Jakarta – Pemerintah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi dan rute alternatif untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan masyarakat yang merayakan malam Tahun Baru di pusat kota. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan serta mencegah parkir liar di kawasan steril acara.
Kawasan Sudirman–Thamrin, Monas, Sarinah, dan sekitarnya diprediksi menjadi titik konsentrasi massa. Sejumlah ruas jalan diberlakukan pembatasan hingga penutupan sementara, sehingga masyarakat diimbau tidak memaksakan kendaraan masuk ke area inti perayaan.
Puluhan Kantong Parkir Disiapkan
Berdasarkan pengaturan lalu lintas yang berlaku, kantong parkir tersebar di beberapa zona strategis.
Zona Sudirman–Thamrin
Area ini menjadi pusat perayaan dan Car Free Night. Kantong parkir yang disiapkan antara lain Parkir Timur Senayan, Parkir Selatan Senayan, FX Sudirman, Plaza Semanggi, Wisma GKBI, Gedung BEI, serta gedung perkantoran di sekitar kawasan tersebut. Namun, area ini diperkirakan penuh lebih cepat.
Zona Monas dan Gambir
Untuk warga yang ingin menikmati perayaan di sekitar Monas, tersedia kantong parkir seperti IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, serta gedung kementerian di sekitarnya. Lokasi ini dinilai lebih tertib dan cocok untuk pengunjung yang melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.
Zona Sarinah dan Menteng
Kantong parkir tersedia di Sarinah, Djakarta Theater, Hotel Indonesia Kempinski, Mandarin Oriental, dan beberapa hotel di kawasan Menteng. Pengendara diimbau mengikuti arahan petugas karena akses jalan bersifat situasional.
Zona Harmoni–Gajah Mada
Sebagai alternatif yang relatif lebih longgar, warga dapat memanfaatkan Gajah Mada Plaza, Lokasari Square, ITC Roxy Mas, Novotel Gajah Mada, dan gedung parkir di kawasan Harmoni. Dari titik ini, masyarakat bisa melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum.
Zona Cikini
Bagi pengendara dari arah selatan, kantong parkir tersedia di Taman Ismail Marzuki (TIM), Hotel Ibis Cikini, dan area resmi di sekitar Jalan Raden Saleh.
Rute Alternatif Disarankan
Petugas merekomendasikan penggunaan rute alternatif untuk menghindari kepadatan ekstrem.
- Dari arah timur (Bekasi/Cawang): keluar lebih awal menuju Tebet atau Kuningan, kemudian parkir di kawasan Gajah Mada atau Harmoni.
- Dari arah selatan (Depok): diarahkan menuju Cikini atau Salemba, menghindari Sudirman langsung.
- Dari arah barat (Tangerang): keluar Kebon Jeruk menuju Roxy atau Gajah Mada.
- Dari arah utara: memanfaatkan area Harmoni dan Sawah Besar.
Pengendara diimbau tidak memaksakan masuk ke kawasan Sudirman–Thamrin pada pukul padat, terutama antara 18.00–22.00 WIB.
Warga Diminta Hindari Parkir Liar
Pemerintah menegaskan bahwa parkir liar akan ditindak tegas, termasuk penderekan kendaraan. Sejumlah ruas jalan dipastikan steril dari parkir, dan pengawasan akan dilakukan oleh petugas gabungan.
Masyarakat juga disarankan menggunakan transportasi umum seperti TransJakarta, MRT, atau LRT yang jam operasionalnya diperpanjang selama malam pergantian tahun.
Datang Lebih Awal dan Siapkan Pembayaran Non-Tunai
Untuk kenyamanan bersama, warga disarankan datang lebih awal, memilih parkir resmi meskipun lebih jauh, serta menyiapkan pembayaran non-tunai. Kombinasi parkir dan transportasi umum dinilai sebagai solusi paling aman dan efisien.
Dengan pengaturan parkir dan rute alternatif ini, diharapkan perayaan malam Tahun Baru dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
🔥 Postingan Populer
- 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
- Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
- Edukasi Sistem Parkir Wisata Non-Tunai bersama KelolaWisata.com : Solusi Digital untuk Pengelolaan Wisata Modern
- MSM Parking: Solusi Terbaik untuk Manajemen Parkir di Indonesia
- Manless Ticket Dispenser Standar Internasional: Spesifikasi Lengkap
Share this content:
