Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

KPA News KPA News

Pusat Press Release, Advertorial & Direktori Bisnis Indonesia

  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
  • Beranda
  • Berita Utama
    • Keuangan
    • pendidikan
    • Politik
    • Sosial
    • Sport
    • Teknologi
    • Tokoh
    • Kirim Artikel Baru
    • Viral
  • kebijakan privasi
  • Tentang Kami
  • Sponsor
  • Ensiklopedia Bebas
  • wikipedia teknologi
Subscribe
Close

Search

Gempa Terkini Guncang Bandung, Pusat Gempa di Laut Dekat Garut
Viral

Gempa Terkini Guncang Bandung, Pusat Gempa di Laut Dekat Garut

By Redaksi Kompasia
September 14, 2025 4 Min Read
Komentar Dinonaktifkan pada Gempa Terkini Guncang Bandung, Pusat Gempa di Laut Dekat Garut

– Setelah Pangandaran, gempa terbaru di Jawa Barat mengguncang Bandung pada malam Minggu (14/9/2025) dengan titik episentrum berada di laut.

BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi yang terjadi di Bandung, Jawa Barat pada pukul 22.20 WIB dengan kekuatan sebesar Magnitudo 2,4.

Episentrum gempa Bandung terletak di laut, 91 km Barat Daya Kabupaten Bandung.

Namun, berdasarkan informasi dari BMKG, titik pusat gempa terletak di selatan Kabupaten Garut.

Pusat gempa berada di kedalaman 29 kilometer.

“Info Gempa Mag:2.4, 14-Sep-25 22:20:46 WIB, Lok:7.81 LS – 107.28 BT (91 km BaratDaya KAB-BANDUNG-JABAR), Kedlmn: 29 Km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Minggu (14/9/2025) malam.

Sebelumnya, gempa terbaru di Jawa Barat mengguncang Pangandaran pada malam Minggu (14/9/2025) dengan titik gempa berada di laut.

BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi yang terjadi di Pangandaran, Jawa Barat pada pukul 21.07 WIB dengan kekuatan sebesar Magnitudo 3,9.

Episentrum gempa Pangandaran berada di laut, 90 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran.

Namun, berdasarkan informasi dari BMKG, titik pusat gempa terletak di selatan Kabupaten Tasikmalaya.

Pusat gempa terletak pada kedalaman 10 kilometer.

“Info Gempa Mag:3.9, 14-Sep-25 21:07:18 WIB, Lok:8.19 LS – 107.84 BT (90 km BaratDaya KAB-PANGANDARAN-JABAR), Kedlmn: 10 Km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Minggu (14/9/2025) malam.

Sebelumnya, gempa terbaru di Jawa Barat mengguncang Sukabumi pada hari Kamis siang (11/9/2025). Sebelumnya telah terjadi tiga kali gempa bumi pasca-gempa Sukabumi dengan kekuatan M4,7.

BMKG Wilayah II melaporkan gempa bumi yang terjadi di Sukabumi, Jawa Barat, terbaru terjadi pada pukul 13.17 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,5.

Episentrum gempa di Sukabumi terletak di laut, 80 km Tenggara Kabupaten Sukabumi.

Pusat gempa terletak pada kedalaman 14 km.

“Info Gempa Mag:3.5, 11-Sep-25 13:17:29 WIB, Lok:7.71 LS – 106.58 BT (80 km Tenggara KAB-SUKABUMI-JABAR), Kedlmn: 14 Km ::BMKG,” tulis BMKG Wilayah II di akun X @bmkgwilayah2, Kamis (10/9/2025) siang.

Skala Gempa

Berdasarkan skala MMI yang diambil dari situs BMKG, berikut informasi MMI yang bisa dipelajari.

I MMI

Gempa bumi tidak terasa kecuali dalam kondisi yang sangat luar biasa oleh sejumlah orang.

II MMI

Gempa bumi terasa oleh sejumlah orang, benda-benda kecil yang digantung seperti lampu gantung berayun.

III MMI

Gempa bumi terasa jelas di dalam rumah.

Gempaan terasa seperti sedang naik di dalam truk yang melaju.

IV MMI

Pada siang hari, terasa oleh banyak orang di dalam rumah, sedangkan beberapa orang di luar rumah merasakan hal yang sama, keramik retak, jendela/ pintu bergetar hingga berbunyi, dan dinding mengeluarkan suara.

V MMI

Gempa bumi menyebabkan getaran yang bisa dirasakan oleh sebagian besar orang, orang-orang berlari ketakutan, peralatan rumah tangga retak, benda-benda terlempar, tiang dan objek besar tampak berayun, serta lonceng bisa berhenti berayun.

VI MMI

Gempa bumi terasa oleh seluruh penduduk.

