Mendagri Pantau Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah Meski Hujan

Ringkasan Berita: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah meskipun sedang diguyur hujan deras.…
1 Min Read 0 1
Ringkasan Berita:
  • Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengunjungi Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah meskipun sedang diguyur hujan deras.
  • Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp100 miliar guna memperbaiki jalan dan jembatan di wilayah Werlah Simpang Lancang pada tahun 2026.
  • Proyek jembatan dengan panjang yang cukup besar di Enang-Enang yang bernilai sebesar Rp700 miliar direncanakan akan dimulai pembuatannya pada tahun 2027.
  • Menteri Dalam Negeri mengapresiasi inisiatif masyarakat setempat yang telah memperbaiki jembatan dan jalan di Enang-Enang.

Liputan Jurnalis Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

Kepri KPA BERITA -, REDELONG– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan kunjungan langsung ke kondisi Jalan dan Jembatan Enang-Enang di Kampung Alur Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada Selasa (7/7/2026).

Pengawasan di lokasi menunjukkan Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, tetap melakukan inspeksi meskipun dalam kondisi hujan deras.

Ditemani Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, rombongan Kementerian Dalam Negeri terlihat rela basah kuyup demi melihat langsung lokasi jembatan yang sempat viral setelah diperbaiki secara mandiri oleh warga.

Kehadiran para pejabat negara ini disambut dengan antusias oleh penduduk setempat, termasuk Tuan Sahrial Abadi yang berperan sebagai inisiator pembukaan Jalan Enang-Enang.

Seperti yang diketahui, jembatan dan akses jalan di area tersebut sebelumnya telah diperbaiki menggunakan dana sumbangan warga yang mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

Tahapan Perpindahan dan Pemperkuatan Infrastruktur

Di hadapan masyarakat yang hadir, Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan beberapa langkah strategis dalam mengatasi infrastruktur di Kabupaten Bener Meriah.

Sebagai langkah pertama, pemerintah akan memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang yang saat ini ada.

Tindakan ini diambil agar jalur yang telah diperbaiki secara mandiri oleh warga tetap dapat digunakan dengan aman oleh kendaraan roda dua dan kendaraan ringan selama masa transisi.

Dengan penguatan tersebut, pemerintah juga akan melakukan perluasan dan pengaspalan jalur alternatif dari Simpang Lancang hingga Simpang Werlah dengan lebar 6 meter. Proyek ini meliputi pembangunan dua jembatan tetap yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun 2026.

“Pemerintah berencana membangun sebuah jembatan dengan bentang panjang sekitar 300 meter di wilayah Enang-Enang, namun jembatan yang telah diperbaiki oleh masyarakat tetap digunakan seperti biasa serta diperkuat seoptimal mungkin oleh Balai PU”, kata Tito yang langsung mendapat tepuk tangan antusias dari warga.

Jembatan ini, menurut Tito, tentu menjadi solusi jangka panjang yang diharapkan menjadi ikon baru Tanah Gayo.

Penetapan Anggaran dan Sasaran Pembangunan

Selanjutnya, Tito menjelaskan detail anggaran yang telah disiapkan oleh pemerintah. Pembangunan Jalan Werlah beserta dua jembatan permanen direncanakan akan dimulai pada tahun 2026 ini dengan total anggaran sekitar Rp 100 miliar.

Sementara itu, proyek besar pembangunan jembatan dengan panjang sekitar 300 meter di Enang-Enang direncanakan akan dimulai pada tahun 2027.

Proyek jangka panjang ini diperkirakan memerlukan anggaran sekitar Rp 700 miliar dan direncanakan selesai dalam waktu tiga tahun.

Tito menekankan bahwa kehadiran pemerintah bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pergerakan masyarakat sambil tetap memprioritaskan aspek keamanan.

Mendagri Apresiasi Warga

Pada kesempatan itu, Tito Karnavian juga menyampaikan rasa apresiasi yang tinggi terhadap semangat kerja sama dan perhatian masyarakat dalam menjaga fungsi akses jalan penting ini.

“Pemerintah di sini bukan tidak peduli, tetapi akan segera bekerja, jalur alternatif sudah disiapkan, kemudian akan diperbaiki kembali termasuk jembatannya. Yang ini sudah memiliki penguatan dan akan dioptimalkan lagi,” tegas Menteri Dalam Negeri.

Respons dan Apresiasi Warga

Mendengar penyampaian langsung dari Menteri Dalam Negeri, Bapak Sahrial Abadi selaku perwakilan masyarakat menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas komitmen nyata yang ditunjukkan oleh pemerintah pusat serta daerah dalam menyelesaikan masalah keterhubungan di wilayah mereka.

“Kami telah mendengar bahwa perencanaan perbaikan sangat luar biasa. Ada tiga hal yang akan dilakukan. Jalan Werlah ke Simpang Lancang akan diperlebar dan diaspal, dibangun dua jembatan, serta satu jembatan layang, terima kasih kepada Pemerintah, khususnya Bapak Prabowo”, ujar Sahrial.

Mendagri Pantau Jembatan Enang-Enang di Bener Meriah Meski Hujan

Turut hadir dalam kunjungan tersebut antara lain, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, Zulkarnaini, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bener Meriah, serta beberapa pejabat terkait lainnya. (*)

422SHARES1.6kVIEWS

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Redaksi Kompasia