana di Program Studi Teknik Industri, Institut Sains dan Teknologi Nasional, pada tahun 2012.
Namun, penelitiannya tidak selesai karena mengajukan pengunduran diri pada tahun 2017.
Ia kemudian mendaftar kembali ke universitas yang sama pada tahun 2014 untuk melanjutkan studinya.
Namun, usaha tersebut juga tidak berkelanjutan hingga selesai dan kembali berakhir dengan pengunduran diri pada tahun 2018.
Berdasarkan data PDDIKTI, tingkat pendidikan terakhir yang telah diselesaikan oleh Mufli hingga saat ini adalah Diploma III (D3) Teknik Listrik.
Tiba-tiba nama Mufli Budi Ananda muncul dalam susulan Dewan Komisaris PT Krakatau Posco.
Data tersebut juga diketahui melalui situs resmi perusahaan.
Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PT Krakatau Posco maupun pihak Mufli mengenai alasan penunjukannya sebagai komisaris.
PT Krakatau Posco merupakan perusahaan yang didirikan bersama oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO dari Korea Selatan, yang menjalankan pabrik baja lengkap di Cilegon, Banten, seperti yang tercantum dalam situs krakarauposco.id.
Pengembangan infrastruktur pabrik perusahaan dimulai sejak tahun 2011.
Hingga selesai dalam jangka waktu 36 bulan.
Pada tahun 2014, PT Krakatau Posco telah mulai beroperasi secara komersial.
Mereka dikenal sebagai pabrik baja terpadu pertama di Indonesia yang memanfaatkan teknologi blast furnace.
PT Krakatau Posco menyediakan berbagai kebutuhan baja bagi pasar dalam negeri.
Termasuk meningkatkan daya saing industri baja Indonesia di tingkat regional.
Perusahaan Krakatau Posco berkedudukan dan menjalankan operasional pabriknya di Kota Cilegon, Provinsi Banten.
Instagram Raffi Ahmad Diserang, Dampak Mufli Menjadi Komisaris Krakatau Posco
Kehadiran Mufli dalam susunan komisaris menjadi salah satu isu yang banyak dibicarakan di media sosial.
Hal tersebut menyebabkan akun Instagram Raffi Ahmad, @rafinagita1717 juga terkena dampak.
Netizen yang penasaran dan tidak menerima pengangkatan Mufli sebagai komisaris, langsung menyerbu kolom komentar di setiap unggahan Raffi.
Banyak kritikan negatif ditujukan kepada pria yang memiliki tiga anak itu.
Banyak orang juga mengkritik nama rekan kerja lain di rumah Raffi.
Sus Rini siap-siap menjadi menteri, mungkin bisa saja,komentar netizen.
Seluruh anggota keluarganya dengan mudah menjadi pejabat,komentar netizen lainnya.
Tidak perlu membagi jabatan terlalu jelas,komentar netizen.
(Tribunnews.com/Ayu/Indah)(Bangkapost/Vigestha Repit Dwi Yarda)
Artikel ini disusun berdasarkan Tribunnews.com
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
- Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
- Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
Artikel ini bermanfaat?
Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.
Donasi Sekarang