Banyak orang kaget dan lari keluar, plester dinding mengelupas dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan yang tidak terlalu parah.

VII MMI

Semua orang meninggalkan rumah.

Kerusakan kecil pada rumah yang memiliki struktur dan konstruksi yang baik.

Sementara itu, pada bangunan yang memiliki konstruksi buruk terjadi retakan hingga kerusakan, pipa asap retak.

Dan getaran bisa dirasakan oleh seseorang yang sedang mengendarai kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan kecil pada struktur bangunan yang kokoh.

Retak pada struktur bangunan yang kurang kuat, dinding lepas dari kerangka rumah, cerobong pabrik dan monumen ambruk, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan yang terjadi pada bangunan yang memiliki struktur kokoh, menyebabkan kerangka rumah menjadi melengkung dan banyak ditemukan retakan.

Rumah terlihat berpindah dari fondasi awalnya. Saluran pipa di dalam rumah rusak.

X MMI

Bangunan kayu yang kokoh rusak, kerangka rumah terlepas dari fondasinya, tanah retak dan rel melengkung, longsoran tanah terjadi di setiap sungai serta daerah dengan lereng curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit tersisa berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa yang berada di bawah tanah sudah tidak bisa digunakan lagi, tanah retak, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur sama sekali, gelombang terlihat di permukaan tanah.

Lingkungan menjadi gelap, benda-benda terlempar ke langit.

Berikut langkah-langkah yang harus kamu lakukan ketika terjadi gempa bumi.

1. Tetap tenang

Saat terjadi gempa, usahakan untuk tidak takut dan tetap tenang!

Tarik napas perlahan, kemudian amati lingkungan sekitar dan tentukan tempat yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika sedang berada di dalam penginapan saat gempa terjadi, usahakan untuk melindungi diri serta orang-orang di sekitar kamu.

Meja merupakan lokasi paling aman untuk berlindung dari benda-benda yang jatuh akibat gempa bumi.

Kemudian, lindungi kepala menggunakan benda yang lembut.

Contohnya bantal, helm, papan, atau yang paling efisien adalah dengan menggunakan kedua tangan dalam posisi terbuka.

3. Di luar ruangan

Jika sedang berada di luar ruangan saat terjadi gempa, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah segera menjauhi bangunan dan tiang, kemudian pergi ke area terbuka.

Tenanglah diri dengan menghirup napas perlahan dan jangan melakukan apa pun.

Karena biasanya setelah gempa pertama akan muncul gempa berikutnya.

4. Di kerumunan

Gempa bisa terjadi setiap saat.

Jika saat itu kamu berada di tengah kerumunan, biasanya akan terjadi kekacauan.

Untuk menghindari hal tersebut, kamu sebaiknya mengikuti petunjuk dari petugas penyelamat dan berusaha langsung menuju tangga darurat agar sampai ke area terbuka.

5. Di pegunungan atau wilayah dataran tinggi

Jika terjadi gempa saat kamu sedang berada di pegunungan, segeralah berpindah ke area terbuka untuk mencari perlindungan.

Hindari area dekat lereng karena dipastikan dapat menyebabkan tanah longsor dan membahayakan keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa bumi yang terjadi di dasar laut dapat menyebabkan terjadinya gelombang tsunami.

Jika terjadi gempa, segeralah berpindah ke area yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang bepergian ketika gempa terjadi, peganglah dengan kuat agar tidak jatuh.

Berhenti di tempat yang terbuka dan tinggalkan di sana.(*)

 

Buka berita-berita di Google News

907SHARES8.6kVIEWS

Bagikan Artikel & Dapat Reward

Share artikel ini ke media sosial. Setiap link/share valid bernilai Rp10.

WhatsAppFacebookXTelegram
Catatan: sistem mencatat 1 reward per platform, per artikel, per IP untuk mengurangi spam. Status awal pending dan dapat diverifikasi admin.

Baca Artikel Selanjutnya:

Masih Ada 12 Menteri Jokowi di Kabinet Prabowo, Pakar: Bisa Jadi Pengkhianat →

🔥 Postingan Populer

  • 7 Fakta Gempa Bumi di Rusia: Dari Kamchatka hingga Ancaman Tsunami
  • Indonesia Luncurkan Kampanye Pariwisata Regeneratif: Dorong Lingkungan Pulih, Komunitas Bangkit
  • Seafood Bakar Jimbaran: Resep Rahasia Devina Hermawan!
  • Renungan Harian Katolik 14 Juni 2026 Lengkap
  • Fika, Direktur PT MSA, Tersangka Kasus Suap Audit BPK dengan Bupati Muara Enim, Pasok Rp500 Juta
🔗 Cari alat parkir

Artikel ini bermanfaat?

Dukung tim penulis dan program penggalangan dana Opini Kompasia.

Donasi Sekarang

Kata Kunci Terkait

Viral bencana bencana alam berita Berita lokal tragedi

Jika Artikel Ini Bermanfaat, Tolong Bagikan & Dukung Tim Penulis

Setiap dukungan membantu kami terus menghadirkan artikel informatif, edukatif, dan bermanfaat untuk pembaca.

💚 Donasi via Sociabuzz 📲 Bagikan WA f Facebook 𝕏 Share

Terima kasih sudah mendukung karya penulis independen.

KOMPASIA.COM

Kirim Berita dan Press Release Anda

Kirim berita, press release, artikel promosi, opini, kegiatan perusahaan, komunitas, atau informasi publik lainnya kepada Redaksi Kompasia.

✉ Kirim ke Redaksi ❤ Dukung dengan Donasi
Email Redaksi: redaksikompasia@gmail.com
Materi yang dikirim akan melalui proses pemeriksaan dan penyuntingan redaksi sebelum diterbitkan.

Kompasia.com (KPA News) berkomitmen memenuhi standar Dewan Pers untuk menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan berimbang.

Tags:

bencanabencana alamberitaBerita lokaltragedi
Author

Redaksi Kompasia

Follow Me
Other Articles
Sang Balungan Sugih: 8 Weton Pilihan yang Sukses dan Berjaya
Previous

Sang Balungan Sugih: 8 Weton Pilihan yang Sukses dan Berjaya

Masih Ada 12 Menteri Jokowi di Kabinet Prabowo, Pakar: Bisa Jadi Pengkhianat
Next

Masih Ada 12 Menteri Jokowi di Kabinet Prabowo, Pakar: Bisa Jadi Pengkhianat

Seedbacklink

Berita Populer

1Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause

Kesehatan28 Jul 2026
2Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi

hukum27 Jul 2026
3Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS

Berita Utama25 Jul 2026
4REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air

Berita Utama25 Jul 2026
5Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Berita Nasional23 Jul 2026

agama angkutan Asia Astrolog berinvestasi berita Berita lokal bisnis budaya ekonomi hiburan Horoskop Hukum Pidana Indonesia infrastruktur insiden kasus kriminal Kebijakan Publik kejahatan kekayaan klub sepak bola kontroversi Laporan Polisi masalah sosial masyarakat media berita militer olahraga palang parkir pemerintah pendidikan peradilan pidana perbintangan perdagangan Polisi dan Penegakan Hukum politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan sejarah sepak bola teknologi tranding uang undang undang Undang viral

Populer

images (3)
TRI MATRA
OABh0Gb9JJdvaAF4AdqN6wExVwSX0kuIVak1kmxe
Trbratanews

Recent Posts

  • Primaya Hospital Ajak Perempuan Lebih Siap Hadapi Fase Perimenopause
  • Dukung Transformasi Digital dan Smart City, PT MSM Tiga Matra Satria Perkuat Ekosistem Parkir Nasional Berbasis Teknologi
  • Ekosistem Integrasi Sistem Pembayaran dan Gerbang Tol di Indonesia: Sinergi Infrastruktur, Inovasi RFID, dan Teknologi GNSS
  • REVOLUSI TEKNOLOGI PARKIR INDONESIA 2026 : Bagaimana AI, IoT, dan Cloud Computing Mengubah Wajah Industri Parkir Tanah Air
  • Revolusi Sistem Parkir Indonesia: Mobile Portable Semi-Manless Parking System Solusi Era Digital

Recent Comments

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Mei 2025
  • April 2025

Categories

  • advertorial
  • agama
  • Analisis
  • bali
  • Berita Internasional
  • Berita Nasional
  • Berita Utama
  • Bisnis
  • Bisnis dan Teknologi
  • Ekonomi
  • hukum
  • Investasi
  • Jawa Barat
  • Kalimantan
  • karimun
  • Keamanan dan Kenyamanan Perumahan
  • Kepulauan Riau
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Kriminal
  • Layanan Parkir
  • Medan
  • Nasional
  • news
  • Olahraga
  • Opini
  • parkir
  • pendidikan
  • Politik
  • Profil Tokoh
  • Review
  • Riau
  • Sosial
  • Sport
  • Sumatera Barat
  • Teknologi
  • Teknologi dan Inovasi
  • Teknologi Parkir
  • Tokoh
  • tranding
  • Tutorial
  • UMKM
  • Viral
  • wisata

Kirim Opini,berita anda

email: redaksikompasia@gmail.com

Seedbacklink
☕ Traktir Kopi

Dukung kami dengan traktir kopi agar kami bisa terus berkarya.

☕ Traktir Sekarang

Copyright 2026 — KPA News. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme