Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

AA1Uubkl.jpg
tranding

Ancaman Perang Dunia Ketiga, Dimana Mulainya?

By Redaksi Kompasia
Januari 20, 2026 3 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Ancaman Perang Dunia Ketiga, Dimana Mulainya?

Tatanan Internasional yang Rapuh

Tahun-tahun terakhir menunjukkan bahwa tatanan internasional pasca-Perang Dingin semakin rapuh. Banyak pengamat, politikus, dan ahli hubungan internasional menyatakan bahwa dunia kini berada di fase paling berbahaya sejak 1945. Berbagai ancaman dan ketegangan global mulai memunculkan kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya konflik besar.

Pemerintahan Donald Trump dianggap sebagai salah satu penggerak “proyek imperialis baru” yang ditandai dengan pendekatan unilateralisme agresif. Dari rencana penguasaan Greenland hingga intervensi militer di Amerika Latin, pendekatan ini dinilai menciptakan preseden berbahaya yang bisa saja ditiru oleh negara-negara besar lainnya seperti Rusia dan Tiongkok. Akibatnya, risiko konflik global meningkat secara signifikan.

Timur Tengah: Titik Api Utama

Timur Tengah menjadi salah satu titik api utama dalam situasi global saat ini. Ancaman intervensi militer Amerika Serikat terhadap Iran, terutama di tengah gelombang protes domestik di Iran, memicu eskalasi retorika dan kesiapan militer. Teheran menuduh Washington secara sengaja meningkatkan ketegangan kawasan. Dua tahun genosida di Gaza yang dilakukan Israel menjadi pemicu memanasnya situasi belakangan. Iran agaknya menjadi sasaran negara Zionis dan AS karena merupakan satu-satunya negara formal di kawasan yang melakukan tindakan nyata atas aksi Israel yang telah membunuh 71 ribu warga Gaza, kebanyakan anak-anak dan perempuan.

Kelompok-kelompok yang didukung Iran seperti Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon juga melancarkan serangan untuk menekan Israel menghentikan agresi di Gaza. Tentara Israel menghancurkan seluruh blok pemukiman di kamp Jabalia, sebelah utara Jalur Gaza, akhir Agustus 2025. Dalam eskalasi terkini, ketua parlemen Iran memperingatkan bahwa setiap serangan AS akan dibalas dengan serangan terhadap pangkalan dan kapal Israel serta Amerika di kawasan. Ini mendesak Israel dan sejumlah negara Arab agar AS menunda menyerang Iran.

Eropa: Kesiapan untuk Konflik Bersenjata

Selama Perang Dingin, selalu ada potensi konflik di Eropa. Namun saat ini, pernyataan-pernyataan pejabat di kedua sisi Atlantik, Rusia dan di seluruh Eropa Barat, menunjukkan kesiapan retoris untuk konflik bersenjata dalam skala yang belum pernah terlihat sebelumnya. Perdana Menteri Hongaria Viktor OrbΓ‘n mengeklaim bahwa para pemimpin Eropa telah membentuk “Dewan Perang” untuk merencanakan kemenangan dalam potensi perang dunia ketiga.

Mark Rutte, Sekjen NATO, baru-baru ini mengatakan bahwa negara-negara Barat β€œharus bersiap menghadapi perang besar seperti yang dialami kakek dan nenek kita”. Sementara Panglima Angkatan Udara Inggris Sir Richard Knighton mengatakan bahwa situasi saat ini jauh lebih berbahaya dibandingkan masa-masa sebelumnya dalam kariernya. Ketika Vladimir Putin terus menunda perundingan perdamaian, ia juga memperingatkan bahwa ia siap berperang dengan Eropa jika diperlukan.

Laut Asia Timur: Potensi Konflik Global

Selat Taiwan juga disebut banyak analis sebagai medan paling berbahaya di abad ke-21. Beijing memandang Taiwan sebagai bagian tak terpisahkan dari China, sementara Amerika Serikat semakin terbuka mendukung status quo kemerdekaan de facto pulau tersebut. Latihan militer besar-besaran Pasukan Pembebasan Rakyat (PLA) China dengan peluru tajam, simulasi blokade, uji tongkang pendaratan amfibi, hingga pengembangan pemotong kabel laut menunjukkan kesiapan China untuk operasi militer kompleks.

Pada tanggal 31 Desember 2025, Beijing merilis pidato Tahun Baru yang disampaikan oleh Presiden Xi Jinping ketika negara tersebut bersiap memasuki tahun 2026. Selain masalah dalam negeri, Taiwan sekali lagi muncul sebagai titik fokus utama, yang mencerminkan tekad Beijing yang semakin besar. Dalam pidatonya, Presiden Xi menegaskan bahwa “Masyarakat China di kedua sisi Selat Taiwan memiliki garis keturunan dan kekerabatan yang sama. Reunifikasi nasional, sebagai tanda zaman, tidak dapat dihentikan.”

Korea Utara: Ancaman Tambahan

Korea Utara menambah lapisan ancaman baru. Uji coba rudal balistik, penguatan industri senjata, serta pengembangan kapal perang berkemampuan nuklir menunjukkan ambisi militer Pyongyang yang meningkat drastis. Hubungan militer dengan Rusia, termasuk pengiriman pasukan ke Ukraina, memunculkan kekhawatiran transfer teknologi strategis. Di saat yang sama, Korea Utara menjauh dari gagasan reunifikasi damai dan meningkatkan provokasi di perbatasan.

Dunia di Persimpangan Sejarah

Yang jelas, dunia kini berada pada persimpangan sejarah. Konflik-konflik regional yang saling terhubung membuat satu kesalahan kalkulasi saja cukup untuk menyalakan api perang global. Seperti diingatkan para analis, pertanyaannya bukan lagi apakah eskalasi mungkin terjadi, melainkan apakah dunia siap menanggung konsekuensinya ketika para pemimpin dunia kehilangan akal sehat dan terus memilih konfrontasi.

664SHARES2.2kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Sidang Dugaan Korupsi Chromebook: Tim Hukum Nadiem Makarim Soroti Proses dan Kelayakan Saksi β†’

πŸ”₯ Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
πŸ”— Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

tranding berita hubungan Internasional Indonesia Kebijakan Luar Negeri politik

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

πŸ’š Donasi via Sociabuzz πŸ“² Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

βœ‰ Kirim ke Redaksi ❀ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

beritahubungan InternasionalIndonesiaKebijakan Luar Negeripolitik
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
AA1UuqTz.jpg
Previous

Kaltim Masuk Enam Besar Konflik Agraria Nasional 2025

AA1UzSdq.jpg
Next

Sidang Dugaan Korupsi Chromebook: Tim Hukum Nadiem Makarim Soroti Proses dan Kelayakan Saksi

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
β˜• Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

β˜• Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme